Kamis, 19 April 2012

013 : KISAH NENEK CINTA RASULULLAH SAW

Sebutlah mbh Warsih. Keseharian berjualan gethuk di depan masjid agung di pusat kota. Tiada warung atau toko. Hanya lesehan pada trotoar yang panjang, dengan bakul yg selalu digendongnya...

Tiap waktu asar, mbh warsih menyudahi jualannya dan selalu menyempatkan sholat asar berjama'ah di masjid. Seusai sholat asar, biasanya mbh Warsih duduk - duduk di teras masjid, dan bersiap - siap melakukan aktivitas harian.

Di masjid agung tersebut ada 2 buah pohon besar dimana daun - daun dan ranting - ranting banyak yang berjatuhan. Mbh Warsih melakukan aktivitas hariannya dengan memunguti daun - daun dan ranting - ranting itu dengan menggunakan tangannya.

Tanpa sadar, mbh Warsih selalu diamati oleh penjaga masjid. Dengan merasa kasihan n aneh kenapa mbh Warsih selalu memungut daun dan ranting itu, padahal mbh Warsih udah lelah berjualan ditambah lagi usia mbh Warsih sekitar 75 tahunan. Terdengar seruan penjaga masjid :"Mbh...jangan repot - repot membersihkan daun dan ranting itu, biar saya saja mbh."...jawab mbh Warsih dengan tersenyum:"G pa pa Nak...biar masjid selalu bersih."...Lanjut penjaga masjid seraya menghampiri mbh Warsih :"Biar saya saja mbh..ni saya udah bawa sapu sekalian."..

Akhirnya penjaga masjid itupun membersihkan daun dan ranting itu menggunakan sapu, dengan niat biar mbh Warsih g kecapean. Tapi apa yang terjadi mbh Warsih menangis tersedu - sedu dan kaget si penjaga Masjid mbh Warsih sudah tergeletak di tanah 'PINGSAN'. Dengan ketakutan penjaga Masjid segera membawa mbh Warsih pulang kerumah. Sampai kerumah, ternyata itu perjumpaan si penjaga Masjid dan mbh Warsih untuk yang terakhir kalinya. Mbh Warsih sudah kembali ke pangkuan Ilahi Robbi.'"Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un"

Dengan perasaan bersalah dan penasaran, si penjaga Masjid bertanya kepada anak mbh Warsih :"Maaf Pak...knp mbh Warsih suka memunguti daun dan ranting di masjid agung...tadi sebelum mbh Warsih pingsan, beliau memunguti daun dan ranting lagi, karena saya merasa kasihan saya membantu mbh Warsih tuk membersihkan semua daun dan ranting yang jatuh sampai bersih. Tapi kejadian itu membuat mbh Warsih menangis dan akhirnya pingsan. Saya merasa bersalah, karena saya mbh Warsih sedih bukan main...maafkan saya Pak..Kalau boleh tahu,knp mbh Warsih melakukan itu?"..ujar si penjaga masjid panjang lebar.

Jawab anak mbh Warsih :"Pak..ini semua sudah ditakdirkan oleh Allah jadi bapak g usah mersa bersalah..begini Pak..ibu saya sangat suka memunguti daun - daun dan ranting - ranting yang berjatuhan bukan saja untuk membersihkan, tetapi dalam satu daun atau satu ranting yang dipungut mbh Warsih terucap 1 kalimat sholawat untuk baginda Rasulullah Muhammad SAW."

Dengan haru dan terkesan si penjaga masjid berkata :"SubhanAllah...mbh Warsih sungguh mulia dirimu...tiada yang kau banggakan ibadahmu...hanya harapan syafaat baginda Muhammad SAW dengan rasa cintamu kepada Rasul Muhammad SAW."

"LUAR BIASA...TIAP DAUN ATAU RANTING YANG DIPUNGUT TERUCAP 1 SHOLAWAT TUK BAGINDA RASULULLAH SAW. BAGIMANA DENGAN KITA???"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar