Kamis, 19 April 2012

003 : TAUHID SUMBER KEBAHAGIAAN.

TAUHID SUMBER KEBAHAGIAAN.

Sebagai orang yg mengaku beriman, yakinlah dgn bertauhid seseorang bisa merubah keadaannya menjadi baik, niscaya ia akan mampu merubah seseorang menjadi orang yg penuh cinta kepada Allah, penuh takut, dan penuh harap kepada Allah.
Dan siapakah yang paling baik Diennya dr pada org yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan dan mengikuti dien Ibrahim yg lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangannya (QS. An- Nisa : 125).Tauhid akan memberi dampak positif dalam kehidupan umat manusia. Sebagai amalan hati, karena hati adalah salah satu bagian yg selalu di lihat dan di perhatikan Allah, maka, jika dalam hati itu tertanam pohon tauhid, Allah akan selalu menjaga dan melindungi. " sesunhuhnya Allah ta'ala tidak melihat kepada jasad kalian dan pada wajah kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati kalian. ( HR. Muslim). Kemudian tauhid dalam kaitanya dgn amalan lisan, di mana lisan selalu basah dgn dzikir kepada Allah, maka yg bersangkutan akan selalu di ingat Allah. Karena itu ingatlah kamu kepada - Ku, niscya aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlaq kepada Ku, dan janganlah kamu mengingakari (nikmat)- Ku. Al baqarah : 152. Tauhid yg berkaitan dgn amalan jiwa dan raga, dimana seseorang selalu bergerak mendekat kepada Allah, maka Allah akan lebih mendekat kepadanya. Dan brang siapa mendekatkan diri kepada Ku satu jengkal niscya Aku akan dekat kepadanya satu hasta, dan brang siapa mendekat kepada Ku satu hasta niscya Aku akan dekat kepadanya satu depa, dan brang siapa datang kepada Ku dgn berjalan niscya Aku akan mendatanginya dgn berlari ( HR. Muslim).Tauhid memiliki pengaruh positif yg begitu bnyak bgi siapa saja yg menanam di dalam hatinya, diantara sekian bnyak dampak positif itu adalah pembersih jiwa dan raga, dan inilah yg membuat Malaikat senang dan selalu ingin berdekatan denganya, dalilnya yg di tulis mbk midha di atas. Fushilat :30. Tauhid juga menanamkan hubungan baik antara sesama manusia dgn harmonis sebgaimana hadits dari Abu hurahrah, ia berkata, Rasulullah bersabda, brang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir ( kiamat) hendaknya ia tidak menyakiti tetangganya, brang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya memulyakan tamunya, dan brang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau diam. ( HR. Muttafaq 'alaih)Tauhid juga menjadi sumber motivasi untuk mencapai masa depan yang lebih baik

tauhid menanamkan optimisme untuk menggapapi masa depan yg gemilang, ' tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk ( kepentingan) mu apa yg di langit dan apa yg di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat NYA lahir dan batin, dan di antara manusia ada yg membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa kitab yg memberi penerangan, ( Lukmn : 20).

kemudian dampak positif lainnya adalah menanamkan rasa harap yg tinggi terhadap syafa'at Rasulullah di padang masyhar berdasarkan hadits dari Abu Hurairah, berkata Rasulullah ketika di tanya , siapakah manusia yg paling bahagia menerima syafa'atmu pada hari kiamat? Beliau menjawab ; Manusia yg paling bahagia dgn syafa'atku pada hari kiamat adalah yg berkata tiadallah ( Tuhan) selain Allah , murni dari hati dan jiwanya, (HR.Bukhari).
tauhid juga menanamkan rasa yg besar terhadap kehidupan surga yg indah dan abadi, sesungguhnya orang2 yg beriman dan mengerjakan amal2 saleh , bagi mereka surga aurga yg penuh kenikmatan, kekal mereka di dalamnya , sebagai janji Allah yg benar. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ( Lukman :8-9).
dan tentunya masih banyak dampak positif dari bertauhid. tapi paling tidak dari pemaparan di atas dapat mewakili sebagian dari dampak positif yg sangat begitu penting bagi manusia , karena tanpa tauhid itu niscaya manusia akan terpuruk dalam hidup dan kehidupannya , di dunia maupun akhirat..
sejarah mencatat umat manusia berulang kali mengalami keterpuruka , baik pribadi maupun berbansa, keterpurukan itu Allah berikan sebagai bentuk peringatan atau bisa jadi azab, supaya suku atau bangsa tersebut kembali ke fithrahnya, namun apabila peringatan itu di abaikan , maka kemurkaan Allah secara total akan di limpahkan kepada suku atau bangsa tersebut secara massif, hal tersebut pernah di alami oleh umat Nabi Nuh, Nabi Shaleh, Nabu Hud, Nabi Luth.
semua kenyataan ini merupakan sunnatullah dalam kehidupan manusia dari dahulu hingga sekarang dan akan terus berlangsung sampai dunia ini Kiamat, untuk itu, sunnatullah ini secara global terbagi menjadi dua;

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh baik laki2 maupun perempuan dalam keadaan beriman maka sesungguhnya akn kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (QS: An-Nahl: 97)

Pertama, barang siapa yg mengerjakan amal saleh, baik laki2 maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yg baik dan sesunhuhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dgn pahala yg lebih baik dari apa yg telah mereka kerjakan ( An- Nahl : 97).
kedua; dan barang siapa berpaling dari peringatan- KU, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit, dan kami akan menghimpukannya pada hari kiamat dalam keadaan buta, ( Thaha :124).
untuk mengatasi persoalan itu di mana seseorang akan mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan , ada beberapa solusi yg diantarannya;

pertama; menegakkan kalimat tauhid secara ikhlas dalam lubuk hati yg paling dalam.
kedua; memperbanyak istihgfar seperti yg disarankan oleh Nabi Nuh pada Kaumnya dan seperti yg dilakukan Nabi Yunus dalam perut ikan, 'sesungguhnya Yunus benar -benar salah seorang Rasul, ( ingatlah ) ketika ia lari , ke kapal yg penuh muatan kemudian ia ikut berundi lalu ia termasuk orang - orang yang kalah dalam undian, maka ia di telan oleh ikan besar dalam keadaan tercela , maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang- orang yang banyak mengingat Allah , niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. ( QS, Ash-Shaffat; 139-144)
ketiga; taqarrub kepada Allah dengan berbagai amal shaleh , ternasuk sedekah.
keempat; saling mengingatkan. kelima; saling menolong dalam kebaikan ,... dan tolong menolonglah kamu dalam ( mengerjakan ) kebajikan dan takwa , dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.....( Al-Maidah ; 2)
Berbuat utk diri sendiri adalah EGOIS Berbuat utk orang lain adalah PENGHAMBAAN ; Berbuat utk diri sendiri dan Tuhan adalah MUSYRIK Berbuat utk diri sendiri dan orang Lain KARENA ALLOH Itulah TAUHID

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar