Senin, 14 Januari 2013

478 : PERAN BAPAK TIRI TERHADAP PENDIDIKAN ANAK-ANAK TIRINYA

PERTANYAAN


Rohim Jenggot


Assalamu'alaykum pertanyaan titipan dari teman, dia ta'adud dgn menikahi seorang janda dgn anak satu sdgkan dia jg punya 1 orang anak. Apakah dia punya kewajiban yg sama dgn anak tirinya sebagaimana kewajibannya terhadap anaknya sendiri



JAWABAN

Mbah Pardan Milanistie

wa'alaikum salam

Dari Umar bin Abu Salamah dia berkata,
"Dahulu aku masih anak-anak dalam
perawatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.
Saat itu tanganku megacak-acak makanan
dalam piring. Maka Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam bersabda,

يَا غُلامُ ، سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ (رواه البخاري، رقم 5061 ومسلم 2022

"Wahai ananda, ucapkan bismillah, makanlah
dengan tangan kananmu, dan makanlah yang
ada di hadapanmu." (HR. Bukhari, no. 5061
dan Muslim, no. 2022)
Umar bin Salamah adalah anak tiri Rasulullah
shallallahu alaihi wa sallam. Dia adalah anak
Ummul Mukminin; Ummu Salamah radhiallahu
anha dari perkawinannaya dengan Abu
Salamah. Dilahirkan di Habasyah ketika kedua
orang tuanya hijrah ke sana.
"Hadits ini memberikan beberapa pelajaran;
Orang tua wajib memberikan pendidikan
kepada anaknya tentang tata cara makan dan
minum dan apa yang seharusnya diucapkan
saat makan dan minum. Sebagaimana
perbuatan Nabi shallallahu alaihi wa sallam
terhadap anak tirinya. Inipun termasuk akhlak
mulia Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan
pengajarannya, karena beliau tidak
membentak anak teresbut ketika tangannya
mengacak-acak makanan di piring. Akan tetapi
beliau mengajarkannya dengan lembut dan
memanggilnya dengan lembut; "Wahai
ananda... ucapkan basmalah, makanlah
dengan tangan kananmu.." (Syarh Riyadhush-
Shalihin, 3/172)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar