Minggu, 23 Juni 2013

947 : HARUS TAU MAKNA KECUALI AL-QUR'AN DAN SHOLAWAT

Harus Tau Makna,,,, Kecuali al-Qur`an dan Shalawat

ﻧﻬﺎﻳﺔ ﺍﻟﺰﻳﻦ ﻓﻲ ﺇﺭﺷﺎﺩ ﺍﻟﻤﺒﺘﺪﺋﻴﻦ ص 76 :

ﻭﺗﺪﺑﺮ ﺫﻛﺮ ﻭﻻ ﻳﺜﺎﺏ ﻋﻠﻴﻪ ﺇﻻ ﺃﻥ ﻋﺮﻑ ﻣﻌﻨﺎﻩ ﻭﻟﻮ ﺑﻮﺟﻪ ﻛﻤﺎ ﺃﻓﺎﺩﻩ ﺍﻟﻮﻧﺎﺋﻲ.

ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﺒﺮﺍﻣﻠﺴﻲ ﻻ ﺑﺪ ﺃﻥ ﻳﻌﺮﻓﻪ ﻭﻟﻮ ﺑﻮﺟﻪ. ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﺍﻟﻜﺎﻓﻲ ﺃﻥ ﻳﺘﺼﻮﺭ ﺃﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﺴﺒﻴﺢ ﻭﺍﻟﺘﺤﻤﻴﺪ ﻭﻧﺤﻮﻫﻤﺎ ﺗﻌﻈﻴﻤﺎ ﻟﻠﻪ ﻭﺛﻨﺎﺀ ﻋﻠﻴﻪ. ﺍﻧﺘﻬﻰ

ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻨﻮﺍﻧﻲ ﻓﻘﺪ ﻗﺎﻝ ﺍﻷﻛﺎﺑﺮ ﺍﻷﺧﻴﺎﺭ ﺃﻥ ﺍﻟﺸﺨﺺ ﻻ ﻳﺜﺎﺏ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺇﻻ ﺇﺫﺍ ﻋﺮﻑ ﻣﻌﻨﺎﻩ ﻭﺍﺳﺘﺤﻀﺮﻩ ﻭﻟﻮ ﺇﺟﻤﺎﻻ ﻣﺎ ﻋﺪﺍ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺍﻟﻤﺨﺘﺎﺭ . ﺍﻫ

Dan (sunnah) merenungi (makna) dzikir (secara global), dzikir itu tidak akan dibalas dg pahala kecuali bila diketahui/dimengerti maknanya meskipun secara global, sebagaimana keterangan oleh al-Wana`i.

Imam al-Syibramulsi berkata: Harus diketahui/dimengerti maknanya meskipun secara global, dan langkah yg dianggap cukup dalam hal itu adalah hendaknya bisa digambarkan bahwa dalam Tasbih dan Tahmid dan contoh sesamanya itu mengandung unsur pengagungan terhadap Allah serta sebagai bentuk pujian terhadanya. Selesai

Imam al-Syanwani berkata: Para punggawa ulama terpilih berkata: Seseorang hanya diberi pahala atas dzikirnya jika dia mengetahui maknanya dan mampu menghadirkannya dalam hati meskipun secara global, terkecuali bacaan al-Qur`an dan Shalawat Salam terhadap Nabi Yg Terpilih (Muhammad ibn 'Abdillah).

ﻓﺘﺢ ﺍﻟﻤﻌﻴﻦ - ﺍﻟﻤﻠﻴﺒﺎﺭﻱ ﺍﻟﻬﻨﺪﻱ - ﺝ - ١ ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ ٢١٨ - ٢١٩:

ﻭﻗﻀﻴﺔ ﻛﻼﻣﻬﻢ ﺣﺼﻮﻝ ﺛﻮﺍﺏ ﺍﻟﺬﻛﺮ ﻭﺇﻥ ﺟﻬﻞ ﻣﻌﻨﺎﻩ، ﻭﻧﻈﺮ ﻓﻴﻪ ﺍﻷﺳﻨﻮﻱ. ﻭﻻ ﻳﺄﺗﻲ ﻫﺬﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻟﻠﺘﻌﺒﺪ ﺑﻠﻔﻈﻪ ﻓﺄﺛﻴﺐ ﻗﺎﺭﺋﻪ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﻌﺮﻑ ﻣﻌﻨﺎﻩ، ﺑﺨﻼﻑ ﺍﻟﺬﻛﺮ ﻻ ﺑﺪ ﺃﻥ ﻳﻌﺮﻓﻪ ﻭﻟﻮ ﺑﻮﺟﻪ. ﺍﻧﺘﻬﻰ

Keputusan pendapat para ulama ahli fiqh adalah hasilnya pahala untuk zdikir meskipun tidak diketahui maknanya, dan dalam hal ini al-Asnawi mempunyai pertimbangan lain. Dan pertimbangan tersebut tidak berlaku pada pembacaan al-Qur`an karena ada nilai ibadah dg lafazdnya sehingga orang yg membacanya tetap diberi pahala meskipun tidak tau maknanya. Hal itu berbeda dg dzikir yg diharuskan untuk mengetahui maknanya meskipun secara global atau kesimpulannya saja. Selesai

ﺇﻋﺎﻧﺔ ﺍﻟﻄﺎﻟﺒﻴﻦ - ﺍﻟﺒﻜﺮﻱ ﺍﻟﺪﻣﻴﺎﻃﻲ - ﺝ ١ - ﺍﻟﺼﻔﺤﺔ ٢١٨ - ٢١٩:

ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻗﻀﻴﺔ ﻛﻼﻣﻬﻢ ﺃﻱ ﺍﻟﻔﻘﻬﺎﺀ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻧﻈﺮ ﻓﻴﻪ ﺃﻱ ﻓﻲ ﺣﺼﻮﻝ ﺍﻟﺜﻮﺍﺏ ﻣﻊ ﺟﻬﻞ ﺍﻟﻤﻌﻨﻰ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻻﻳﺄﺗﻲ ﻫﺬﺍ ﺃﻱ ﺍﻟﺘﻨﻈﻴﺮ ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻟﻠﺘﻌﺒﺪ ﺑﻠﻔﻈﻪ ﺃﻱ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻓﺄﺛﻴﺐ ﻗﺎﺭﺋﻪ ﺃﻱ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ. ﻗﻮﻟﻪ: ﺑﺨﻼﻑ ﺍﻟﺬﻛﺮ ﺧﺒﺮ ﻟﻤﺒﺘﺪﺃ ﻣﺤﺬﻭﻑ، ﺃﻱ ﻭﻫﺬﺍ ﺑﺨﻼﻑ ﺍﻟﺬﻛﺮ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻻ ﺑﺪ ﺇﻟﺦ ﺍﻷﻭﻟﻰ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﻓﺎﺀ ﺍﻟﺘﻔﺮﻳﻊ. ﻭﻗﻮﻟﻪ: ﺃﻥ ﻳﻌﺮﻓﻪ ﺃﻱ ﻣﻌﻨﻰ ﺍﻟﺬﻛﺮ. ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻟﻮ ﺑﻮﺟﻪ ﺃﻱ ﺑﺄﻥ ﻳﻌﺮﻑ ﺃﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﺴﺒﻴﺢ ﻭﺍﻟﺘﺤﻤﻴﺪ ﻭﻧﺤﻮﻫﻤﺎ ﺗﻌﻈﻴﻤﺎ ﻟﻠﻪ ﻭﺛﻨﺎﺀ ﻋﻠﻴﻪ. ﺍﻫ
 
link dokumen :
 
http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/607290915962317/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar