Tampilkan postingan dengan label Tausiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tausiyah. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

1152 : PANDANGAN ULAMA TENTANG MASALAH PAKAIAN BERWARNA HITAM

Pandangan Ulama tentang masalah pakaian berwarna hitam
Referensi
إحياء علوم الدين لأبي حامد الغزالي
وقال الشافعي رضي الله عنه من نظف ثوبه قل همه ومن طاب ريحه زاد عقله
أما الكسوة فأحبها البياض من الثياب إذ أحب الثياب إلى الله تعالى البيض ولا يلبس ما فيه شهرة
ولبس السواد ليس من السنة ولا فيه فضل بل كره جماعة النظر إليه لأنه بدعة محدثة بعد رسول الله صلى الله عليه و سلم
Dan berkata Imam Syafi’i r.a
Barang siapa yang bersih pakaiannya,maka sedikit kegelisahannya. Dan barang siapa yang harum baunya, maka bertambah akalnya. Dan adapun pakaian yang paling disukai adalah pakaian yang berwarna putih. Karena pakaian yang paling dicintai Allah Swt adalah pakaian berwarna putih, yang tidaklah dipakai karena ingin mendapat ketenaran. Dan adapun pakaian berwarna hitam bukanlah bagian dari sunnah dan tidak keutamaan didalamnya, tetapi pakaian berwarna hitam dimakruhkan oleh sekelompok ulama’ untuk dilihat,karena sesungguhnya ia adalah bid’ah yang muncul setelah Rasulullah meninggal
Referensi
كتاب بشرى الكريم
و في موضع من الإحياء يكره السواد أي خلاف الأولى وقال الشيخ عز الدين إدامة لبسه بدعة وقضيته أن لابدعة في غير إدامته للأحاديث الصحيحة بلبسه صلى الله علبه وسلم له في مواضع عديدة لكن لاينافى ذالك أفضلية البياض
Di dalam suatu bab dalam kitab Ihya terdapat keterangan yang memakruhkan pakaian berwarna hitam,yakni karena ia menyalahi yang utama. Dan berkata Syekh ‘Izzuddin bin ‘Abdis Salam, jika pakaian berwarna hitam sering dipakai terus menerus maka hal tersebut adalah bid’ah, tetapi tidak dikategorikan bid’ah jika tidak dipakai secara terus menerus berdasarkan hadits sahih bahwa Rasulullah Saw sering memakai pakaian hitam. Namun semua hal tersebut tidak meniadakan bahwa yang paling utama tetaplah pakaian putih
Referensi
كتاب بغية المسترشدين
إدامة لبس السواد ولو في النعال خلاف الأولى
Sering memakai pakaian berwarna hitam, meskipun dalam hal sandal, maka ia menyalahi yang utama
Referensi
المجموع شرح المهذب للنووي
وأفضل ثيابه البيض كغيره هذا هو المشهور وذكر الغزالي في الاحياء كراهة لباسه السواد وقاله قبله أبو طالب المكى
Dan tetaplah yang paling afdlal kesemuanya itu berwarna putih,seperti yang lainnya juga,inilah pendapat yang masyhur. Dan telah berkata imam Ghazali dalam kitab ihya’,tentang makruhnya pakaian berwarna hitam, dan itulah perkataan yang diucapkan sebelumnya oleh Abu Thalib al-Makki

LINK ASAL

 https://www.facebook.com/notes/huda-sarungan-humor-dan-dawah-sarana-untuk-ngaji/1152-pandangan-ulama-tentang-masalah-pakaian-berwarna-hitam/746446055380135
Baca Selengkapnya >>

Rabu, 20 November 2013

1143 : 12 AMALAN PADA HARI ASYURO'

oleh : Siroj Munir

12 AMALAN PADA HARI ASYURO'

1. Sholat (yang paling utama adalah mengerjakan sholat tasbih)

2. Puasa

3. Sedekah

4. Memberikan kelapangan kepada keluarga

5. Mandi

6. Bertamu kepada orang 'alim yang sholih

7. Menjenguk orang sakit

8. Mengusap kepala anak yatim

9. Memakai celak

10. Memotong kuku

11. Membaca surat ikhlas, sebanyak 1000 kali

12. Silaturrahim.

>>> Keterangan dari kitab NIHAYATUZ ZEN, Hal: 196

وَنقل عَن بعض الأفاضل أَن الْأَعْمَال فِي يَوْم عَاشُورَاء اثْنَا عشر عملا الصَّلَاة وَالْأولَى أَن تكون صَلَاة التَّسْبِيح وَالصَّوْم وَالصَّدَََقَة والتوسعة على الْعِيَال والاغتسال وزيارة الْعَالم الصَّالح وعيادة الْمَرِيض وَمسح رَأس الْيَتِيم والاكتحال وتقليم الْأَظْفَار وَقِرَاءَة سُورَة الْإِخْلَاص ألف مرّة وصلَة الرَّحِم


link dokumen :



https://www.facebook.com/notes/huda-sarungan-humor-dan-dawah-sarana-untuk-ngaji/1143-12-amalan-pada-hari-asyuro/677284578962950
Baca Selengkapnya >>

1142 : IBAROH KEBOLEHAN MELAKUKAN SUJUD SYAHWI SETELAH SALAM

 PERTANYAAN 

Naira Hasyim

assalamu alaikum barangkali poro alim disini punya ibarot tentang kebolehan melakukan sujud sahwi stelah salam .Trimakasih


JAWABAN 

Brojol Gemblung

 ﺳﺒﻞ ﺍﻟﺴﻼﻡ - ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﺍﺳﻤﺎﻋﻴﻞ ﺍﻟﻜﺤﻼﻧﻲ - ﺝ - ١ ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ ٢٠٦ :

ﻭﻟﻤﺎ ﻭﺭﺩﺕ ﻫﻜﺬﺍ ﺍﺧﺘﻠﻔﺖ ﺁﺭﺍﺀ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻓﻲ ﺍﻻﺧﺬ ﺑﻬﺎ، ﻓﻘﺎﻝ ﺩﺍﻭﺩ: ﺗﺴﺘﻌﻤﻞ ﻓﻲ ﻣﻮﺍﺿﻌﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺟﺎﺀﺕ ﺑﻪ، ﻭﻻ ﻳﻘﺎﺱ ﻋﻠﻴﻬﺎ، ﻭﻣﺜﻠﻪ ﻗﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﺧﺎﺻﺔ، ﻭﺧﺎﻟﻒ ﻓﻴﻤﺎ ﺳﻮﺍﻫﺎ، ﻓﻘﺎﻝ: ﻳﺴﺠﺪ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻟﻜﻞ ﺳﻬﻮ.

ﻭﻗﺎﻝ ﺁﺧﺮﻭﻥ: ﻫﻮ ﻣﺨﻴﺮ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺳﻬﻮ: ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺳﺠﺪ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺴﻼﻡ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ﻭﺍﻟﻨﻘﺺ.

ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ: ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ﺳﺠﺪ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺴﻼﻡ، ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻟﻨﻘﺼﺎﻥ ﺳﺠﺪ ﻗﺒﻠﻪ.

ﻭﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻬﺎﺩﻭﻳﺔ، ﻭﺍﻟﺤﻨﻔﻴﺔ: ﺍﻷﺻﻞ ﻓﻲ ﺳﺠﻮﺩ ﺍﻟﺴﻬﻮ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺴﻼﻡ، ﻭﺗﺄﻭﻟﻮﺍ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﺍﻟﻮﺍﺭﺩﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻗﺒﻠﻪ، ﻭﺳﺘﺄﺗﻲ ﺃﺩﻟﺘﻬﻢ.

ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ: ﺍﻷﺻﻞ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺴﻼﻡ، ﻭﺭﺩ ﻣﺎ ﺧﺎﻟﻔﻪ ﻣﻦ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﺑﺎﺩﻋﺎﺋﻪ ﻧﺴﺦ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺴﻼﻡ.

》》》http://shiaonlinelibrary.com/.../الصفحة_206


Naira Hasyim

 Brojol Gemblung syukron kang ! Namun barangkali trdapat ibarot yang lebih shorih dari ashab syafi'iyah dalam masalah terkait (sujud sahwi di lakukan stelah salam] , monggo kang ! Sy masih stia menunggu jawaban disini

Brojol Gemblung

 ﺍﻟﺠﺎﻣﻌﺔ ﺍﻹﺳﻼﻣﻴﺔ ﺑﺎﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﺍﻟﻤﻨﻮﺭﺓ - ﻣﺤﺘﻮﻯ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺘﻨﺒﻴﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﻘﻪ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ - 41 :

ﻭﺳﺠﻮﺩ ﺍﻟﺴﻬﻮ ﺳﻨﺔ ﻓﺎﻥ ﺗﺮﻙ ﺟﺎﺯ ﻭﻣﺤﻠﻪ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻭﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﻣﻮﺿﻊ ﺁﺧﺮ: ﺍﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺴﻬﻮ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﻓﻤﺤﻠﻪ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻭﺍﻷﻭﻝ ﻫﻮ ﺍﻷﺻﺢ ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﻳﺴﺠﺪ ﺣﺘﻰ ﺳﻠﻢ ﻭﻟﻢ ﻳﻄﻞ ﺍﻟﻔﺼﻞ ﺳﺠﺪ ﻭﺍﻥ ﻃﺎﻝ ﻓﻔﻴﻪ ﻗﻮﻻﻥ: ﺃﺻﺤﻬﻤﺎ ﺃﻧﻪ ﻻ ﻳﺴﺠﺪ.

》》》http://iucontent.iu.edu.sa/.../41.html


link dokumen :

https://www.facebook.com/notes/huda-sarungan-humor-dan-dawah-sarana-untuk-ngaji/1142-ibaroh-kebolehan-melakukan-sujud-syahwi-setelah-salam/677283725629702
Baca Selengkapnya >>

Rabu, 09 Oktober 2013

1121 : MATI KARENA CINTA ?

MATI KARENA CINTA?

احياء علوم الدين كتاب كسر الشهوتين صح 94

وإنما الفضل والثواب الجزل فى تركه خوفا من الله تعالى مع القدرة وارتفاع الموانع وتيسّر الأسباب,لاسيما عند صدق الشهوة وهذه درجة الصديقين . ولذلك قال صلى الله عليه وسلم " مَنْ عَشِقَ فَعَفَّ فَكَتَمَ فَمَاتَ فَهُوَ شَهِيْدٌ "

وقال عليه السلام " سبعة يظلهم الله يوم القيامة فى ظلِّ عرشه يوم لا ظلّ الاّ ظله – وعدّ منهم رجل دعته امرأة ذات جمال وحسب إلى نفسها فقال إنى أخاف الله ربّ العالمين

Memelihara diri itu terwujud bila seseorang sanggup melawan syahwat, itu lebih utama amargi roso takut marang Gusti Allah dan ia adalah derajad siddiqin.

Berkaitan dengan ini Nabi Saw bersabda :” Barang siapa ‘asyiq ( ridu berat gitu lho )tetapi ia bersabar dan menahan diri lalu ia mati,maka iapun syahid.”

Nabi Saw bersabda :” Tujuh macam orang yang dilindungi Allah pada hari qiyamat,yaitu hari dimana tiada naungan selain naungan-Nya…beliau menyebut diantara mereka adalah seorang lelaki yg diajak seorang wanita terhormat tur ayu untuk berzina dengan dirinya,lalu orang tersebut menjawab “ kulo wedi kalian Gusti Allah Gusti kang mengerani ngalam niki sedoyo.”…
 
link dokumen : 
 
 https://www.facebook.com/notes/huda-sarungan-humor-dan-dawah-sarana-untuk-ngaji/1121-mati-karena-cinta-/657661000925308
Baca Selengkapnya >>

Jumat, 26 Juli 2013

1068 : ILMU TERLETAK DI QOLBU

PERTANYAAN

Kalem Zal

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu..

Mohon berbagi ilmunya poro sedulur seIman lan seIslam,
Insya'Allah dapat membantu PR saya...

" Mengapa ilmu itu letaknya di qolbu, bukan di akal...? "

Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu...

JAWABAN

Pengembara Dunia Maya

wa'alaikumsalam

46 أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَىالْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

afalam yasiiruu fii l-ardhi fatakuuna lahum quluubun ya’qiluuna bihaa aw aatsaanun yasma’uuna bihaa fa-innahaa laa ta’maa l-abshaaru walaakin ta’maa lquluubullatii fii shshuduur

[22:46] maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qolbu, dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah qolbu yang di dalam dada.
QS. Al-hajj 22:46

Di jelaskan pada ayat di atas, bahwa qulub atau qolbun itu letaknya fis shuduur, di dalam dada, dan yang ada di dada itu adalah jantung (heart), bukan hati / liver, yang berada di bawah dada, di atas perut.

Dalam alqur’an di jelaskan.. Bahwa sesungguhnya ILMU itu letaknya di jantung qolbun fis shuduur, ilmu itu mencakup Aqal dan Nafsu.

Dalam jantung, ada syaraf-syaraf yang bersambung ke otak.

Otak ada dua bagian, yaitu otak kanan yang disebut EQ, tempat syaraf emosional, seperti marah, sedih, senang, takut, dll. DI sinilah yang menghubungkan dengan NAFSU yang berpusat di jantung.

Yang kedua yaitu otak kiri yang menghubungkan syaraf memory, kecerdasan, berfikir, daya ingat, rasional, yang disebut IQ pusat intelegensi, di sinilah PUSAT AQAL yang berhubungan dengan syaraf di jantung.

Jantung bukan sekedar pemompa energy yang berupa darah menuju ke otak, sebab jantung adalah pusat segala energy yang ada, detakan jantung itu tidaklah bekerja otomatis, tapi di kendalikan oleh Sang Maha Pengendali.

Saat manusia menforsir daya otak kiri-nya, maka jantung bereaksi, begitu juga jika perasaan cinta, benci, senang, sedih, di otak kanan bangkit, maka akan bereaksi pada jantung.

Imam ghozali berpendapat dengan dasar ayat alqur’an di atas, bahwa ILMU itu bukan di otak/akal, tapi di dalam qolbu, penglihatan itu bukan pada mata, tapi di dalam qolbu, pendengaran itu bukan pada telinga, tapi di dalam qolbu, pembicaraan itu bukan pada mulut, tapi di jantung qolbu haqiqotun..

Otak, mata, telinga, mulut, itu hanyalah peralatan yang berupa RAGA, yang di kendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam JANTUNG QOLBU


Mukhammad Yusuf Ismawan

 وأنشدنا الشيخ الإمام الأجل الأستاذ برهان الدين صاحب الهداية لبعضهم شعرا:
فـساد كـبير عـالم مـتهتـك وأكـبر منه جاهل متنسك
هما فتنة للعالمين عظيمة لمن بهما فى دينه يتمسك
Syaikhul imam Ajall Burhanuddin Shahibul Hidayah menyanyikan syair gubahan sebagian ulama :

• Hancur lebur, orang alim tak teratur
Lebih lebur, bila si jahil ibadah ngawur

• Keduanya menjadi fitnah,menimpa ganas di dunia
Atas yang mengikutinya, sebagai dasar peri agama.
فصل
فى النية فى حال التعلم
kitab ta'liimul muta'allim

kulo tambahi ibarohnya mbak Kalem Zal,

فينبغى أن يتعب نفسه على التحصيل والجد والمواظبة بالتأمل فى فضائل العلم، فإن العلم يبقى [ببقاء المعلومات] والمال يفنى، كما قال أمير المؤمنين على بن أبى طالب كرم الله وجهه:
رضـينا قسمة الجـبار فينا لـنا علم وللأعـداء مال
فإن المال يفنى عن قريب وإن العلم يبقى لا يزال

Hendaklah pelajar bersungguh-sungguh sampai terasa letih guna mencapai kesuksesan, dan tak kenal berhenti, dan dengan cara menghayati keutamaan ilmu. Ilmu itu kekal, sedang harta adalah fana, seperti apa yang dikemukakan oleh Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib:

• Kami rela, bagian Allah untuk kami
Ilmu untuk kami, harta buat musuh kami

• Dalam waktu singkat, harta jadi musna
Namun ilmu, abaditak akan sirna

والعلم النافع يحصل به حسن الذكر ويبقى ذلك بعد وفاته فغنه حياة أبدية.
وأنشدنا الشيخ الإمام الأجل ظهير الدين مفتى الأئمة الحسن بن على المعروف بالمرغينانى:
الجـــاهـلـون مـوتـى قـبل مـوتـهــم والعـالمـون وإن ماتوا فأحياء
Ilmu yang bermanfaat akan menjunjung tinggi nama seseorang, tetap harum namanya walaupun ia sudah mati. Dan karena begitu, ia dikatakan selalu hidup abadi. Syaikhul Ajall Al-Hasan bin Ali Al-Marghibaniy membawakan syi’ir buat kami:

• Kaum bodoh, telah mati sebelum mati
Orang alim, tetap hidup walaupun mati

وأنشدنى الشيخ الإمام الأجل برهان الدين رحمه الله:
وفى الجهل قبل الموت موت لأهله فـأجــسامهـم قبل القبور قبور
وإن امــرؤ لم يحـــيى بالعلم مــيت فـليس له حــين النشور نشور

Demikian pula Syaikhul Islam Burhanuddin :

• Kebodohan membunuh si bodoh sebelum matinya
Belum dikubur, badanya telah jadi pusara

• Orang hidup tanpa berilmu, hukumnya mati
Bila bangkit kembali, tak kan bisa bangkit kembali

[وقال غيره]:
أخـو الـعـلم حـي خــالـد بـعـد مــــــوتـه وأوصـاله تحـت التراب رمـيم
وذو الجهل ميت وهو يمشى على الثرى يظهر مـــن الأحياء وهوعديم

Lain lagi :

• Orang berilmu, hidup kekal setelah mati
Ruas tubuhnya telah hancur lebur di timbun duli

• Orang bodoh, jalan di bumi, mati hukumnya
Dikira hidup, nyatanya mati

وأنشدنى أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين رحمة الله عليه شعرا:
ذا العلم أعلى رتبة فى المــــــــراتب ومن دونه عز العلى فـى المواكــب
فذو العلم يبقــى عزه متضــاعفـــــــا وذو الجهل بعد الموت فـى الترائب
فـهــيات لا يرجــو مـداه مـن ارتـقى رقى ولى الملك والـى الكــــــــتائب
سأملى عليكــم بعض ما فيه فاسمعوا فبى حصر عن ذكر كـل المــــناقب
هو النور كل النور يهدى عن العمى وذو الجهل مر الدهر بين الغــياهب؛
هو الـذروة الشماء تحمى مـــن التجا إليها ويمشى آمـــــنا فـى الـــنـوائب
به ينتجــــى والناس فى غفلاتـــــهـم به يرتجـــــى والـروح بين الترائب
به يشفع الإنسان مــن راح عاصـــيا إلى درك النيران شـر العـــــــواقب
فمن رامه رام المآرب كلــــــــــــــها ومـــــن حازه قد حاز كـل المطالب
هو المنصب العالى يا صاحب الحجا إذا نلته هون بفــــــــوت المـناصب
فإن فاتك الدنيا وطيب نعيمـــــــــــها [ فغمض] فإن العلم خير المواهب

Syakhul Islam Burhanuddin membawakan Syi’ir buat kita :

• Kalau sang ilmu, tingkat tertinggi tuk tempat singgah
Kalau lainnya, meninggi bila banyak anak buah

• Orang berilmu, namanya harum berlipat tinggi
Orang bodoh, begitu mati tertimbun duli

• Mendaki tinggi, kepuncak ilmu, mustahil bisa
Bila maksudnya, bagai komandan pasukan kuda
• Dengarkan dulu, sedikit saja dikte buatmu
Cuma ringkasan, kemulyaan ilmu yang aku tahu

• Ia cahaya, penerang buta, terang benderang
tapi si bodoh, sepanjang masa gelap menantang

• Dia puncak, menjulang tinggi, pelindung siapa berlindung
Makanya aman, dari segala aral melintang

• juru penyelamat, dikala insan terjerat tipu
harapan manis, kala sang nyawa diambang pintu

• Ia sarana, guna menolong teman durhaka
Yang jalan bengkok, akibat bobrok, lapis neraka

• Yang bertujuan ilmu, berarti telah menuju “segala”
Yang dapat ilmu, artinya telah dapatsegala

• Wahai kaum berakal, ilmu itu pangkat mulia
Bila telah didapat, pangkat lain lepas tak mengapa

• Bila engkau meninggalkan dunia dengan segala nikmatnya
Pejamkan mata, cukuplah ilmu jadi anugrah berharga
• mendaki tinggi kepuncak ilmu mustahil bisa
bila maksudnya bagai komandan pasukan kuda

• Dengarkan dulu sedikit saja dikte buatmu
Cuma ringkasan kemulyaan ilmu yang aku tahu

• Ia cahaya penerang buta terang benderang
Tapi si bodoh sepanjang masa gelap menantang

• Dia puncak menjelang tinggi pelindung siapa berlindung
Makanya aman dari segala aral melintang

• Juru penyelamat dikala insan terjerat tipu
Harapan manis kala sang nyawa diambang pintu

• Ia sarana guna menolong teman durhaka
Yang jalan bengkok akibat bobrok lapis neraka

• Yang bertujuan ilmu berarti telah menuju segala
Yang dapat ilmu artinya telah dapat segala
• Wahai kaum berakal ilmu itu pangkat mulia
Bila telah didapat, pangkat lain lepas tak mengapa

• bila engkau meninggalkan dunia dengan segala nikmatnya
pejamkan mata, cukuplah ilmu jadi anugrah terharga

وقيل فى هذا المعنى:
إذا مـــــــا اعتز ذو علم بعــــــــــلم فعلم الفقــــــــه أولـــــــــى باعتزاز
فكـــــــــــم طيب يفوح ولا كــمسك وكــــــــــــم طير يطير ولا كبازى

Syi’ir gubahan sebagian para ulama’ dibawakan buatku:

• Jikalau karena ilmu, orang alim menjadi mulya
Ilmu fiqh membawa mulya kan lebih bisa
• Banyak semerbak yang dengan misik tidak menandingi
Banyak penerbang yang tak seperti raja wali

وأنشدت أيضا لبعضهم:
الفقه أنفس كل شيئ أنت ذا خـــــره مــن يدرس العلم لم تدرس مفاخره
فاكسب لنفسك ما أصبحت تجهــــله فأول العلم إقبال وآخـــــــــــــــــره

Dibawakan lagi untukku :

• Fiqh itu ilmu termahal,engkaulah yang memungut
Siapa belajar, tak kan habis hikmah di dapat

• Curahkan dirimu, mempelajari yang belum tahu
Awal bahagia, akhirpun bahagia, itulah ilmu

وكفى بلذة العلم والفقه والفهم داعيا وباعثا للعاقل على تحصيل العلم.

Bagi orang yang berakal, telah cukuplah merasa terpanggil Menuju kesuksesan berilmu oleh sebagaimana kelezatan-kelezatan ilmu, fiqh dan kebahagian yang timbul bila sedang faham terhadap suatu masalah.


link dokumen :

 https://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/621790457845696/
Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 15 Juni 2013

916 : YANG DAPAT PAHALA DI MAJLIS PENGAJIAN

PERTANYAAN
Zanzanti Yanti Andeslo

assalamu'alaikum
tanya siapa aja yang dapat pahala di majlis pengajian?
dan dalile hehe.
saya pernah dengar 4 orang tapi lupa. . dari pak anwar zahid bojonegoro. .

JAWABAN

Brojol Gemblung





Wa'alaikumussalam

Saya cuma nemu kaya' gini...

ﺟﺎﻣﻊ ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻓﻀﻠﻪ ﻻﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺒﺮ :

رقم الحديث: 120
(حديث مرفوع) أَخْبَرَنَا خَلَفُ بْنُ الْقَاسِمِ ، رَحِمَهُ اللَّهُ ، قَالَ : أنا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ صَالِحٍ السَّبِيعِيُّ الْحَلَبِيُّ أَبُو بَكْرٍ ، بِدِمَشْقَ ، قَالَ : أنا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ سُفْيَانَ بْنِ يَزِيدَ الرَّقِّيُّ ، وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ رَزِينٍ الْمُقْرِئُ الْفَنَادِقِيُّ ، وَأَبُو مُحَمَّدٍ بَيَانُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيٍّ الْقَطَّانُ ، قَالُوا : حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ جَنَّادٍ الْحَلَبِيُّ ، ثنا عَطَاءُ بْنُ مُسْلِمٍ الْخَفَّافُ ، عَنْ خَالِدٍ ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " اغْدُ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا أَوْ مُحِبًّا ، وَلا تَكُنِ الْخَامِسَةَ فَتَهْلِكَ " ، قَالَ عَطَاءٌ : قَالَ لِي مِسْعَرُ بْنُ كِدَامٍ : يَا عَطَاءُ زِدْتَنَا فِي هَذَا الْحَدِيثِ زِيَادَةً لَمْ تَكُنْ فِي أَيْدِينَا ، وَإِنَّمَا كَانَ فِي أَيْدِينَا : اغْدُ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا ، يَا عَطَاءُ وَيْلٌ لِمَنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ وَاحِدَةٌ مِنْ هَذِهِ .


Hadits
Marfu' No. 120 : Telah mengkhabarkan pada kami Khalaf bin al-Qasim
berkata: Kami, Muhammad bin al-Husain bin Shalih al-Sabi'iy al-Halabi
Abu Bakar di Damaskus berkata: Kami, Abu Bakar Muhammad bin Ja'far bin
Sufyan bin Yazid al-Riqi dan Abu 'Abdillah Muhammad bin al-Husain bin
Razin al-Muqri` al-Fanadiqi dan Abu Muhammad Bayan bin Ahmad bin 'Aly
al-Qatthan, mereka berkata: Telah menceritakan pada kami 'Ubaid bin
Jinad al-Halabi, telah menceritakan pada kami 'Atha` bin Muslim
al-Khaffaf dari Khalid dari 'Abdirrahman bin Aby Bakrah dari Ayahnya
dari Nabi saw. bersabda: "Jadilah engkau orang yg berilmu, atau orang yg
belajar ilmu, atau orang yg mendengarkan tentang ilmu, atau orang yg
mencintai ilmu. Dan janganlah menjadi orang kelima, sebabnya engkau akan
celaka".

'Atha`
berkata: Mus'ar bin Kaddam berkata padaku: Dalam hadits ini telah
menambah apa yg tidak ada padaku. Dan yg ada padaku hanyalah: "Jadilah
engkau orang yg berilmu atau belajar ilmu". Wahai 'Atha`, sungguh celaka
orang yg tidak memiliki salah satu dari ini.


Link Kitab: http://library.islamweb.net/hadith/display_hbook.php?bk_no=696&pid=348959&hid=120


Sunde Pati
iki tak tambahi sak crit

جامع بيان العلم وفضله - مؤسسة الريان (1/ 71)

وحدثني عبد الله بن محمد بن عبد المؤمن بن يحيى، نا أبو علي الحسن بن محمد بن عثمان الفسوي ببغداد، نا أبو يوسف يعقوب بن سفيان الفسوي، قال
: حدثنا حجاج بن منهال، نا حماد بن سلمة، عن حميد، عن الحسن، أن أبا الدرداء قال: كن عالمًا أو متعلمًا أو محبًّا أو متبعًا، ولا تكن الخامس فتهلك.
قال: قلت للحسن: وما الخامس؟ قال: المبتدع

telah bercerita padaku (albaihaqi) abdullah bin muhammad bin abdul mu'min bin yahya.telah bercerita padaku (abdullah) abu ali alhasan bin muhammad bin usman alfasawi dibagdad,telah bercerita padaku (abu ali) abu yusuf ya'qub bin sufyan alfasawi,beliau berkata telah bercerita padaku (abu yusuf) hajjaj bin manhal,telah bercerita padaku (hajjaj) hammad bin salmah dari hamid dari alhasan bahwa sesungguhnya abu darda' berkata,jadilah kamu orang yg mengerti/alim,atau orang yg belajar atau orang yg suka/cinta atau orang yg ikut dan janganlah kamu jadi orang yg ke-5 niscaya kamu akan rusak
rowi berkata,saya bertanya pada alhasan,,siapa orang yg ke-5 itu? alhasan menjawab,dia adalah orang ahli bid'ah




link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/603585169666225/
Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 01 Juni 2013

857 : REALISASI CINTA KARENA ALLAH

REALISASI CINTA KARENA ALLAH

Cinta karena Allah adalah mencintai seseorang tidak karena dzat atau fisiknya, melainkan terhadap hal2 yg bersifat ukhrawi darinya, sebagaimana orang mencintai gurunya karena ia bisa menghasilkan dan memperbaiki amalnya, sedangkan maksud dari ilmu dan amal ialah untuk mendapatkan keberuntungan di akhirat, maka hal ini merupakan bagian dari orang2 yg cinta karena Allah.

Begitu juga orang yg mencintai muridnya karena ia dapat menghasilkan ilmu darinya dan dia memperoleh derajat pengajaran sebab muridnya, maka dia adalah orang yg mencintai karena Allah. Bahkan seseorang yg mensedekahkan hartanya karena Allah, ia mengumpulkan orang2, dan menyuguhkan makanan yg enak tiada tara dg maksud bertaqarrub pada Allah, lantas dia mencintai juru masak karena ia pandai memasak, maka dia termasuk golongan orang2 yg mencintai karena Allah.

Dan demikian juga mencintai orang yg menyalurkan sedekah (atau zakat-pen.) pada orang2 yg berhak, maka sungguh dia mencintai karena Allah. Atau mencintai pembantunya yg mencuci pakaiannya, menyapu rumahnya, serta memasak makanannya, dan dia sempatkan untuk mencari ilmu atau beramal, sementara maksudnya mengambil pembantu ialah agar bisa beribadah, maka dia mencitai karena Allah.

Atau mencintai orang yg telah menginfakkan hartanya, memberikan sandang pangan, tempat tinggal, dan segala harapan duniawinya, sementara maksud dari semua itu adalah agar bisa menimba ilmu dan beramal yg bisa mendekatkan dirinya pada Allah, maka dia mencintai karena Allah.

Begitu juga orang yg menikahi seorang wanita shalihah agar dia bisa menjaga diri dari bujuk rayu setan, agar bisa menjaga agamanya, atau agar bisa melahirkan anak yg shalih darinya. Atau dia mencintai istrinya karena ia merupakan sarana untuk bisa sampai pada harapan yg bersifat agama, maka dia mencintai karena Allah.

Demikian juga apabila dihati seseorang berkumpul adanya rasa cinta (karena) Allah dan duniawi, sebagaimana orang yg mencintai seseorang yg mengajarkan agama padanya, dan dia mencukupi kebutuhan duniawinya dg cara membantu harta terhadapnya, maka dia mencintai karena Allah.

Maka dengan demikian dari apa yg telah disebutkan bisa ditarik kesimpulan, bahwa setiap orang yg mencintai orang yg berilmu atau ahli ibadah, atau mencintai seseorang yg senang dalam hal ilmu pengetahuan, ibadah, atau kebajikan, maka dia telah mencintai karena Allah, dan dia berhak mendapatkan pahala dan ganjaran sesuai kadar kekuatan rasa cintanya.

Disarikan dari :

 ﻣﻮﻋﻈﺔ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻣﻦ ﺇﺣﻴﺎﺀ ﻋﻠﻮﻡ ﺍﻟﺪﻳﻦ 128 :

ﺗﺤﻘﻴﻖ ﺍﻟﻤﺤﺒﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ : ﻫﻮ ﺃﻥ ﻳﺤﺐ ﺍﻟﻤﺮﺀ ﻻ ﻳﺤﺒﻪ ﻟﺬﺍﺗﻪ ﺑﻞ ﺇﻟﻰ ﺣﻈﻮﻇﻪ ﺍﻷﺧﺮﻭﻳﺔ ﻣﻨﻪ ﻛﻤﻦ ﻳﺤﺐ ﺃﺳﺘﺎﺫﻩ ؛ ﻷﻧﻪ ﻳﺘﻮﺳﻞ ﺑﻪ ﺇﻟﻰ ﺕﺣﺼﻴﻞ ﻭﺗﺤﺴﻴﻦ ﺍﻟﻌﻤﻞ ، ﻭﻣﻘﺼﻮﺩﻩ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻌﻤﻞ ﺍﻟﻔﻮﺯ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ ، ﻓﻬﺬﺍ ﻣﻦ ﺟﻤﻠﺔ ﺍﻟﻤﺤﺒﻴﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻛﺬﻟﻚ ﻣﻦ ﻳﺤﺐ ﺗﻠﻤﻴﺬﻩ ﻷﻧﻪ ﻳﺘﻠﻘﻒ ﻣﻨﻪ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻳﻨﺎﻝ ﺑﻮﺍﺳﻄﺘﻪ ﺭﺗﺒﺔ ﺍﻟﺘﻌﻠﻴﻢ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺑﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺘﺺﺩﻕ ﺑﺄﻣﻮﺍﻟﻪ ﻟﻠﻪ ﻭﻳﺠﻤﻊ ﺍﻟﻀﻴﻔﺎﻥ ﻭﻳﻬﻴﺊ ﻟﻬﻢ ﺍﻷﻃﻌﻤﺔ ﺍﻟﻠﺬﻳﺬﺓ ﺍﻟﻐﺮﻳﺒﺔ ﺗﻘﺮﺑﺎ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺄﺣﺐ ﻃﺒﺎﺧﺎ ﻟﺢﺳﻦ ﺻﻨﻌﺘﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺒﺦ ﻓﻬﻮ ﻣﻦ ﺟﻤﻠﺔ ﺍﻟﻤﺤﺒﻴﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻛﺬﺍ ﻟﻮ ﺃﺣﺐ ﻣﻦ ﻳﺘﻮﻟﻰ ﻟﻪ ﺇﻳﺼﺎﻝ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻤﺴﺘﺢﻗﻴﻦ ﻓﻘﺪ ﺃﺣﺒﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺃﻭ ﺃﺣﺐ ﻣﻦ ﻳﺨﺪﻣﻪ ﺑﻨﻔﺴﻪ ﻓﻲ ﻏﺴﻞ ﺛﻴﺎﺑﻪ ﻭﻛﻨﺲ ﺑﻴﺘﻪ ﻭﻃﺒﺦ ﻃﻌﺎﻣﻪ ، ﻭﻳﻔﺮﻏﻪ ﺑﺬﻟﻚ ﻟﻠﻌﻠﻢ ﺃﻭ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻭﻣﻘﺼﻮﺩﻩ ﻣﻦ ﺍﺳﺘﺨﺪﺍﻣﻪ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﻔﺮﺍﻍ ﻟﻠﻌﺒﺎﺩﺓ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﺃﻭ ﺃﺣﺐ ﻣﻦ ﻳﻦﻓﻖ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﻣﺎﻟﻪ ﻭﻳﻮﺍﺳﻴﻪ ﺑﻜﺴﻮﺗﻪ ﻭﻃﻌﺎﻣﻪ ﻭﻣﺴﻜﻨﻪ ﻭﺟﻤﻴﻊ ﺃﻏﺮﺍﺿﻪ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﻘﺼﺪﻫﺎ ﻓﻲ ﺩﻧﻴﺎﻩ ، ﻭﻣﻘﺼﻮﺩﻩ ﻣﻦ ﺟﻢﻟﺔ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻔﺮﺍﻍ ﻟﻠﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻌﻤﻞ ﺍﻟﻤﻘﺮﺏ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ~ ﻭﻛﺬﺍ ﻣﻦ ﻧﻜﺢ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺻﺎﻟﺤﺔ ﻟﻴﺘﺤﺼﻦ ﺑﻬﺎ ﻋﻦ ﻭﺳﻮﺍﺱ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻭﻳﺼﻮﻥ ﺑﻬﺎ ﺩﻳﻨﻪ ﺃﻭ ﻟﻴﻮﻟﺪ ﻟﻪ ﻣﻨﻬﺎ ﻭﻟﺪ ﺻﺎﻟﺢ ﺃﻭ ﺃﺣﺐ ﺯﻭﺟﺘﻪ ﻷﻧﻬﺎ ﺁﻟﺔ ﺇﻝﻯ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﻘﺎﺻﺪ ﺍﻟﺪﻳﻨﻴﺔ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻭﻛﺬﺍ ﺇﺫﺍ ﺍﺟﺘﻤﻊ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﻣﺤﺒﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻛﻤﻦ ﺃﺣﺐ ﻣﻦ ﻳﻌﻞﻣﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻭﻳﻜﻔﻴﻪ ﻣﻬﻤﺎﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺑﺎﻟﻤﻮﺍﺳﺎﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺎﻝ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ~ ﻓﺤﺼﻞ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ﺃﻥ ﻛﻞ ﻣﻦ ﺃﺣﺐ ﻋﺎﻟﻤﺎ ﺃﻭ ﻋﺎﺑﺪﺍ ﺃﻭ ﺃﺣﺐ ﺷﺨﺺﺍ ﺭﺍﻏﺒﺎ ﻓﻲ ﻋﻠﻢ ﺃﻭ ﻓﻲ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﺃﻭ ﻓﻲ ﺧﻴﺮ ﻓﺈﻧﻤﺎ ﺃﺣﺒﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻟﻠﻪ ، ﻭﻟﻪ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻷﺟﺮﺓ ﻭﺍﻟﺜﻮﺍﺏ ﺑﻘﺪﺭ ﻗﻮﺓ ﺣﺒﻪ .


link dokumen :

http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/597032700321472/
Baca Selengkapnya >>

Selasa, 21 Mei 2013

820 : : : KISAH NABI NUH : BAGIAN 6 : :

oleh : Mbah Godek

: : KISAH NABI NUH : BAGIAN 6 : :

الكتاب:بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص:54،


المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي ثم أوحى الله تعالى اليه بأن يصعد الى الجبل وينادى بأعلى صوته يامعشر الوحوش والطيور والهوام وكل شئ فيه روح هلموا الى دخول السفينة فقد قرب العذاب فوصلت دعوته الى المشرق والمغرب فأقبلت اليه الوحوش والطيور والدواب والهوام أفواجا أفواجا فقال نوح انى أمرت أن أحمل معى من كل زوجين اثنين ثم أمره بأن يحمل معه الأشجار قاطبة وأن يحمل معه جسد آدم وحواء فوضعهما فى تابوت ثم أمره بأن يحمل معه الحجر الأسود وعصا آدم التى أنزلت عليه من الجنة وحمل معه التابوت والصحف والسمط وكان جملة من دخل معه فى السفينة أربعين رجلا وأربعين أمرأة فوضعهم فى الطبقة الاولى ووضع فى الطبقة الثانية الوحوش والدواب والأنعام ويروى أن آخر من دخل من الدواب الحمار وقد أمسك ابليس اللعين بذنبه فمنعه من الدخول فظن نوح أن الحمار يمتنع من قبل نفسه فقال له نوح ادخل ياملعون فدخل الحمار وابليس معه فلما رآه نوح قال له من أذن لك فى الدخول فقال أنت أذنت لىّ ألست القائل ادخل ياملعون وما فى الخلق على الاطلاق ملعون غيرى


Kemudian Allah memberi wahyu kepada Nuh agar naik keatas gunung dan berteriak dengan sekeras_kerasnya : " Wahai para hewan liar,burung_burung ,para hama/kutu dan semua yg bernyawa,kemari dan naiklah kalian semua dalam perahu karena adzab sudah dekat ."

Teriakan Nuh tadi terdengar sampai arah barat dan timur,maka para hewan liar,burung_burung,hewan ternak dan kutu ,semua berdatangan menghadap Nuh dengan berduyun_duyun .

Kemudian Nuh berkata : " Sungguh aku telah diperintah agar membawa kalian bersamaku secara sepasang-sepasang ." Lalu Allah memberi perintah kepada Nuh untuk membawa semua kayu serta membawa jasad Adam dan Hawa . Kemudian ditaruh dalam peti , ia juga membawa hajar aswad dan tongkat Adam yang dibawa turun dari surga dan menaruhnya dalam peti bersama lampiran_lampiran .

Adapun jumlah pengikut yang masuk dalam perahu adalah 40 orang laki_laki dan 40 orang perempuan . Yang kemudian ditempatkan pada lantai pertama , sedangkan dilantai kedua , penghuninya adalah para hewan liar dan hewan_hewan ternak .

Diceritakan bahwa hewan yang paling akhir memasuki perahu adalah keledai , dikarenakan ekornya diikat oleh iblis . Maka ia kesulitan untuk masuk , Nuh menyangka bahwa keledai enggan masuk perahu . Lalu Nuh berkata padanya : " Masuklah , wahai terkutuk ." Kemudian keledai itu bisa masuk bersama iblis . Disaat Nuh melihatnya ,

lantas Nuh berkata : " Siapa yg mengizinkanmu masuk kesini? " Iblis menjawab : "Kamu sendiri yg mengijinkan aku masuk . . Bukankah engkau berkata : ' masuklah wahai terkutuk? ' Dan tiada yang terkutuk didunia ini secara mutlaq selain aku .

" ويروى أن نوحا لما ركب السفينة نهى جميع من كان معه عن النكاح خشية من التناسل فيضيق عليهم المكان فأطاعه جميع من كان فيها إلا الكلب فانه نكح أنثاه فنمت الهرة لنوح على الكلب على فعله فأنكر ذلك وعاد ثانيا وثالثا فقالت الهرة لنوح فى ذلك فدعا عليهما بالفضيحة فوقعت العداوة بين الكلب والهزة من يومئذ وصارت لهما الفضيحة عند جماعهما وقيل فيهما قالت الهرة قولا ... جمعت كل المعانى أشتهى أن لا أرى الكلب ... ولا الكلب يرانى


Diceritakan juga bahwa semasa masih berada didalam perahu,Nuh melarang semua penumpang untuk berhubungan intim karena khawatir akan berkembang biak dan tempatnya akan menjadi sempit . Maka semua mematuhinya , kecuali anjing . Yang mana anjing tersebut malah berhubungan intim dengan betinanya . Lalu kucing melaporkan kepada Nuh tentang apa yang telah dilakukan anjing , akan tetapi anjing mengingkarinya , dan bahkan mengulanginya lagi 2 sampai 3x .


Kemudian kucing melaporkannya lagi kepada Nuh , lantas Nuh memanggil mereka dengan aib . Maka terjadilah permusuhan antara mereka seketika itu,dan menimpalah pada mereka aib disaat mereka melakukan kawin dan dikatakan kepada mereka . Kucing berkata dengan ucapan : " Disetiap aku kawin,aku berkeinginan agar aku tidak melihat anjing dan anjing pun juga tidak melihatku ."

WALLOHU A'LAM 

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/591804957510913/
Baca Selengkapnya >>

Senin, 20 Mei 2013

818 : MEMINDAHKAN PENYAKIT MANUSIA KE HEWAN

oleh :Sunde Pati  


Memindahkan Penyakit Manusia ke Hewan

Diskripsi masalah: Dari sekian metode pengobatan tradisional, ada tabib yang dapat memindahkan penyakit sesorang ke hewan (binatang).

Pertanyaan:

Bagaimanakah hukum memindahkan penyakit tersebut?

Jawaban: Hukum memindahkan penyakit tersebut Boleh, dengan syarat:

1. Sangat dibutuhkan dan menjadi jalan terakhir untuk pengobatan dimaksud.

2. Pasiennya muhtarom (dimulyakan syara’)

Pengambilan ibarat:

1. Nihayatul Muhtaj, juz II, hal. 21-22

2. Al-Bajuri, juz I, hal. 34

3. Al-Fiqhul Islami, juz III, hal. 522

وفى نهاية المحتاج، ج 2 ص 21-22، مانصه: (ولو وصل عظمه) اى عند احتياجه له لكسر ونحوه (بنجس) من العظم ولو مغلظا لفقد الطاهر) الصالح لذلك (فمعذور) فيه -إلى أن قال- فقد نص فى المختصر بقوله ولا يصل الى ما انكسر من عظمه الا بعظم ما يؤكل لحمه ذكيا ويؤخذ منه انه لايجوز الجبر بعظم الادمى مطلقا فلو وجد نجسا يصلح وعظم ادمى كذلك وجب تقديم الاول.

(قوله ولو وصل عظمه) ظاهره ولو كان الواصل غير معصوم لكن قيده حج بالمعصوم (قوله عند احتياجه) اى بان خشي مبيح التيمم ولو لم يصل به. اهـ حج (قوله وجب تقديم الاول) اى وان كان حيا فيجوز قطع عضوه مثلا ليصل بعظمه ولايجوز له العدول عنه الى عظم الادمى الميت لحرمته. اهـ

---------

وفى الباجورى، ج 1 ص 34، مانصه:


(الميتة) -إلى أن قال- وما شك فى سيل
دمه وعدمه فهل يجوز شق عضو منه او لا؟ قال بالاول الرملى تبعا للغزالى لانه لحاجة وقال بالثانى ابن حجر تبعا للامام الحرمين لما فيه من التعذيب. اهـ

----------

وفى الفقه الاسلامى، ج 3 ص 522، مانصه:

واجاز الشافعى شق بطن الميت لاخراج ولدها وشق بطن الميت لاخراج مال منه -إلى أن قال- وبناء على هذا الآراء المبيحة يجوز التشريح عند الضرورة او الحاجة لقصد التعليم لاغراض طبية او لمعرفة سبب الوفاة واثبات الجناية على المتهم بالقتل ونحو ذلك لاغراض جنائية اذا توقف عليها الوصول الى الحق فى امر الجناية -إلى أن قال- كذلك يجوز تشريح جثة الحيوان للتعليم لان المصلحة فى التعليم تجاوز احساسها بالالم. اهـ


>> Achmad Al-fandaniy

batasan muhtarom gimana pak sunde? 


>> Sunde Pati  

gus Achmad Al-fandaniy muhtarom tidak kafir harbi,murtad dan orang zina muhson 

أسنى المطالب في شرح روض الطالب (4/ 79)

وَيَجِبُ إلْقَاؤُهُ وَإِنْ لم يَأْذَنْ مَالِكُهُ إذَا خِيفَ الْهَلَاكُ لِسَلَامَةِ حَيَوَانٍ مُحْتَرَمٍ بِخِلَافِ غَيْرِ الْمُحْتَرَمِ كَحَرْبِيٍّ وَمُرْتَدٍّ وَزَانٍ مُحْصَنٍ ويجب إلْقَاءُ حَيَوَانٍ وَلَوْ مُحْتَرَمًا لِسَلَامَةِ آدَمِيٍّ مُحْتَرَمٍ إنْ لم يُمْكِنْ في دَفْعِ الْغَرَقِ غَيْرُهُ أَيْ غَيْرُ إلْقَاءِ الْحَيَوَانِ فَإِنْ أَمْكَنَ لم يَجِبْ إلْقَاؤُهُ بَلْfokus بِخِلَافِ غَيْرِ الْمُحْتَرَمِ كَحَرْبِيٍّ وَمُرْتَدٍّ وَزَانٍ مُحْصَنٍ

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/591383587553050/
Baca Selengkapnya >>

816 : SEKELUMIT TENTANG KITAB TAFSIR AL-QURTHUBIY

oleh : Aryo Mangku Langit

-SEKELUMIT TENTANG KITAB TAFSIR AL-QURTHUBIY-

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -rahimahullah- yang berjudul ' Al Jami' Lil Ahkam Al Qur'an' Kitab ini adalah sebuah ensiklopedia tafsir yang sangat berharga.Kitab tafsir ini mencakup berbagai madzhab fiqih ketika sedang menafsirkan ayat-ayat hukum.meskipun demikian, perhatiannya terhadap aspek qiroat, irob,masalah-masalah yang berkaitan dengan nasikh Mansukh juga sangat diperhatikan.

Inilah rangkaian serial kitab terjemahan Tafsir Al Quthubi, sebuah kitab tafsir karya Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakar bin Farh Al Anshari Al Khazraji Al Andalusi -rahimahullah- Imam Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata,"Imam Al Qurthubi adalah seorang imam yang memiliki ilmu yang luas dan mendalam, dia memiliki sejumlah karya tulis yang banyak yang menunjukkan luasnya ilmu beliau."

Tafsir Al Qurthubi dianggap sebagai sebuah ensiklopedi besar yang memuat banyak ilmu, diantara keistimewaannya adalah : Memuat hukum-hukum yang terdapat dalam Al Quran dengan pembahasan yang luas, kemudian Hadits-hadits yang ada didalamnya, ditakhrij, dan pada umumnya disandarkan langsung kepada orang yang meriwayatkannya.

Namun demikian, Tafsir Al Qurthubi ini masih memiliki beberapa sisi kekurangan, diantaranya walaupun Al Qurthubi telah berusaha agar tidak menyebutkan banyak cerita israilliyat dan hadits dhaif dan maudhu'(palsu), namun ada sejumlah kesalahan dalam hal penyebutan cerita Israilliyat dan hadits maudhu' yang telah dilewatinya tanpa memberi komentar apapun. Padahal pada beberapa bagian lain beliau memberikan komentar.

Maka Selanjutnya di adakan perbaikan dengan:

1. Mengoreksi teks/naskah asli kitab ini secara menyeluruh.

2. Mentakhrij ayat-ayat Al Quran dengan menyebutkan nama suratnya masing-masing

3. Mentakhrij qiroat-qiroat yang ada didalam tafsir ini dengan merujuk pada kitab-kitab qiroat dan kitab tentang makna-makna Al Quran.

4. Mentakhrij hadits-hadits yang ada, yang bersumber pada kitab induk hadits dan selainnya.

5. Mentahrij riwayat-riwayat yang ada didalamnya dan menyebutkan sumbernya.

6. Mentahqiq pendapat-pendapat, hukum-hukum yang ada dalam kitab ini

7. dan metodologi ilmiyah lainnya Semoga Bermanfaat (Maaf lahir & bathin)

link dokumen : 

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/591374020887340/
Baca Selengkapnya >>

Minggu, 19 Mei 2013

812 : DEFINISI MU'ALLAF

oleh : Brojol Gemblung  

RUPANE MU`ALLAF

Mu`allaf secara bahasa adalah yang diluluhkan atau dilunakkan hatinya, dan menurut pengertian ilmu fiqh adalah orang yang baru masuk Islam, atau orang yang berpengaruh, atau orang yang hidup berdampingan dengan orang kafir, dan atau orang yang hidup berdampingan dengan pembangkang zakat.

Dan mu`allaf itu ada dua macam: Ada yg dari orang muslim dan ada yg dari orang kafir. Maka dg demikian mu`allaf yg dari golongan muslim ini ada empat bagian :

A. Orang yg baru masuk Islam dan imannya masih lemah, dia diberi zakat dg tujuan agar imannya menjadi kuat.

B. Orang yg masuk Islam dan keyakinannya sudah kuat, akan tetapi dia punya kedudukan mulia dihadapan kaumnya, sehingga dg memberinya zakat akan menarik kaumnya untuk masuk Islam.

C. Orang Islam yg hidup berdampingan dg orang kafir, jika dia diberi zakat dia mau menjaga keselamatan kaum muslimin dari serangan orang kafir.

D. Orang Islam yg hidup berdampingan dg orang yg membangkang untuk membayar zakat, jika dia diberi zakat, dia sanggup memaksa mereka membayar zakat.

ﺍﻹﻗﻨﺎﻉ ﻓﻲ ﺣﻞ ﺃﻟﻔﺎﻅ ﺃﺑﻲ ﺷﺠﺎﻉ - ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﺃﺣﻤﺪ ﺍﻟﺸﺮﺑﻴﻨﻲ - ﺝ ١ - ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ : ٢١٣ ﻭﺍﻟﺮﺍﺑﻊ - ﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ: ﺟﻤﻊ ﻣﺆﻟﻒ ﻣﻦ ﺍﻟﺘﺄﻟﻴﻒ، ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﺃﺳﻠﻢ ﻭﻧﻴﺘﻪ ﺿﻌﻴﻔﺔ ﻓﻴﺘﺄﻟﻒ ﻟﻴﻘﻮﻯ ﺇﻳﻤﺎﻧﻪ،

ﺃﻭ ﻣﻦ ﺃﺳﻠﻢ ﻭﻧﻴﺘﻪ ﻓﻲ ﺍﻻﺳﻼﻡ ﻗﻮﻳﺔ ﻭﻟﻜﻦ ﻟﻪ ﺷﺮﻑ ﻓﻲ ﻗﻮﻣﻪ ﻳﺘﻮﻗﻊ ﺑﺈﻋﻄﺎﺋﻪ ﺇﺳﻼﻡ ﻏﻴﺮﻩ، ﺃﻭ ﻛﺎﻑ ﻟﻨﺎ ﺷﺮ ﻣﻦ ﻳﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﻛﻔﺎﺭ ﺃﻭ ﻣﺎﻧﻌﻲ ﺯﻛﺎﺓ ﻓﻬﺬﺍﻥ ﺍﻟﻘﺴﻤﺎﻥ ﺍﻷﺧﻴﺮﺍﻥ ﺇﻧﻤﺎ ﻳﻌﻄﻴﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﺇﻋﻄﺎﺅﻫﻤﺎ ﺃﻫﻮﻥ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻣﻦ ﺟﻴﺶ ﻳﺒﻌﺚ ﻟﺬﻟﻚ، ﻓﻘﻮﻝ ﺍﻟﻤﺎﻭﺭﺩﻱ ﻳﻌﺘﺒﺮ ﻓﻲ ﺇﻋﻄﺎﺀ ﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﺍﺣﺘﻴﺎﺟﻨﺎ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻣﺤﻤﻮﻝ ﻋﻠﻰ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﺼﻨﻔﻴﻦ ﺍﻷﻭﻟﻴﻦ،

ﺃﻣﺎ ﻫﻤﺎ ﻓﻼ ﻳﺸﺘﺮﻁ ﻓﻴﻬﻤﺎ ﺫﻟﻚ ﻛﻤﺎ ﻫﻮ ﻇﺎﻫﺮ ﻛﻼﻣﻬﻢ. ﻛﻔﺎﻳﺔ ﺍﻷﺧﻴﺎﺭ 1/192 : ﺍﻟﺼﻨﻒ ﺍﻟﺮﺍﺑﻊ ﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﻟﻶﻳﺔ ﺍﻟﻜﺮﻳﻤﺔ ﻳﻌﻨﻲ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺤﺎﺟﺔ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻓﻴﻌﻄﻮﻥ ﻻﺳﺘﻤﺎﻟﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﻭﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﺿﺮﺑﺎﻥ ﻣﺴﻠﻤﻮﻥ ﻭﻛﻔﺎﺭ ﻓﻼ ﻳﻌﻄﻰ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﺑﻼ ﺧﻼﻑ ﻟﻜﻔﺮﻫﻢ ﻭﻫﻞ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﻣﻦ ﺧﻤﺲ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻗﻴﻞ ﻧﻌﻢ ﻷﻧﻪ ﻣﺮﺻﺪ ﻟﻠﻤﺼﺎﻟﺢ ﻭﻫﺬﺍ ﻣﻨﻬﺎ ﻭﺍﻟﺼﺤﻴﺢ ﺃﻧﻬﻢ ﻻ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﺷﻴﺌﺎ ﺍﻟﺒﺘﺔ ﻷﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻗﺪ ﺃﻋﺰ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻭﺃﻫﻠﻪ ﻋﻦ ﺗﺄﻟﻒ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ ﻭﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻧﻤﺎ ﺃﻋﻄﺎﻫﻢ ﺣﻴﻦ ﻛﺎﻥ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺿﻌﻴﻔﺎ ﻭﻗﺪ ﺯﺍﻝ ﺫﻟﻚ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ ﻭﺃﻣﺎ ﻣﺆﻟﻔﺔ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻓﺼﻨﻒ ﺩﺧﻠﻮﺍ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻭﻧﻴﺘﻬﻢ ﺿﻌﻴﻔﺔ ﻓﻴﻌﻄﻮﻥ ﺗﺄﻟﻔﺎ ﻟﻴﺜﺒﺘﻮﺍ ﻭﺻﻨﻒ ﺁﺧﺮ ﻟﻬﻢ ﺷﺮﻑ ﻓﻲ ﻗﻮﻣﻬﻢ ﻧﻄﻠﺐ ﺑﺘﺄﻟﻴﻔﻬﻢ ﺇﺳﻼﻡ ﻧﻈﺎﺋﺮﻫﻢ ﻭﺻﻨﻒ ﺇﻥ ﺃﻋﻄﻮﺍ ﺟﺎﻫﺪﻭﺍ ﻣﻦ ﻳﻠﻴﻬﻢ ﺃﻭ ﻳﻘﺒﻀﻮﺍ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﻣﻦ ﻣﺎﻧﻌﻴﻬﺎ ﻭﺍﻟﻤﺬﻫﺐ ﺃﻧﻬﻢ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ 

Dan di kitab al-Manhaj al-Qawim Mu`allaf itu ada 5 bagian, selain dari 4 bagian yg sudah disebutkan di atas, di sini tertera : Dan orang yg bisa melindungi orang2 muslim dari perbuatan buruk Ahli al-Bughat (Pelaku Makar).

ﺍﻟﻤﻮﺳﻮﻋﺔ ﺍﻟﺸﺎﻣﻠﺔ - ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﻘﻮﻳﻢ ﺷﺮﺡ ﺍﻟﻤﻘﺪﻣﺔ ﺍﻟﺤﻀﺮﻣﻴﺔ ﻟﻠﻬﻴﺘﻤﻲ 1/283: 284- ﻭﺍﻟﺼﻨﻒ ﺍﻟﺴﺎﺩﺱ ﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﻭﻫﻢ ﺃﺻﻨﺎﻑ ﺍﻷﻭﻝ ﺿﻌﻔﺎﺀ ﺍﻟﻨﻴﺔ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻓﻴﻌﻄﻮﻥ ﻟﻴﻘﻮﻯ ﺇﺳﻼﻣﻬﻢ ﻭﺍﻟﺜﺎﻧﻲ ﺷﺮﻳﻒ ﻓﻲ ﻗﻮﻣﻪ ﻣﺴﻠﻢ ﻳﺘﻮﻗﻊ ﺑﺎﻋﻄﺎﺋﻪ ﺇﺳﻼﻡ ﻧﻈﺮﺍﺋﻪ ﻭﺍﻟﺜﺎﻟﺚ ﻣﺴﻠﻢ ﻣﻘﻴﻢ ﺑﺜﻐﺮ ﻣﻦ ﺛﻐﻮﺭﻧﺎ ﻟﻴﻜﻔﻴﻨﺎ ﺷﺮ ﻣﻦ ﻳﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ ﻭﻣﺎ ﻧﻌﻲ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﻭﺍﻟﺮﺍﺑﻊ ﻣﻦ ﻳﻜﻔﻴﻨﺎ ﺷﺮ ﺍﻟﺒﻐﺎﺓ ﻭﺍﻟﺨﺎﻣﺲ ﻣﻦ ﻳﺠﺒﻲ ﺍﻟﺼﺪﻗﺎﺕ ﻣﻦ ﻗﻮﻡ ﻳﺘﻌﺬﺭ ﺇﺭﺳﺎﻝ ﺳﺎﻉ ﺇﻟﻴﻬﻢ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﻤﻨﻌﻮﺍ. ﻭﺷﺮﻁ ﺇﻋﻄﺎﺀ ﺍﻟﻤﺆﻟﻒ ﺑﺄﻗﺴﺎﻣﻪ ﺍﺣﺘﻴﺎﺟﻨﺎ ﺇﻟﻴﻪ ﻻ ﻛﻮﻥ ﺫﻛﺮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ﻭﻻ ﻳﻌﻄﻰ ﻣﻦ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﻛﺎﻓﺮ ﻻ ﻟﺘﺄﻟﻴﻒ ﻭﻻ ﻟﻐﻴﺮﻩ ﻧﻌﻢ ﻳﺠﻮﺯ ﺇﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﻭﺍﻟﺤﻤﺎﻝ ﻭﺍﻟﺤﻔﺎﻅ ﻭﻧﺤﻮﻫﻢ ﻛﻔﺎﺭﺍ ﻣﺴﺘﺄﺟﺮﻳﻦ ﻣﻦ ﺳﻬﻢ ﺍﻟﻌﺎﻣﻞ ﻷﻥ ﺫﻟﻚ ﺃﺟﺮﺓ ﻻ ﺯﻛﺎﺓ  

Sedangkan mu`allaf yg dari orang kafir itu ada dua bagian :  

A. Orang kafir yg diharapkan masuk Islamnya.  

B. Orang kafir yg dikhawatirkan perbuatan buruknya.

Dan mengenai pemberian zakat kepadanya terdapat perbedaan pandangan: Menurut qaul ashah tidak boleh diberi zakat. Dan menurut muqabilnya boleh diberi zakat.

ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻉ - ﻣﺤﻴﻰ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ - ﺝ ٦ - ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ : ١٩٨ ﺃﻣﺎ ﺃﺣﻜﺎﻡ ﺍﻟﻔﺼﻞ ﻓﻘﺎﻝ ﺃﺻﺤﺎﺑﻨﺎ ﺍﻟﻤﺆﻟﻔﺔ ﺿﺮﺑﺎﻥ ﻣﺴﻠﻤﻮﻥ ﻭﻛﻔﺎﺭ ﻭﺍﻟﻜﻔﺎﺭ ﺻﻨﻔﺎﻥ: ﻣﻦ ﻳﺮﺟﻲ ﺍﺳﻼﻣﻪ ﻭﻣﻦ ﻳﺨﺎﻑ ﺷﺮﻩ . ﻓﻬﺆﻻﺀ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻌﻄﻴﻬﻢ ﻛﻤﺎ ﺫﻛﺮﻧﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻐﻨﺎﺋﻢ ﻻ ﻣﻦ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ. ﻭﻫﻞ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﺑﻌﺪﻩ ﻓﻴﻪ ﻗﻮﻻﻥ ﻣﺸﻬﻮﺭﺍﻥ ﺫﻛﺮﻫﻤﺎ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﺑﺪﻟﻴﻠﻬﻤﺎ: ﺃﺣﺪﻫﻤﺎ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﻟﻠﺤﺪﻳﺚ ﻭﺃﺻﺤﻬﻤﺎ ﺑﺎﺗﻔﺎﻕ ﺍﻷﺻﺤﺎﺏ ﻭﺑﻪ ﻗﻄﻊ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﻣﻨﻬﻢ ﺍﻟﺒﻐﻮﻱ ﻻ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﻟﻤﺎ ﺫﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﺟﺎﺑﻮﺍ ﻋﻦ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻋﻄﺎﻫﻢ ﻣﻦ ﺧﻤﺲ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻭﻛﺎﻥ ﻣﻠﻜﺎ ﻟﻪ ﺧﺎﻟﺼﺎ ﻳﻔﻌﻞ ﻓﻴﻪ ﻣﺎ ﺷﺎﺀ ﺑﺨﻼﻑ ﻣﻦ ﺑﻌﺪﻩ.

ﻓﺎﻥ ﻗﻠﻨﺎ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﺃﻋﻄﻮﺍ ﻣﻦ ﻣﺎﻝ ﺍﻟﻤﺼﺎﻟﺢ ﻭﻻ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺰﻛﺎﺓ ﺑﻼ ﺧﻼﻑ ﻟﻤﺎ ﺫﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺮﺍﻓﻌﻲ ﻭﺃﺷﺎﺭ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺇﻟﻰ ﺃﻧﻬﻢ ﻻ ﻳﻌﻄﻮﻥ ﺃﻳﻀﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺼﺎﻟﺢ ﺇﻻ ﺃﻥ ﻳﻨﺰﻝ ﺑﺎﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻧﺎﺯﻟﺔ

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/590927950931947/
Baca Selengkapnya >>

810 : APA ITU IKHLAS ?

oleh :Brojol Gemblung

Apa Itu Ikhlas??

Maka jawabannya adalah

MELAKUKAN PERBUATAN HANYA KARENA ALLAH SAJA.

Dan ikhlas ini ada tiga tingkatan :

- Pertama, ikhlas tingkat tinggi, ialah melakukan perbuatan hanya karena Allah sebagai bentuk dari mengikuti perintahNya dan memberikan hak sesembahanNya.

- Kedua, ikhlas tingkat tengah, ialah melakukan perbuatan demi untuk meraih pahala akhirat, seperti mengharap surga dan takut akan neraka Allah.

- Ketiga, ikhlas tingkat bawah, ialah melakukan perbuatan untuk meraih kemuliaan di dunia dan agar selamat dari pancabaya dunia. Dan selain daripada itu namanya riya`.

Sedangkan mengenai ciri- ciri ikhlas, seperti yg dituturkan oleh Imam Ghazali, adalah (keadaan) ide atau pikiran yg gemar dan senang untuk melakukan perbuatan dalam keadaan sepi sebagaimana kegemaran yg ada dalam keadaan ramai dan hadirnya orang lain tidak menjadi sebab timbulnya ide atau pikiran tersebut.

ﺇﻋﺎﻧﺔ ﺍﻟﻄﺎﻟﺒﻴﻦ - ﺍﻟﺒﻜﺮﻱ ﺍﻟﺪﻣﻴﺎﻃﻲ - ﺝ ١ - ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ :١٥٢ - ١٥١


ﻭﺍﻻﺧﻼﺹ ﻛﻤﺎ ﻭﺭﺩ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﺒﺮ: ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ. ﻭﺍﻟﻜﺎﻣﻞ ﻣﻨﻪ ﺇﻓﺮﺍﺩ ﺍﻟﺤﻖ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺎﻋﺔ ﺑﺎﻟﻘﺼﺪ. ﻭﻣﺮﺍﺗﺒﻪ ﺛﻼﺙ: ﻋﻠﻴﺎ ، ﻭﻫﻲ ﺃﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﺍﻣﺘﺜﺎﻻ ﻻﻣﺮﻩ ﻭﻗﻴﺎﻣﺎ ﺑﺤﻖ ﻋﺒﻮﺩﻳﺘﻪ. ﻭﻭﺳﻄﻰ، ﻭﻫﻲ ﺃﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﻟﺜﻮﺍﺏ ﺍﻵﺧﺮﺓ. ﻭﺩﻧﻴﺎ، ﻭﻫﻲ ﺃﻥ ﻳﻌﻤﻞ ﻟﻼﻛﺮﺍﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻟﺴﻼﻣﺔ ﻣﻦ ﺁﻓﺎﺗﻬﺎ. ﻭﻣﺎ ﻋﺪﺍ ﺫﻟﻚ ﺭﻳﺎﺀ ﻭﺇﻥ ﺗﻔﺎﻭﺗﺖ ﺃﻓﺮﺍﺩﻩ.

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺯﻳﻦ ﺍﻟﺪﻳﻦ - ﺟﺪ ﺍﻟﻤﺆﻟﻒ - ﻓﻲ ﻫﺪﺍﻳﺔ ﺍﻷﺫﻛﻴﺎﺀ: ﺃﺧﻠﺺ ﻭﺫﺍ ﺃﻥ ﻻ ﺗﺮﻳﺪ ﺑﻄﺎﻋﺔ * * ﺇﻻ ﺍﻟﺘﻘﺮﺏ ﻣﻦ ﺇﻟﻬﻚ ﺫﻱ ﺍﻟﻜﻸ. ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻐﺰﺍﻟﻲ: ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺍﻻﺧﻼﺹ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﻟﺨﺎﻃﺮ ﻳﺄﻟﻒ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻠﻮﺓ ﻛﻤﺎ ﻳﺄﻟﻔﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻼ، ﻭﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﺣﻀﻮﺭ ﺍﻟﻐﻴﺮ ﻫﻮ ﺍﻟﺴﺒﺐ ﻓﻲ ﺣﻀﻮﺭ ﺍﻟﺨﺎﻃﺮ، ﻛﻤﺎ ﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﺣﻀﻮﺭ ﺍﻟﺒﻬﻴﻤﺔ ﺳﺒﺒﺎ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ. ﻓﻤﺎ ﺩﺍﻡ ﻳﻔﺮﻕ ﻓﻲ ﺃﺣﻮﺍﻟﻪ ﺑﻴﻦ ﻣﺸﺎﻫﺪﺓ ﺇﻧﺴﺎﻥ ﻭﻣﺸﺎﻫﺪﺓ ﺑﻬﻴﻤﺔ ﻓﻬﻮ ﺧﺎﺭﺝ ﻋﻦ ﺻﻔﻮﺓ ﺍﻻﺧﻼﺹ، ﻣﺪﻧﺲ ﺍﻟﺒﺎﻃﻦ ﺑﺎﻟﺸﺮﻙ ﺍﻟﺨﻔﻲ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﻳﺎﺀ، ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺃﺧﻔﻰ ﻓﻲ ﻗﻠﺐ ﺍﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﻣﻦ ﺩﺑﻴﺐ ﺍﻟﻨﻤﻠﺔ ﺍﻟﺴﻮﺩﺍﺀ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻴﻠﺔ ﺍﻟﻈﻠﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺼﺨﺮﺓ ﺍﻟﺼﻤﺎﺀ.


ﻭﻗﺪ ﻭﺭﺩ ﻓﻲ ﺍﻻﺧﻼﺹ ﺁﻳﺎﺕ ﻛﺜﻴﺮﺓ ﻭﺃﺣﺎﺩﻳﺚ ﺷﻬﻴﺮﺓ، ﻓﻤﻦ ﺍﻵﻳﺎﺕ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ: ﻭﻣﺎ ﺃﻣﺮﻭﺍ ﺇﻻ ﻟﻴﻌﺒﺪﻭﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ. ﻭﻣﻦ ﺍﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﻣﺎ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺪﺍﺭﻗﻄﻨﻲ: ﺃﺧﻠﺼﻮﺍ ﺃﻋﻤﺎﻟﻜﻢ ﻟﻠﻪ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳﻘﺒﻞ ﺇﻻ ﻣﺎ ﺧﻠﺺ ﻟﻪ. ﻭﺍﺑﻦ ﺍﻟﻤﺒﺎﺭﻙ: ﻃﻮﺑﻰ ﻟﻠﻤﺨﻠﺼﻴﻦ، ﺃﻭﻟﺌﻚ ﻣﺼﺎﺑﻴﺢ ﺍﻟﻬﺪﻯ، ﺗﻨﺠﻠﻲ ﻋﻨﻬﻢ ﻛﻞ ﻓﺘﻨﺔ ﻇﻠﻤﺎﺀ. ﺭﺯﻗﻨﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻻﺧﻼﺹ ﻭﺍﻟﻨﺠﺎﺓ ﺣﻴﻦ ﻻ ﻣﻨﺎﺹ، ﻭﺟﻌﻠﻨﺎ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩﻩ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ، ﺑﺠﺎﻩ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﺃﻓﻀﻞ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ . ﺁﻣﻴﻦ

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/590917680932974/
Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 18 Mei 2013

805 : RIZKI TIDAK DAPAT DI RAIH DENGAN TERGESA - GESA

oleh : Sunde Pati



jika kita bersabar,maka rizqi akan mendatangi kita dengan sendirinya tanpa susah payah

 syair karya syaikhina zubair dahlan sarang rembang jawa tengah

لا تعجلن فليس الرزق بالعجل ...... الرزق يأتي بــــــــلا ريب مع الأجل

 فلو صبرتم لكان الرزق يأتيكم ...... لكــــــــــــــنه خلق الإنسان من عجل

Janganlah engkau tergesa-gesa, karena rizki itu tidak dapat diraih dengan tergesa-gesa Rizki akan datang tanpa keraguan seiring berjalannya waktu andaikan engkau mau bersabar, niscaya rizki akan mendatangimu, akan tetapi Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa

===========

dalam kisah Nabi Adam AS

بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 41، بترقيم الشاملة آليا)

فلما زرع آدم نبت فى الحال وأسبل وأدرك القمح من يومه فعلمه جبرائيل كيف يحصد فحصد ودرس وذرى فى الهواء فقال آدم لجبرائيل آكل فقال اصبر ثم قطع من الجبل حجرين فطحن بهما فلما صار دقيقا قال آدم آكل فقال اصبر ثم مضى وأناه بشرارة نار من نار جهنم بعد أن غمسها فى الماء سبع مرات ولولا ذلك لأحرقت الأرض ومن عليها ثم ان جبرائيل علمه كيف يخبزفخبزثم قال لجبرائيل آكل فقال اصبر حتى تغرب الشمس فيتم لك الصوم فكان آدم أول من صام على وجه الأرض فلما غربت الشمس ووضع آدم الرغيف بين يديه ومد يده ليأخذ من الرغيف لقمة فر الرغيف من بين يديه وسقط من أعلى الجبل فتبعه آدم وأخذه فقال له جبرائيل لو صبرت لأتاك الرغيف من غير أن تقوم اليه

Saat nabi adam menanam seketika itu jadi tumbuh dan bertangkai dan timbullah gandum dihari itu juga lalu jibril mengajarkan untuk menunainya, maka ­ ditunailah gandum tersebut dengan seksama dan ditampi (disiliri..jawa­) melalui angin (ditiupkan angin agar bersih) adam berkata apakah boleh aku makan sekarang ? jibril menjawab, tunggu ­ dulu. Kemudian jibril membelah 2 batu gunung lalu menggiling gandum tersebut dengan ke 2 batu itu sehingga menjadi tepung lalu adam berkata,apakah aku sudah bisa memakannya sekarang? jibril menjawab, sabarl­ah, lalu jibril pergi dan mendatangkan secuil api dari jahannam setelah dicelupkan air selama 7x, jika tidak demikian maka bumi seisinya bisa terbakar.

Kemudian jibril mengajarkan cara membuat roti,setelah jadi roti,adam bertanya pada jibril,apakah aku sudah bisa memakannya? jibril menjawab, tunggu­ dulu sampai matahari terbenam maka jadi sempurna untukmu berpuasa nabi adam adalah manusia yang pertama kali melakukan puasa dimuka bumi ini ketika matahari sudah terbenam dan adam meletakkan roti itu dihadapannya lalu adam mengulurkan tangannya untuk mengambil secuil dari roti tersebut,
maka rotinya lari dan jatuh dari atas gunung lalu adam mengejar dan mengambilnya kembali lalu jibril berkata pada adam, seumpama kamu mau bersabar maka roti tersebut akan mendatangimu sendiri tanpa kamu kejar.

الكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور
 المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي

link dokumen :
 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/590427627648646/
 
Baca Selengkapnya >>

Jumat, 17 Mei 2013

802 : KAROMAH APA TIPU DAYA IBLIS

oleh : Uponk sgr Ulilalbab

KAROMAH ----apa tipu daya Iblis.

------------------------------ 

------------ Syekh IHSAN Muhammad Dahlan salah satu ulama besar dari Jawa Timur ,jAMPES Kediri dalam karangannya yaitu . Kitab Sirojt tholibin ( 2 jilid ) pada jilid 1 / 64 berkata; Karomah ialah Amaliah yang sudah berhasil di lakukan dgn Istiqomah dan mencapai kesempurnaan.

-- untuk itu di butuhkan dua macam, 1¬ imam kepada Allah dengan benar. 2¬ mengikuti / menjalankan segala sesuatu yang telah di sampaikan NABI.

=== dan bukan termasuk KAROMAH (عندالمحققين ) perbuatan / tingkah laku Khoriqul adat bahkan terkadang bayak yang tidak baik perbuataanya mempunyai tingkah Khoriqul adat.-- sehingga sebagian Wali berkata .. orang yang bisa terbang atau bisa berjalan di atas air itu tidak pasti Wali ( setan juga bisa begitu ).

Abu Yazi Albustomi berkata ; andaikan ada orang bisa sholat di atas air. bisa terbang di angkasa maka jangan tertipu / terlena (nganggap wali) sehingga lihat berbuatannya .apakan orang tersebut menjalankan perintah Allah dan menjahui laranganNYA. sebagian santri berkata pada Abu Yazid ; guru..... di sana ada orang pergi ke Mekkah dalam sekejap mata.

= kemudian Abu Yazid berkata; Syetan bisa melampaui Barat Timur dengan sekejap mata.

link dokumen : 

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/590263977665011/
Baca Selengkapnya >>

Rabu, 15 Mei 2013

790 : KISAH NABI NUH BAGIAN 5

oleh : Mbah Godek : :

: : KISAH NABI NUH : BAGIAN 5 : :

الكتاب: بدائع الزهور في وقائع الدهور ص: 52، المؤلف: جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي فلما صار الخشب عند نوح قال يارب وكيف أصنع هذه السفينة فأوحى الله تعالى الى جبرائيل أن يعلمه كيف يصنع السفينة فكان نوح يصنع الخشب ألواحا ويلصق بعضها ببعض ويسمره بالمسامير الحديد ثم جعل رأسها كرأس الطاووس وذنبها كذنب الديك ومنقارها كمنقار البازى وأجنحتها كأجنحة العقاب ووجهها كوجه الحمامة وجعلها ثلاث طباق وقيل سبع طبقات قال ابن عباس رضى الله عنهما كان طولها ألف ذراع وعرضها ستمائة ذراع وارتفاعها ثلاثمائة ذراع Ketika kayu-kayu itu sudah siap

dan berada dihadapan Nabi Nuh , Lantas Nabi Nuh berkata : " Wahai Tuhan , bagaimanakah cara untuk membuat perahu ? " Kemudian Alloh memberi wahyu kepada Malaikat Jibril supaya mengajari Nuh membuat perahu . Lalu Nuh menjadikan kayu-kayu tersebut sebuah papan dan menggabungkannya satu sama lain serta memakunya dengan paku besi .

Lalu menjadikan bagian depan / kepala perahu seperti kepala burung merak,ekornya seperti ekor ayam jago,paruhnya seperti paruh burung alap-alap/gagak,sayapnya seperti sayap elang dan wajahnya seperti wajah burung merpati Dan kemudian menjadikannya 3 tingkat , menurut pendapat lain 7 tingkat . Ibnu Abbas berkata : " Perahu Nabi Nuh panjangnya 1000 dziro',lebarnya 600 dziro' dan tingginya 300 dziro'

." ويروى أنه أقام فى أعمالها أربعين سنة فكان القوم يسخرون منه ويقولون له يانوح قد تركت النبوة وصرت نجارا. قال الكسائى كان القوم اذا أتى الليل يطلقون النار فى خشب السفينة فلم تعمل فيه النار فيقولون هذا من سحر نوح فلما أشرقت السفينة على الفراغ طلاها بالزفت والقير ثم أوحى الله تعالى اليه بأن يسمر فى جوانبها أربعة مسامير وينقش على كل مسمار منها عينا فقال نوح يارب ما فائدة ذلك فأوحى الله اليه هذه أسماء أصحاب محمد وهم عبد الله أبو بكر وعمر وعثمان وعلى رضى الله عنهم أجمعين فلاتتم السفينة إلا أن تفعل ذلك ففعل نوح ما أمره الله به فتمت السفينة

Diceritakan bahwa,Nuh membuat perahu selama 40 tahun . Semua kaum menghina dan meremehkannya , mereka berkata : " Wahai Nuh,kamu telah meninggalkan kenabian dan menjadi tukang kayu ."

Alkisai juga berkata bahwa pada suatu malam , para kaum Nabi Nuh keluar dan berusaha menyalakan api pada kayu perahu tersebut , akan tetapi apinya tidak bisa menyala .

Lantas mereka berkata bahwa ini adalah sihirnya Nuh . Disaat pembuatan perahu sudah hampir jadi , maka Nuh melapisinya dengan aspal . Kemudian Alloh memberi wahyu kepadanya agar memberi empat paku disamping kanan kiri perahu dan memberi ukiran disetiap satu pakunya .

Lalu Nuh berkata : " Ya Tuhan , apa faidahnya itu? " Kemudian Alloh memberi wahyu kepada Nuh : " Ini adalah nama-nama sahabat Muhammad , mereka adalah Abdullah Abu Bakar , Umar , Utsman dan Ali Rodliyallohu Anhum Ajmain . Perahu ini tidak akan bisa sempurna sehingga engkau melakukan hal tersebut .

" Maka Nuh melakukan apa yg diperintahkan dan jadilah perahu tersebut dengan sempurna .

ثم أنطقها الله تعالى فقالت جهارا والناس يسمعونها لا إله إلا الله إله الأولين والآخرين أنا السفينة التى من ركبنى نجا ومن تخلف عنى هلك فقال نوح تؤمنون الآن فقالوا ان هذا من سحرك يانوح ثم أوحى الله تعالى اليه انه قد اشتد غضبى على من عصانى فأمره الله أن يحمل معه قوت ستة أشهر وأن يعمل فى السفينة مخزنا للماء العذب ثم أنزل الله لنوح خرزة من الجنة لها ضوء كضوء الشمس فكان يعلم منها مواقيت الليل والنهار ومضى الساعات ثم ان نوحا استأذن ربه بأن يحج فأذن له بذلك فلما مضى الى مكة أراد القوم أن يحرقوا السفينة فأمر الله تعالى الملائكة بأن يرفعوها بين السماء والأرض فرفعوها والقوم ينظرون اليها فلما مضى نوح الى مكة طاف بالبيت سبعا ثم دعا على قومه هناك فاستجاب الله دعاءه فلما رجع نوح من مكة أنزل الله له السفينة الى الأرض

Kemudian perahu itu bisa bicara denga idzin Allah dan berkata dengan keras : " Tiada Tuhan selain Allah,Tuhan yang Maha Awal dan Akhir . . . aku adalah perahu,siapa yang menaikiku maka ia akan selamat dan siapa yg enggan padaku maka akan hancur ." Lalu Nuh berkata kepada kaumnya : " Sudah percayakah kalian sekarang? " Mereka menjawab : " Ini adalah sihirmu , wahai Nuh ." Kemudian Allah memberi wahyu kepada Nuh : " Murka_KU sudah memuncak bagi orang yang mendurhakai_KU .

" Lalu Allah memberi perintah kepada Nuh untuk membawa bekal makanan pokok untuk 6 bulan dan membuat wadah untuk air tawar . Dan kemudian Allah menurunkan bola mata dari surga yang mempunyai cahaya seperti cahaya matahari untuk Nuh , yang mana Nuh bisa mengetahui pergantian siang malam dari bola mata tersebut dan lewatnya waktu-waktu . Lalu Nuh meminta idzin kepada Tuhan untuk melakukah haji,dan Tuhan mengidzinkannya , maka berangkatlah Nuh untuk menunaikannya. Disaat Nuh menuju makkah, para kaum ingin menghancurkan perahu tersebut . Lalu Allah memerintahkan para malaikat supaya mengangkat perahu itu diantara langit dan bumi .

Kemudian malaikat mengangkatnya , dan semua kaum melihat kejadian itu .Disaat Nuh samapai dimakkah , maka Nuh melakukan thowaf di Baitullloh 7x serta berdoa untuk kaumnya dan Allah mengkabulkan doanya tadi . Disaat Nuh pulang dari makkah maka Alloh menurunkan perahu tersebut diatas permukaan bumi . WALLOHU A'LAM

bersambung

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/589147091110033/
Baca Selengkapnya >>

Rabu, 08 Mei 2013

771 : Tangisan Nabi Saw melihat wanita disikso nang neroko "kitab Durrotun nashikhin hal 44"

oleh :  Mukhammad Yusuf Ismawan
بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Sayyidina Ali Ra beliau berkata, aku berkunjung kepada Nabi S.A.W bersama Fatimah
Ra. Sampai dirumah beliau, kujumpai sedang menangis terisak isak, Aku
bertanya: ”Bapak dan Ibuku menjadi tebusan atas kesedihanmu, wahai
Rasulullah, apa sebenarnya yang menyebabkan engkau menangis seperti
itu?”.

 Rasulullah menjawab: ”Hai Ali pada malam ketika aku di isra’kan
kelangit, kulihat berbagai macam kaum wanita dari umatku di siksa dineraka
dengan berbagai macam siksaan, Melihat hal itu aku menangis lantaran
beratnnya siksaan yang di timpakan kepada mereka.
 Aku melihat ada wanita
yang digantung dengan rambutnya dimana otaknya mendidih.

Aku melihat lagi wanita yang di gantung dengan lidahnya, sementara yang
mendidih dituangkan ke tenggorokannya.

 Aku juga melihat wanita yang
kedua kakinya dipasung hingga susu dan kedua tangannya terbelenggu pada
ubun-ubunnya. Sementara Allah memerintah ular dan kalajenging untuk
menyiksanya.

 Aku juga melihat wanita yang digantung dengan kedua
susunya. Aku melihat pula wanita berkepala babi dan berbadan keledai, ia
mengalami beribu-ribu siksaan.

Aku melihat wanita yang berbentuk(berupa) anjing, sementara api neraka
membakar dirinya masuk melalui lubang mulutnya dan keluar melalui
duburnya, sementara para malaikat memukulimya dengan godam yang
panas.

Mendengar semua itu Fatimah Az Zahra bangkit seraya berkata: ”Wahai
Kekasihku dan permata hatiku, sesungguhnya perbuatan apakah yang
pernah dilakukan mereka, hingga mengalami siksaan seperti itu?”.

Rasulullah menjawab: ”Wahai putriku perempuan yang digantung
menggunakan rambutnya sendiri adalah disebabkan ia tidak menutup
rambutnya dari pandangan lelaki lain.

 Perempuan yang di gantung
menggunakan lidahnya disebabkan ia suka menyakiti hati suaminya.

Perempuan yang digantung menggunakan kedua susunya disebabkan ia
mengotori tempat tidur suaminya (dia bersetubuh dengan lelaki lain).
Perempuan yang dipasung kedua kakinya pada kedua susu dan kedua
tangannya dirantai keubun-ubunnya, sementara Allah memerintah ular dan
kalajengking untuk menyiksanya, disebabkan dia tidak mandi jinabat, tidak
mandi setelah haid danmeremehkan sholat

 Perempuan yang berkepala babi
dan berbadan keledai sesungguhnya perempuan itu suka mengadu-adu lagi
pendusta.

Adapun perempuan yang berbentuk anjing sementara api membakar dirinya
masuk melalui mulut dan keluar melalui duburnya, sesungguhnya disebabkan
dia perempuan yang suka mengungkit ungkit (pemberian kepada
suaminya)lagi berhati dengki. Wahai putriku, celaka sekali istri yang
bermaksiat (durhaka) kepada suaminya”.

link dokumen :

http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/586292234728852/
Baca Selengkapnya >>

Selasa, 07 Mei 2013

766 : : : KISAH NABI NUH : BAGIAN 4 : :

oleh : Mbah Godek

: : KISAH NABI NUH : BAGIAN 4 : :

بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 52، بترقيم الشاملة آليا)

قال الكسائى ان عنق أم عوج كانت من أولاد آدم وكانت شنيعة المنظر قبيحة الشكل وكانت ساحرة ماهرة فولدت عوجا ثم ماتت بعد ولادتها بمائة سنة

Alkisai berkata :
" Sesungguhnya Anuq ibunya Iwaj adalah keturunan dari anak cucu Adam yang buruk rupa dan buruk pula bentuk tubuhnya,dia adalah tukang sihir yg mahir.Dia melahirkan Iwaj kemudian mati setelah 100 tahun dari kelahiran anaknya itu .

فلما كبر عوج كان عظيم الخلقة طوله ستمائة ذراع بالذراع القديم وهو ذراع ونصف الآن وكان عرضه مثل ذلك حتى قيل انه لما جاء الطوفان لم يجاوز الى ركبته وكان اذا جلس على الجبل يمد يده الى البحر فيأخذ منه السمك ويشويه فى عين الشمس وكان اذا غضب على أهل قرية يبول عليهم فيغرقهم

وقيل انه سلط على أهل قرية فقالوا له نحن نكسوك قميصا ولا نأخذ منك ثمنه إلا بعد سنة فتخارج أهل تلك القرية وصنعوا له قميصا من القطن فألبسوه اياه فمضى عنهم فكان كلما قصد أن يمر عليهم يذكر ما عليه من الدين فيرجع عنهم ولا يدخل إليهم خوفا من الدين

Ketika Iwaj sudah dewasa ia berubah wujud menjadi raksasa yang tinggi badannya mencapai 600 dziro' , begiitu pula lebarnya juga sama , yaitu mencapai 600 dziro' { ukuran dziro' zaman dahulu , yaitu sama dengan 1 1/2 dziro' sekarang } .

Sehingga diceritakan bahwa :
- Disaat badai banjir tufan tiba , banjir itu tidak bisa sampai pada lututnya .
- Disaat ia duduk diatas gunung , ia bisa memasukkan tangannya ke laut dan bisa mengambil ikan dari dalam laut tersebut , serta bisa memanggang ikan tadi di teriknya matahari .
- Disaat ia marah maka selurh penduduk desa ia kencingi dan membuat mereka tenggelam didalamnya .

Diceritakan juga bahwa ia memperdayakan penduduk desa .
Maka para penduduk berkata padanya :
" Kami akan membuatkanmu baju dan kami tidak akan mengambil harganya kecuali setelah 1 tahun ."

Setelah itu semua penduduk desa keluar untuk membuatkan baju dari kapas dan memakaikannya pada Iwaj , yang kemudian membuat Iwaj pergi menjauh dari penduduk desa tersebut .
Disaat ia ingin melewati perkampungan itu , ia teringat akan janjinya .
Maka ia cepat-cepat lari karena takut ditagih hutangnya .

ويروى أن عوج بن عنق عاش من العمر أربعة آلاف سنة وخمسمائة سنة وأدرك أيام موسى فلما دخل موسى الى التيه ومعه بنو اسرائيل قصد عوج أن يهلكهم فجاء الى جيش موسى لأجل أن يعرف مقدارهم فوجدهم فرسخا فى فرسخ فمضى إلى جبل وقلعة من الأرض واحتمله على رأسه وجاء ليقلبه على جيش موسى فأرسل الله اليه هدهدا وجعل له منقارا من حديد فنزل ذلك الهدهد على تلك الصخرة وجعل ينقرها حتى ثقبها فنزلت فى عنق عوج فصارت غلاله لا يستطيع الحركة فلما رأى موسى ذلك أتى اليه وضربه بعصاه وكان طولها عشرة أذرع ووثب موسى فى الهواء عشرة أذرع وكان طول موسى عشرة أذرع فلم تبلغ ضربته ساق عوج فلما ضربه موسى خر عوج ميتا وصار ملقى فى الفلاة كالجبل العظيم ويروى أن ببلاد التتر نهرا يسمى الطائى وعليه قنطرة عظيمة فيقال ان تلك القنطرة من عظم ضلع عوج بن عنق وكان من جملة عجائب الدنيا

Diceritakan juga bahwa Iwaj hidup selama 4500 tahun , sehingga ia bisa menjumpai Nabi Musa .
Tatkala Nabi Musa masuk ke tanah Tih beserta rombongan Bani Isroil , Iwaj ingin menghancurkan mereka . Ia datang pada tentara Musa untuk mengetahui ukuran kekuatan mereka , dan disaat ia mndapatkan keleluasaan , maka ia mencabut gunung dan menggendong gunung tersebut diatas kepalanya .
Kemudian ia mendatangi Musa untuk memukul mundur tentara musa .
Akan tetapi gagal karena Alloh mengutus burung hudhud dan menjadikan burung hudhud itu mempunyai paruh besi,lalu burung tersebut turun ke batu itu dan memaruhnya sampai berlubang .
Setelah itu batu tersebut jatuh keleher Iwaj dan membelenggunya sehingga ia tak bisa bergerak .

Disaat Musa melihat kejadian itu maka Musa mendekat dan memukul Iwaj dengan tongkatnya yang memiliki tinggi 10 dziro' .
Lantas Nabi Musa melompat ke udara setinggi 10 dziro' sedangkan tinggi Nabi Musa sendiri adalah 10 dziro' maka pukulannya sampai mengenai lutut Iwaj .
Ketika pukulan Musa menghantamnya seketika itu Iwaj terjatuh dan mati tergeletak di lapangan seperti gunung besar .

Diceritakan pula bahwa di Gunung Tatri ada sebuah sungai yg bernama Tho'i , disana ada jembatan yang besar , dikatakan bahwa jembatan itu berasal dari tulang iganya Iwaj Bin Anuq dan hal ini termasuk dalam keajaiban dunia .

قال الكسائى فلما أوحى الله الى نوح بأن الذى يحمل له الخشب عوج من الكوفة الى أرض الحيرة وكانت الحيرة قرية من بغداد جاء نوح الى عوج وسأله أن يحمل له الخشب فقال عوج لا أحمل ذلك لك حتى تشبعنى من الخبز وكان مع نوح ثلاثة أرغفة من خبز الشعير فقدم الى عوج قرصا منها وقال له كل فضحك عوج من ذلك وقال لو أن مثل هذا الجبل خبزا ما أشبعنى فكيف أشبع بهذا القرص فكسر له نوح ذلك القرص وقال له قل بسم الله الرحمن الرحيم وكل فأكل القرص وقدم له قرصا ثانيا فشبع من نصف الثانى ولم يقدر أن يأكل شيئا بعد ذلك فحمل عوج ذلك الخشب من الكوفة الى الحيرة جميعه فى نقلة واحدة

Imam Alkisai berkata :
" Disaat Alloh telah memberi wahyu pada Nuh bahwa yang akan menggendong kayu adalah Iwaj dari kufah menuju desa didaerah Bagdad yg bernama Hairoh,Maka Nuh mendatangi Iwaj dan memintanya untuk menggendong kayu tersebut ."

Dan kemudian Iwaj berkata :
" Aku tidak akan mau menggendongnya untukmu sehingga kamu mengenyangkan perutku dengan roti ."

Diwaktu itu Nabi Nuh membawa 3 potong roti yang terbuat dari gandum dan memberikannya pada Iwaj 1 iris dan berkata :
" Makanlah roti ini ."

Lalu Iwaj tertawa dan berkata :
" Seumpama gunung ini jadi roti , itu pun tidak akan bisa mengenyangkan perutku , bagaimana mungkin aku bisa kenyang hanya dengan irisan roti ini ? "

Kemudian Nuh memotong irisan roti tersebut dan mengucapkan :
" BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM , "

Lalu berkata :
" Makanlah ."

Maka Iwaj memakannya , lalu Nuh memberinya seiris roti lagi .
Akan tetapi ia menolak karena sudah merasa kenyang dengan memakan setengah irisan roti tadi dan tidak mampu untuk memakannya lagi .
Dan setelah itu Iwaj menggendong semua kayu mulai dari Kufah sampai Hairoh dengan sekali muatan .

WALLOHU A'LAM

BERSAMBUNG

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/586011584756917/
Baca Selengkapnya >>

Kamis, 02 Mei 2013

744 : EDISI MALAM JUM'AT ( NGAJI KITAB DAQOIQUL AKHBAR BAB 10 TENTANG KEADAAN BUMI DAN ALAM KUBUR )

oleh : Mukhammad Yusuf Ismawan
NGAJI KITAB DAQOIQUL AKHBAR fiy dzikri jannati wa al naar
BAB KE 10 menerangkan tentang Keadaan Bumi dan Alam Kubur

قال أنس بن مالك رضي الله عنه ان الارض تنادى كل يوم عشر كلمات تقول
- ياابن آدم تسعى على ظهرى ومصيرك فى بطنى
- وتعصى على ظهرى وتعذب فى بطنى
- وتضحك على ظهرى وتبكى فى بطنى
- وتأكل الحرام على ظهرى وتأكلك الديدان فى بطنى
- وتفرح على ظهرى واحزن فى بطنى
- وتجمع الحرام على ظهرى وتذوب فى بطنى
- وتختال على ظهرى وتذل فى بطنى
- وتمشى مسروراعلى ظهرى وتقع حرينا فى بطنى
- وتمشى فى النور على ظهرى وتقعد فى ظلمات فى بطنى
- وتمشى فى الجماعة على ظهرى وتقعد وحيدا فى بطنى

Anas bin Malik berkata : "Sesungguhnya bumi berseru setiap hari dengan 10 kalimat :
1. Hai anak Adam, engkau berjalan diatas punggungku dan engkau akan disiksa didalam perutku.
2. Engkau berbuat maksiat diatas punggungku dan engkau akan disiksa didalam perutku.
3. Engkau tertawa ria diatas punggungku dan engkau akan menangis didalam perutku.
4. Engkau makan barang haram diatas punggungku dan engkau akan dimakan cacing didalam perutku.
5. Engkau bergembira diatas punggungku dan engkau akan bersusah hati didalam perutku.
6. Engkau menumpuk-numpuk barang yang haram diatas punggungku dan engkau akan dihancurkan didalam perutku.
7. Engkau sombong diatas punggungku dan engkau akan terhina didalam perutku.
8. Engkau berjalan dengan riang diatas punggungku dan engkau akan diam dengan susah hati didalam perutku.
9. Engkau berjalan dengan bahaya terang (terang) diatas punggungku dan engkau berada dalam kegelapan didalam perutku.
10. Engkau berjalan berjamaah (berombongan) diatas punggungku dan engkau akan duduk sendiri didalam perutku.
وفى الخبر ان القبر ينادى كل يوم ثلاث مرة
انا بيت الواحدة والوحشة والعقرب والحياة
أنا بيت الظلمة
وأنا بيت الدود وماذا أعددت لى

Diterangkan dalam suatu hadits : Sesungguhnya alam kubur memanggil-manggil setiap hari 3 kali :
1. Aku adalah tempat sendirian, yang penuh dengan kesusahan, kalajengking dan ular.
2. Aku adalah rumah kegelapan.
3. Aku adalah rumah cacing dan apa yang engkau persiapkan untukku.
ويقال ان القبر ينادى كل يوم خمس مرة يقول
- - أنا بيت الواحدة فجعل لك مؤنساقراءة القرآن
- - وأنا بيت الظلمة فنوّرنى با الصلاة اليل
وأنا بيت التراب فاحمل الفراش وهو العمل الصالح
وأنا بيت الافاعى فاحمل الترياق وهو بسم الله الرحمن الرحيم واهراق الدموع
وأنا بيت سؤل منكر ونكير فاكثر على ظهرى قول لااله الاالله محمد الرسول الله ليمكن لك أن تجيبه

Ada yang mengatakan, bahwasanya setiap hari alam kubur berseru 5 kali :
1. Aku adalah tempat yang sendirian (sunyi), maka ramaikanlah aku dengan bacaan Al-Quran.
2. Aku adalah rumah yang gelap, maka terangilah aku dengan shalat malam.
3. Aku adalah rumah tanah (debu), maka buatlah alas, yaitu: amal yang shaleh.
4. Aku adalah rumah ular yang berbisa, maka bawalah penawar (obat), yaitu : BismillaaHhirrohmaanirrohiim dan tetesan air mata (karena takut kepada ALLAH).
5. Aku adalah rumah tempat Munkar dan Nakir bertanya, maka perbanyaklah mengucapkan Laa ilaaHha illallooHh MuhammadurrosuulullooHh agar engkau bisa menjawab pertanyaannya.

¤¤¤¤¤¤

dan kita semua,PASTI akan memasuki didalamnya.Rumah masa depan,tempat awal dari sebuah perjalana yang sangaaaat panjang,yang bekalnya adalah dikala kita hidub di alam Dunia.jika banyak bekal kita,maka tenanglah kita disana,jika sedikit bekal yg kita bawa,maka susahlah kita….Bismillah sangu malem jemuah

link dokumen :

http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/583803364977739/
Baca Selengkapnya >>

Selasa, 30 April 2013

739 : KISAH NABI NUH BAGIAN III

oleh : Mbah Godek :

: KISAH NABI NUH : BAGIAN 3 : :

بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 51، بترقيم الشاملة آليا)

ثم ان الملك درمشيل هلك وأقام بعده ابنه توبين فكان أطغى من ابيه فصار نوح يدعوه لما كان يدعو أباه من قبل اليه واستمر نوح يدعوا قومه الى أربعمائة سنة حتى دخل عليه القرن الخامس
والقوم على حالهم وكانوا كلما سمعوا صوت نوح عليه السلام يضعون أصابعهم في آذانهم كما أخبر الله العظيم في القرآن الكريم وكان قومه يجمعون له الحجارة فوق الاسطحة فاذا مر عليهم يرمونه بها فيغشى عليه فيظنون أنه قد مات فكانت الطيور تروح عليه بأجنحتها اذا غشى عليه فيفيق فلا زال كذلك حتى مر عليه ستة قرون ودخل فى القرن السابع وهلك الملك توبين واستخلف من بعده ابنه طغردوس فكان أشد طغيانا من أبيه فصار كلما يدعوهم يرمونه بالحجارة كما تقدم

Kemudian Raja Darmasyil mati dan diganti anaknya yg bernama " Tubin " yang sifatnya lebih kejam daripada ayahnya,,Nuh tak menyerah tuk mengajaknya beriman sebagaimana Nuh mengajak ayah Tubin,,Nuh selalu bedakwah pada kaumnya sampai 400 tahun .
Sehingga masuk kurun yg ke 5 sedangkan kaumnya masih pada keadaan semula,saat mendengar suara Nuh mereka menutup tangannya pada telinga sebagaimana yg telah dikhabarkan Alloh dalam Alqur'an yg mulia,mereka mengumpulkan batu-batu diatas loteng,disaat Nuh lewat maka mereka melemparinya dengan batu tersebut sampai Nuh pingsan,dan mereka menyangka Nuh telah mati,,maka burung-burung pada mengibaskan sayapnya saat Nuh pingsan sampai siuman,hal seperti itu terus berlangsung sampai melewati kurun yg ke 6 .

Ketika memasuki kurun yg ke 7,dan Tubin pun telah mati dan digantikan putranya yg bernama " Togrodus " yg mana lebih lalim lagi daripada ayahnya .
Disaat Nuh berdakwah maka nuh dilempari batu sebagaimana yg sudah-sudah .

ثم أوحى الله تعالى الى نوح انه لم يبق في أصلاب الرجال ولا في بطون النساء مؤمن يجيب دعوتك وقد أعقمهم الله تعالى فعند ذلك دعا عليهم نوح بأن الله لا يبقى أحدا منهم كما أخبر الله تعالى عنه بقوله(رب لاتذر على الأرض من الكافرين ديارا انك أن تذرهم يضلوا عبادك ولا يلدوا الا فاجرا كفارا) فانفتحت أبواب السماء لدعوته وهاجت عندها الملائكة

Kemudian Alloh memberi wahyu pada Nuh bahwa tiada tersisa dari iga orang laki-laki dan dalam perut wanita yg mau beriman ikut pada dakwahmu karena Alloh telah menenggelamkannya,maka berdakwahlah Nuh pada mereka bahwa Alloh tidak akan menyisakan dari mereka sebagaimana yg dikabarkan Alloh.

وَقَالَ نُوحٌ رَّبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا

Nuh berkata:
"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi ."

إِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلا يَلِدُوا إِلاَّ فَاجِرًا كَفَّارًا

" Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat ma'siat lagi sangat kafir ."

Qs.Nuh ayat 26-27

Maka terbukalah pintu langit atas doa Nuh dan bergeraklah para malaikat .

قال فعند ذلك أوحى الله اليه أن اصنع الفلك الآية فقال نوح يا رب وما الفلك قال هو بيت من الخشب يجري على وجه الارض فأمره الله أن يغرس في الأرض خشب الساج وقيل هو الآبنوس وأمره أن يغرسه بأرض الكوفة فغرسه فاقام أربعين سنة حتى أدرك وأمر السماء أن تمنع القطر وأمر الأرض أن تمنع النبات ففى تلك المدة لم ينزل من السماء قطرة ولم يخرج من الأرض عشبة ولم تلد امرأة ولا بهيمة ولا وحش ولم يفرخ طير وذلك لاقامة الحجة على الناس قبل نزول العذاب فأمر الله نوحا عليه السلام أن يتوجه الى الكوفة وينقل خشب الساج فبقى نوح متحيرا كيف ينقل الخشب فأوحى الله إليه أن عوج بن عنق يحمل ذلك.

Sang rowi bekata :
setelah malaikat pada bergerak maka ALLOH memberi wahyu pada Nuh agar membuat perahu . . .

Lalu Nuh bertanya :
"Ya Tuhan , apakah perahu itu? "

Alloh menjawab :
" Perahu adalah rumah kayu yg berjalan dipermukaan bumi ."

Lalu Alloh memerintahkan Nuh agar menanam pohon jati ditanah Kufah,ada yg bilang pohon " abnus ".
Dan kemudian Nuh menanamnya dan membiarkannya tumbuh sampai 40 tahun sampai penebangan.
Langit dicegah hujan dan bumi dicegah menumbuhkan pepohonan , diwaktu itulah langit tidak meneteskan air hujan dan bumi pun tak menumbuhkan rumput .
Wanita-wanita,hewan jinak maupun buas juga tak bisa beranak , bahkan burung pun tak bisa bertelur . . .
itu terjadi untuk membuktikan suatu hujjah pada semua manusia sebelum adzab tiba . . .

Kemudian Alloh memerintahkan Nuh untuk menuju kuffah dan memindah kayu2 jati,lalu Nuh bingung bagaimana cara memindahkan kayu tersebut .
Maka Alloh memberi wahyu pada Nuh bahwa sesungguhnya " Iwaj Bin Unuq " yang mampu menggendongnya .

Bersambung . .

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/582881978403211/
Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 27 April 2013

724 : NGAJI KITAB DAQOIQUL AKBAR

oleh : Mukhammad Yusuf Ismawan

NGAJI KITAB DAQOIQUL AKHBAR

الباب الحادى عشر فى ذكر نداء الرح بعد الحرج
BAB KE 11 halaman 11 MENERANGKAN SERUAN RUH KETIKA KELUAR DARI JASADNYA

فى الخبر روي عن عائشت رضي الله عنها قالت قاعدة متربعة فى البيت اضا دخل رسوالله صلى الله عليه وسلم على فاردت أن اقوم له كما كانت عادتى عند دخوله......
Dalam suatu hadits yang diriwayatkan dari Aisyah ra., beliau berkata : "Aku sedang duduk bersila didalam rumah ketika RasulullaaHh masuk dan memberi salam kepadaku, maka aku berdiri untuk menyambut kedatangannya sebagaimana biasanya. Lalu RasulullaaHh bersabda: "Duduklah pada tempatmu, tidak usah berdiri wahai Ummul Mukminin."

Aisyah melanjutkan ceritanya, kemudian RasulullaaHh duduk dan meletakkan kepalanya pada pangkuanku dan tidur terlentang. Dengan tidak sengaja aku mencari uban yang ada pada jenggot beliau dan terlihatlah 19 rambut yang telah memutih, maka aku berpikir dalam hatiku dan berkata:

"Sesungguhnya dia akan keluar dari dunia sebelum aku, dan tinggallah umat yang tanpa Nabi." Maka aku pun menangis sehingga air mataku mengalir di pipiku dan menetesi wajah beliau hingga beliau terbangun dari tidurnya, lalu beliau bersabda
:

"Apa yang membuatmu menangis wahai Ummul Mukminin?" Maka aku ceritakan apa yang aku rasakan. Kemudian RasulullaaHh SAW. bersabda: "Keadaan apakah yang paling menyusahkan bagi mayit?" Aku berkata: "Katakanlah ya Rasul ALLAH." RasulullaaHh bersabda:

"Engkau dulu yang mengatakan" Maka aku pun berkata: "Tidak ada keadaan yang paling menyusahkan atas diri mayit dari pada saat keluar dari rumahnya, anak-anak berduka cita dibelakangnya, dan mereka berkata: 'Aduh ayah! aduh ibu!' dan orang tuanya berkata: 'Aduh anak-anakku!'" Maka RasulullaaHh SAW. menjawab: "Ini memang pedih, tapi ada lagi yang lebih pedih dari itu." Aku pun berkata lagi: "Tidak ada keadaan yang lebih berat atas diri mayit dari pada saat dia dimasukkan dalam liang lahat dan dikubur di bawah tanah, para kerabat, anak dan kekasihnya meninggalkannya pulang. Maka mereka menyerahkan mayit tersebut kepada ALLAH SWT. beserta segala amal perbuatannya. Setelah itu datanglah malaikat Munkar dan Nakir dalam kuburnya" RasulullaaHh SAW. bersabda: "Apa yang lebih berat dari yang engkau katakan?" Aku pun berkata: "ALLAH dan rasul-rasul-Nya yang lebih tahu."

RasulullaaHh SAW. bersabda : "Hai Aisyah, sesungguhnya saat yang paling berat (menyedihkan) bagi mayit adalah saat masuknya tukang memandikan mayit kedalam rumahnya untuk memandikannya, mereka mengeluarkan cincin pemuda itu dari jari-jarinya, melepas pakaian pengantin dari badannya dan melepas sorban para syaikh dan fuqaha' (ahli fiqih) dari kepalanya untuk memandikannya. Ketika itu ruhnya memanggil (berseru) saat melihat jasadnya telanjang dengan suara yang dapat didengar oleh seluruh makhluk kecuali jin dan manusia, dia berkata: "Hai tukang memandikan, aku memohon kepadamu demi ALLAH agar engkau mencopot pakaianku dengan pelan-pelan, karena sesungguhnya saat ini aku sedang istirahat dari sakitnya pencabutan Malaikat Maut". Dan ketika air dituangkan kepadanya dia menjerit dan berkata: "Hai tukang memandikan, Demi ALLAH jangan engkau tuangkan air panas, jangan engkau gunakan air panas dan jangan pula dengan air dingin, sesungguhnya jasadku telah terbakar sebab dicabutnya nyawaku." Dan ketika dimandikan, dia berkata: "Demi ALLAH, hai tukang memandikan, janganlah engkau pegang diriku terlalu kuat, sesungguhnya jasadku terluka sebab keluarnya nyawa." Dan ketika selesai memandikan dan diletakkan pada kain kafan dan diikat di bawah kakinya, ruh berseru : "Demi ALLAH, hai tukang memandikan, janganlah engkau ikat erat-erat lain kafan diatas kepalaku agar terlihat wajah keluargaku, anak-anakku dan kerabat-kerabatku, karena saat ini adalah yang terakhir aku melihat mereka, hari ini aku akan berpisah dengan mereka dan aku tidak bisa melihat mereka lagi sampai hari kiamat."

Ketika mayit akan dikeluarkan dari rumah, ruh berseru: "Demi ALLAH, hai jamaah pengantarku, jangan tergesa-gesa membawaku sehingga aku berpamitan dengan rumahku, keluargaku, kerabatku dan hartaku." Kemudian mayit berseru lagi : "Demi ALLAH, hai jamaahku, aku tinggalkan istriku menjadi janda, dan aku tinggalkan anakku menjadi yatim, maka janganlah kalian menyakitinya, karena hari ini aku keluar dari rumahku dan tidak akan kembali selamanya." Dan ketika mayit diletakkan pada keranda, ruh berkata: "Demi ALLAH, hai jamaah pengantarku, janganlah tergesa-gesa membawaku, hingga aku mendengar suara keluargaku, anak-anakku dan para kerabatku, karena hari ini aku berpisah dengan mereka sampai hari kiamat."

Ketika mayit dipikul dan melangkah 3 langkah dari rumah, ruh berseru dengan suara yang didengar oleh semua makhluk kecuali jin dan manusia, dan ruh berkata: "Hai para kekasihku, hai saudara-saudaraku, hai anak-anakku, jangan sampai kamu terbujuk oleh dunia sebagaimana dia telah membujukku dan jangan sampai kalian dipermainkan oleh zaman sebagaimana dia mempermainkanku, dan ambillah ibarat (hikmah) dariku. Sesungguhnya aku meninggalkan apa yang aku kumpulkan untuk ahli warisku, dan aku tidak membawa sesuatu apapun dan atas dunia ALLAH menghisabku sedangkan engkau bersenang-senang dengannya dan engkau tidak mendoakanku."

Ketika jamaah menshalati mayit dan sebagian ahli (keluarga) dan kerabatnya meninggalkan mushala, ia berkata: "Demi ALLAH, hai saudara-saudaraku, Sesungguhnya aku tahu bahwa mayit (orang yang mati) akan dilupakan oleh orang-orang yang hidup, akan tetapi jangan lupa, jangan cepat-cepat pulang sebelum engkau menguburku hingga engkau melihat tempatku. Hai saudara-saudaraku, sesungguhnya aku tahu bahwa waka mayit lebih dingin dari air yang dingin (zamharir) dalam hati orang-orang yang hidup, akan tetapi janganlah cepat-cepat pulang." Dan ketika mereka meletakkan mayit disisi kubur, ia berkata lagi : "Demi ALLAH, hai jamaahku dan saudara-saudaraku, sesungguhnya aku mendoakan kamu semua, akan tetapi engkau tidak mau mendoakanku." Dan ketika mayit diletakkan pada liang lahad, ia berkata : "Demi ALLAH, hai ahli warisku, tidak aku kumpulkan harta yang banyak dari dunia kecuali aku tinggalkan untuk kalian, maka ingatlah kalian kepadaku dengan banyak berbuat kebajikan. Dan aku telah mengajarkan kalian Al-Quran dan tata krama, maka janganlah kalian lupa mendoakanku."

eleng mati!

likn asal :  http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/581668288524580/
Baca Selengkapnya >>