Sabtu, 17 November 2012

391 : PENGERTIAN HAJI AKBAR ( QS. AT- TAUBAH AYAT 3 )

PERTANYAAN
 

Nunu Nurul Qomariyah


Assalamu'alaikum

diskusi lagi yuuk

Bissmillah




وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. (surat At-Taubah ayat 3)
yang saya tanyakan apa pengertian haji akbar di ayat ini ?


JAWABAN


Olyk Syah Putra


Ali bin Abi Thalib pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hari Haji Akbar.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “(Haji Akbar) itu adalah hari Nahr.” (HR. Tirmidzi).

Abu Daud meriwayatkan dengan sanad yang shahih, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melaksanakan haji, beliau berhenti di antara tempat melempar jumrah pada hari Nahr, lalu beliau bertanya, “Hari apa ini?” Mereka menjawab, “Hari Nahr.” Maka Rasulullah berkata, “Ini adalah Haji Akbar.”

ada beberapa pendapat ulama.tentang haji akbar sebagai berikut:
* Pendapat yang rnengatakan hari haji akbar adalah hari Arafah.
* Pendapat yang rnengatakan hari haji akbar adalah hari Nahar (hari Idul Adha).
* Pendapat yang rnengatakan, bahwa hari haji akbar adalah hari kedua dari hari Nahar.
* Pendapat yang rnengatakan, bahwa haji akbar adalah haji qiran, sedangkan haji ashgar adalah haji ifrad.
* Pendapat yang rnengatakan, bahwa hari haji akbar adalah seluruh hari-hari haji.
* Sebagian ulama berpendapat, bahwa haji akbar adalah hari Arafah, dan haji ashgar adalah hari Nahar.
* Sebagian ulama lainnya berpendapat, haji akbar adalah haji, dan haji ashgar adalah umrah.



Arief Muncar


وعليكم السلام ورحمة الله تعالى وبركاته ومغفرة

لبسم الله الرحمن الرحيم

dalam sebuah hadis, dari Abu

Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, “Abu
Bakr As-Siddiq radhiallahu ‘anhu mengutusku
ketika musim haji yang diperintahkan Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum musim haji
wada’, bersama sekelompok kaum muslim.
Mereka mengumumkan kepada masyarakat pada
hari nahr (Idul Adha),
ﻻ ﻳﺤﺞ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻌﺎﻡ ﻣﺸﺮﻙ ﻭﻻ ﻳﻄﻮﻑ ﺑﺎﻟﺒﻴﺖ ﻋﺮﻳﺎﻥ
“Setelah tahun ini, orang musyrik tidak boleh
berhaji dan orang yang telanjang tidak boleh lagi
tawaf di kakbah.” (HR. Muslim).
Berdasarkan ayat dan hadis di atas, maka makna
hari haji akbar adalah hari dimana Abu Bakr
bersama kaum muslim yang lain, mengumumkan
kepada masyarakat Mekah bahwa orang musyrik
tidak boleh lagi melakukan haji di kakbah. Ini
menunjukkan bahwa hari haji akbar adalah hari
nahr (Idul Adha), karena pengumuman tersebut
dilakukan pada saat Idul Adha.
Imam An-Nawawi menjelaskan dalam Syarh
Sahih Muslim, bahwa Ibnu Syihab mengatakan,
“Humaid bin Abdurrahman mengatakan, ‘Hari
nahr (Idul Adha) adalah hari haji akbar,
berdasarkan hadis Abu Hurairah radhiallahu
‘anhu di atas.” Kemudian Imam An-Nawawi
memberi keterangan,
ﻣﻌﻨﻰ ﻗﻮﻝ ﺣﻤﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻗﺎﻝ
ﻭﺃﺫﺍﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺤﺞ ﺍﻷﻛﺒﺮ
ﻓﻔﻌﻞ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﻭﻋﻠﻲ ﻭﺃﺑﻮ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ
ﻫﺬﺍ ﺍﻷﺫﺍﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻨﺤﺮ ﺑﺈﺫﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ
“Makna perkataan Humaid bin Abdirrahman,
firman Allah ‘Pengumuman dari Allah dan rasul-
Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar,
…’ kemudian penyampaian pengumuman ini
dilakukan Abu Bakr, Ali bin Abi Thalib, Abu
Hurairah, dan para sahabat yang lainnya pada
saat hari Idul Adha, dengan izin dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Syarh Sahih
Muslim karya An-Nawawi, 9:116).
Imam An-Nawawi juga mengatakan, “Ulama
berselisih pendapat mengenai apa yang
dimaksud hari haji akbar. Ada yang mengatakan,
hari Arafah. Sementara Imam Malik, Imam as-
Syafi’i, dan mayoritas ulama berpendapat bahwa
haji akbar adalah hari Nahr (Idul Adha)…
sebagian ulama menjelaskan, ‘Dinamakan hari
haji akbar, untuk membedakannya dengan haji
Asghar, yaitu umrah.” (Syarh Sahih Muslim karya
An-Nawawi, 9:116).
Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, “Ulama
berbeda pendapat tentang makna haji asghar.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa haji asghar
adalah umrah. Ada juga yang mengatakan, ‘Haji
asghar adalah hari arafah (9 Dzulhijah) dan haji
akbar adalah Idul Adha’. Karena di hari Idul Adha
merupakan penyempurna kegiatan manasik haji
yang belum dilakukan.” (Fathul Bari Syarh Sahih
Bukhari, 8:321).
Dari keterangan di atas, dapat kita simpulkan
bahwa penamaan haji akbar pada dasarnya
adalah untuk membedakan dengan umrah atau
dengan kegiatan haji yang lain. Sehingga tidak
hubungannya dengan wukuf yang jatuh pada hari
jumat. Disebutkan dalam Tuhfatul Ahwadzi
Syarh Jami’ TIrmudzi:
ﻗﺪ ﺍﺷﺘﻬﺮ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻌﻮﺍﻡ ﺃﻥ ﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﺇﺫﺍ ﻭﺍﻓﻖ ﻳﻮﻡ
ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺤﺞ ﺣﺠﺎ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻻ ﺃﺻﻞ ﻟﻪ
“Terkenal di tengah masyarakat awam, bahwa
hari arafah, apabila bertepatan dengan hari
jumat maka hajinya adalah haji akbar. Dan ini
adalah pendapat yang tidak ada
dasarnya.” (Tuhfatul Ahwadzi Syarh Turmudzi,
4:27).
WAllaahu A’lam.

mohon sejuta ma'af yg tiada batasnya atas segala kesalahan Dan dosa kami baik yg sudah/sedang/akan terjadi baik lahir maupun bathin

والسلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته ومغفرة



Ki Joko Semprul

Surat At-Taubah ayat 3 :

( وأذان من الله ورسوله إلى الناس يوم الحج الأكبر أن الله بريء من المشركين ورسوله فإن تبتم فهو خير لكم وإن توليتم فاعلموا أنكم غير معجزي الله وبشر الذين كفروا بعذاب أليم

Tafsir Ibnu Katsir :


( يوم الحج الأكبر ) وهو يوم النحر الذي هو أفضل أيام المناسك وأظهرها وأكثرها جمعا

Haji akbar adalah haji uang bertepatan dengan hari nahar (10 Dzul-Hijjah) yakni hari yang paling utama , dan paling ramai dalam ibadah haji

Tafsir Al-Qurthubi

الثانية : واختلف العلماء في الحج الأكبر ، فقيل : يوم عرفة . روي عن عمر وعثمان وابن عباس وطاوس ومجاهد . وهو مذهب أبي حنيفة ، وبه قال الشافعي . وعن علي وابن عباس أيضا وابن مسعود وابن أبي أوفى والمغيرة بن شعبة أنه يوم النحر . واختاره الطبري . وروى ابن عمر أن رسول الله صلى الله عليه وسلم وقف يوم النحر في الحجة التي حج فيها فقال : أي يوم هذا فقالوا : يوم النحر ، فقال : هذا يوم الحج الأكبر . أخرجه أبو داود . وخرج البخاري عن أبي هريرة قال : بعثني أبو بكر الصديق رضي الله عنه فيمن يؤذن يوم النحر بمنى : لا يحج بعد العام مشرك ولا يطوف بالبيت عريان . ويوم الحج الأكبر يوم النحر . وإنما قيل ( الأكبر ) من أجل قول الناس : الحج الأصغر . فنبذ أبو بكر إلى الناس في ذلك العام ، فلم يحج عام حجة الوداع الذي حج فيه النبي صلى الله عليه وسلم مشرك . وقال ابن أبي أوفى : يوم النحر يوم الحج الأكبر ، يهراق فيه الدم ، ويوضع فيه الشعر ، ويلقى فيه التفث ، وتحل فيه الحرم . وهذا مذهب مالك ؛ لأن يوم النحر فيه كالحج كله ؛ لأن الوقوف إنما هو ليلته ، والرمي والنحر والحلق والطواف في صبيحته . احتج الأولون بحديث مخرمة أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : يوم الحج الأكبر يوم عرفة . رواه إسماعيل القاضي . وقال الثوري وابن جريج : الحج الأكبر أيام منى كلها . وهذا كما يقال : يوم صفين ويوم الجمل ويوم بعاث ، فيراد به الحين والزمان لا نفس اليوم . وروي عن مجاهد : الحج الأكبر القران ، والأصغر الإفراد . وهذا ليس من الآية في شيء . وعنه وعن عطاء : الحج الأكبر الذي فيه الوقوف بعرفة ، والأصغر العمرة . وعن مجاهد أيضا : أيام الحج كلها . وقال الحسن وعبد الله بن الحارث بن نوفل : إنما سمي يوم الحج الأكبر لأنه حج ذلك العام المسلمون والمشركون ، واتفقت فيه يومئذ أعياد الملل : اليهود والنصارى والمجوس . قال ابن عطية : [ ص: 11 ] وهذا ضعيف أن يصفه الله عز وجل في كتابه بالأكبر لهذا . وعن الحسن أيضا : إنما سمي الأكبر لأنه حج فيه أبو بكر ونبذت فيه العهود . وهذا الذي يشبه نظر الحسن . وقال ابن سيرين : يوم الحج الأكبر العام الذي حج فيه النبي صلى الله عليه وسلم حجة الوداع ، وحجت معه فيه الأمم .

Dalam tafsir Al-Qurthubi dijelaskan ulama berbeda pendapat mengenai hari apa sebenarnya haji akbar :

~ Ada yang mengatakan yaitu hari 'arofah (9 Dzul-Hijjah), yaitu pendapatnya madzhab Abu Hanifah dan pendapat Imam Asy-Syafi'i
~ Ada yang berpendapat yaitu hari nahr (10 Dzul-Hijjah), yaitu menurut qoulnya Ibnu Abi Awfa dan didukung oleh madzhab Maliki.
tidak dijelaskan pendapat dari madzhab Hanabilah disini.
~ Menurut Ibnu Sirin bahwa haji akbar adalah haji dimana Rasulullah shollallah 'alaihi wasallam melakukan haji wada' dengan diikuti para sahabat dan umat muslim pada waktu itu

Tafsir At-Thobari

وأما قوله : ( يوم الحج الأكبر ) ، فإن فيه اختلافا بين أهل العلم .

فقال بعضهم : هو يوم عرفة .

Dalam tafsir ini juga terdapat hilaf, ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa haji akbar yaitu haji yang bertepatan dengan hari 'arofah

http://www.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=50&surano=9&ayano=3

Tafsir Al-Jalalain

( وأذان ) إعلام ( من الله ورسوله إلى الناس يوم الحج الأكبر ) يوم النحر ( أن ) أي بأن ( الله برئ من المشركين ) وعهودهم ( ورسوله ) برئ أيضا "" وقد بعث النبي صلى الله عليه وسلم عليا من السنة وهي سنة تسع فأذن يوم النحر بمنى بهذه الآيات وأن لا يحج بعد العام مشرك ولا يطوف بالبيت عريان "" رواه البخاري ( فإن تبتم ) من الكفر ( فهو خير لكم وإن توليتم ) عن الإيمان ( فاعلموا أنكم غير معجزي الله وبشر ) أخبر ( الذين كفروا بعذاب أليم ) مؤلم وهو القتل والأسر في الدنيا والنار في الآخرة .

focus :

يوم الحج الأكبر ) يوم النحر

Dalam tafsir ini haji akbar adalah pada hari nahar

diluar itu semua mari kita berdo'a mudah mudahan kita semua bisa memenuhi panggilan suci ke tanah suci tahun depan. aamiin.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar