Jumat, 20 April 2012

057: KISAH ASHABUL KAHFI

PERTANYAAN

Nenk Saydah

  Mohon dong jelaskan sedikit kpd abah dan kiyai aryo tentang kisah ashabul kahfi,"ma'lum ingat ingat lupa"^_^  


JAWABAN

 Aryo Mangku Langit

bismillah :   sebagai Pembukaan>>   Kisah Ashabul Kahfi merupakan suatu kisah benar mengenai beberapa orang pemuda yang tertidur di dalam sebuah gua, dan cuma bangun 309 tahun kemudian.   Pemuda-pemuda beriman ini hidup pada masa Raja Diqyanus di Rom, beberapa ratus tahun sebelum diutusnya Nabi Isa a.s. Mereka hidup di tengah masyarakat penyembah berhala dengan seorang raja yang zalim. Demi menjaga iman, mereka melarikan diri dari kota, dikejar oleh tentera raja untuk dibunuh. Hingga pada suatu ketika, sampailah mereka di mulut sebuah gua yang kemudian dipakai sebagai tempat persembunyian



Abah Than-than >>


 Ke Enam pemuda itu mengadakan perjamuan di rumah Tamlikho ,namun pd saat makan dia tdk makan dan ditanya oleh teman2nya. kenapa kamu tdk makan ? aku sdg memikirkan knpa dikyanus yg selama 30 tahun tdk pernah sakit ,skrg raja sakit, lalu raja mengaku tuhan ,knpa tuhan sakit ? ternyata yg 5 org pun memiliki pemikiran yg sama, akhirnya mrk ber 6 sepakat utk pergi meninggalkan raja yg zalim itu ,dg kuda sampai 3 mil, dan meneruskan dg jalan kaki diperjalanan bertemu dg penggembala, dan meminta air minum dan sedikit makanan . Si gembala bertanya, wahai para pemuda kalian tdk spt org sini apakah kalian melarikan diri ? akhirnya mrk menceriterakan kpd penggembala ,mendengar itu si gembala berkata," itulah yg ada di pikiranku,dan sepakat ikut dg ke6 pemuda dimana sigembala memiliki se ekor anjing yg warnanya hitam namanya Qithmir. Jd Bertambahlah jumlah mrk jd 7 org. Ke 7 org itu berangkat menuju pegunungan dan mrk menemukan GUA yg ada pohon sdg didalamnya ada mata air yg menyegarkan, akhir mrk beristirahat dan tidur didlm didalamnya. Setelah raja tahu para penasehatnya pergi, mk disuruh utk mencari dan ditemukan sdg tdr didalam gua dan raja memerintahkan utk menutup gua itu ,katakan jk mrk benar suruh mrk menyeru TUHAN nya utk mengeluarkan mrk. Para pemuda itu tdr selama 309 tahun (Qs.18:19)


Dgn tdk menyadari akhirnya mrk bangun dan mereka lapar, melihat sumber mata air sdh kering pohon sdh tdk berbuah, akhirnya diputuskan salah seorang pergi utk membeli makanan dan Tamlikho lah yg berangkat, stlh berjalan cukup jauh akhirnya sampai juga dikota dan dipintu kota ada tulisan Tiada Tuhan selain Alloh dan Isa adalah Nabiyyulloh. Dia merenung dan kaget, baru satu setengah hari aku tinggalkan kota ini,pikirnya Oleh krn lapar dan ditunggu oleh para sahabatnya ia menuju pasar mencari tkg Roti, akhirnya membeli Roti, Tkg roti kaget karena dibyr dg uang lama,yaitu 300 th yg lalu, dan Tamlikho dituduh menemukan harta karun, jk kamu berbg mk tdk akan dilaporkan ke raja..kt tkg roti, Tamlikho bertanya, kota apa ini ?Afsus jwb tk roti , Siapa rajamu ?tanya Tamlikho ," Abdurakhman, jwb tk roti . Kemaren aku baru meninggalkan kota ini, krn rakyatnya menyembah Dikyanus raja yg zalim, tk.roti kaget akhirnya melaporkan Tamlikho ke raja dan mulailah di intrograsi..


Raja yg bijak bertanya , siapa namamu ?" dalem saya Tamlikho . Dari mana kamu dapatkan uang ini ?Tanya raja". Saya bekal dan membw sendiri uang ini ,jwb Tamlikho '. Adakah kamu yg kenal dikota ini ? tanxa raja, lalu Tamlikho menyebutkan 1000 nama ,namun tak satupun mrk yg kenal. Apakah kamu punya keluarga atau rumah ?tanya raja ", lalu Tamlikho minta dr fihak kerajaan utk mengawal dirinya menuju suatu tempat . Ini rumah saya kata Tamlikho,mk diketuklah pintu rmh oleh tentara kerajaan dan keluarlah seorang kakek tua yg bulu alis nya pun sdh memutih. Orang tua itu ketakutan dan bertanya ada kepentingan apa ,wonten opo iki ? tanya org tua itu , salah seorg ponggawa kerajaan menjelaskan bhw ia mengantar org ini dan mengaku bhw rumah ini adalah miliknya ,si org tua marah ,sopo yg ngomong ?ponggawa itu menunjuk pd Tamlikho .. lalu org tua itu bertanya, sopo namae ? dan apa alasanmu ngaku2 rmh ku..sampean ini sopo ? Tamlikho dg tenang menjawab ," dalem pak tua jenenganku Tamlikho ..sopo coba sekali lagi..org tua itu mendesak , namaku Tamlikho bin Filsin, org tua itu melongo sejenak dan akhir berteriak memanggil dan menyebut kakek buyutku, ia menciumi tangan dan kaki Tamlikho ,dia menjelaskan kpd para ponggawa kerajaan, bhw terbuktilah kakek buyutnya yg pernah di ceriterakan oleh Isa As, bhw ia akan hidup lagi. dan akhirnya Tamlikho dibawa kembali ke kerajaan dg cara terhormat...


Dikerajaan ..akhirnya Tamlikho disambut dan diciumi oleh seluruh yg hadir tak terkecuali raja. Akhirnya raja memerintahkan utk menjemput sahabat yg 6 org yg sdg menunggu di GUA. Akhirnya sepasukan berkuda mengiringi Tamlikho tak ketinggalan juga sang raja menuju gua. Sebelum mendekati gua ,Tamlikho berunding ,agar yg masuk ke Gua hanyalah dirinya, sbb teman2nya akan curiga bhw yg dtg adalah tentara Dikyanus akhir dimaklumi dan disepakati, lalu Tamlikho pergi menuju Gua dan masuk menjumpai para ulama muda yg sdg menunggunya ..a Kedatangan TAMLIKHO disambut dg perasaan gembira walaupun rasa cemas karena khawatir ditangkap raja Dikyanus yg Zalim. Tamlikho ,bertanya berapa kita tidur ? para sahabatnya menjwb satu setengah hari ,lalu Tamlikho menjelaskan bhw mrk tertidur selama 309 tahun, rajapun sdh berganti dg raja yg adil ,kita bersyukur menjadi hujah-Nya dan marilah kita memohon Alloh swt ,stlh itu mrk di wafatkan dan ditutup oleh-Nya Gua itu. Raja Abdurakhman dan bala tentaranya mencari pintu gua dmn mrk melihat masuknya Tamlikho namun stlh di keliling tetap tdk ditemukan jejak 7 PEMUDA YG DISEBUT DG ASHABUL KAHFI Afsus adalah satu kota di ROMA ,yang disitu ada 2 pemimpin spiritual ,muslim dan kristen, maka kedua pemimpin itu mengklaim ,kata raja muslim akan dibangun tempat ibadah krn 7 pemuda itu adalah muslim dan pemimpin kristen juga akan membangun tempat ibadah krn 7 pemuda itu adalah kristen, mk terjadilah perang dan kaum muslimin memenangkan peperangan itu . Qs.18 : 21. begitulah riwayat 7 pemuda Ashabul Kahfi yg tertulis dalam Taurot dan Injil juga dalam Al-Qur'an.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar