Jumat, 16 November 2012

388 :HUKUM WUDHU PAKE AIR HANGAT

PERTANYAAN

Suciaulia Putri


assalamualykum...sugeng wengi sedoyo huda sarungan...yuwon tanglet apakah sah bila wudhu mengunakan air hangat sudah langsung dr kran air...mohon jawabanya matersuwon





JAWABAN

Masaji Antoro

Waalaikumsalam

Kalangan Malikiyyah dan Syafi’iyyah memilih tidak makruhnya memakai air yang dihangatkan memakai nyala api karena tidak terdapatnya dalil nash yang melarangnya, namun dimakruhkan memakai air yang terlalu dingin dan terlalu hangat.

Imam Mujahid memakruhkannya

وعلم من ذلك عدم كراهة ما سخن بالنار ولو بنجاسة مغلظة

Nihaayah almuhtaaj I/71
________________________________

وحكي عن مجاهد أنه كره الماء المسخن بالنار

Hilyah al-Ulamaa I/59
__________________________________

14 - ذَهَبَ الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ إِلَى أَنَّ الْمَاءَ الْمُسَخَّنَ بِالنَّارِ لاَ يُكْرَهُ اسْتِعْمَالُهُ لِعَدَمِ ثُبُوتِ نَهْيٍ عَنْهُ وَلِذَهَابِ الزُّهُومَةِ لِقُوَّةِ تَأْثِيرِهَا ، وَأَضَافَ الشَّافِعِيَّةُ : وَلَوْ كَانَ التَّسْخِينُ بِنَجَاسَةٍ مُغَلَّظَةٍ وَإِنْ قَال بَعْضُهُمْ فِيهِ وَقْفَةٌ .

alMausuu’ah alFiqhiyyah 39/364

 http://www.piss-ktb.com/2012/03/179-thaharah-wudhu-dan-mandi.html#gsc.tab=0

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar