Rabu, 14 November 2012

PERTANYAAN TIGA ORANG BIJAK

oleh : Dwi Handoko


Humor


Pada suatu hari ada tiga orang bijak
yang pergi berkeliling negeri untuk
mendapatkan jawaban atas
pertanyaan yang mendesak.


Sampailah mereka pada suatu hari
di desa Nasrudin. Orang-orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai
wakil orang-orang yang bijak di desa
tersebut. Nasrudin dipaksa
berhadapan dengan tiga orang bijak
itu dan di sekeliling mereka
berkumpullah orang-orang desa menonton mereka bicara. Orang bijak pertama bertanya
kepada Nasrudin, ”Di mana
sebenarnya pusat bumi ini?” Nasrudin menjawab, ”Tepat di
bawah telapak kaki saya, saudara.”
”Bagaimana bisa saudara buktikan
hal itu?” tanya orang bijak pertama
tadi.
”Kalau tidak percaya,” jawab Nasrudin, ”Ukur saja sendiri.”
Orang bijak yang pertama diam tak
bisa menjawab.
Tiba giliran orang bijak kedua
mengajukan pertanyaan. ”Berapa
banyak jumlah bintang yang ada di langit?” Nasrudin menjawab, ”Bintang-
bintang yang ada di langit itu
jumlahnya sama dengan rambut
yang tumbuh di keledai saya ini.” ”Bagaimana saudara bisa
membuktikan hal itu?”
Nasrudin menjawab, ”Nah, kalau
tidak percaya, hitung saja rambut
yang ada di keledai itu, dan nanti
saudara akan tahu kebenarannya.” ”Itu sih bicara goblok-goblokan,”
tanya orang bijak kedua,
”Bagaimana orang bisa menghitung
bulu keledai.”
Nasrudin pun menjawab, ”Nah,
kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu,
bagaimana orang bisa menghitung
bintang di langit?” Mendengar jawaban itu, si bijak
kedua itu pun tidak bisa
melanjutkan.
Sekarang tampillah orang bijak
ketiga yang katanya paling bijak di
antara mereka. Ia agak terganggu oleh kecerdikan nasrudin dan
dengan ketus bertanya, ”Tampaknya
saudara tahu banyak mengenai
keledai, tapi coba saudara katakan
kepada saya berapa jumlah bulu
yang ada pada ekor keledai itu.” ”Saya tahu jumlahnya,” jawab
Nasrudin, ”Jumlah bulu yang ada
pada ekor kelesai saya ini sama
dengan jumlah rambut di janggut
Saudara.”
”Bagaimana Anda bisa membuktikan hal itu?” tanyanya
lagi. ”Oh, kalau yang itu sih mudah.
Begini, Saudara mencabut selembar
bulu dari ekor keledai saya, dan
kemudian saya mencabut sehelai
rambut dari janggut saudara. Nah, kalau sama, maka apa yang saya
katakan itu benar, tetapi kalau tidak,
saya keliru.”.......^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar