Sabtu, 20 Juli 2013

1043 : SETAN DI BELENGGU DI BULAN RAMADHAN

PERTANYAAN

Asslamu'alakm...
Sugeng enjing sedulur huda.
Nderek tangklet.
Ap yang di maksud setan dibelenggu dibulan ramadan?
Hatur nuwun.

Wassalamu'alaikm...

JAWABAN


Ibnu Hasyim Alwi

Wa alaikum salam

Setan yang di belenggu di bulan romadhon ialah setan yang asli setan(setan dari bangsa setan)
sehingga dapat kita rasakan pada bulan romadhan ini kemaksiatan lebih mengurang dari pada selain bulan romadhon .
Namun juga tidak jarang kemaksiatan masih sering kita jumpai di bulan romadhon ini di karnakan kemaksiatan tersebut disebabkan oleh godaan nafsu dan setan yang berwujud manusia.
Seperti yang Telah Termaktub Dalam "FATHUL BARI "..
فإن قيل كيف نرى الشرور والمعاصي واقعة في رمضان كثيرا فلو صفدت الشياطين لم يقع ذلك فالجواب أنها إنما تقل عن الصائمين الصوم الذي حوفظ على شروطه وروعيت آدابه أو المصفد بعض الشياطين وهم المردة لاكلهم كما تقدم في بعض الروايات أو المقصود تقليل الشرور فيه وهذا أمر محسوس فإن وقوع ذلك فيه أقل من غيره اذلا يلزم من تصفيد جميعهم أن لا يقع شرولا معصية لأن لذلك أسبابا غير الشياطين كالنفوس الخبيثة والعادات القبيحة والشياطين الإنسية

Brojol Gemblung

 ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﻘُﺮْﻃُﺒِﻲّ ﺑَﻌْﺪَ ﺃَﻥْ ﺭَﺟَّﺢَ ﺣَﻤْﻠﻪ ﻋَﻠَﻰ ﻇَﺎﻫِﺮِﻩِ : ﻓَﺈِﻥْ ﻗِﻴﻞَ ﻛَﻴْﻒَ ﻧَﺮَﻯ ﺍﻟﺸُّﺮُﻭﺭَ ﻭَﺍﻟْﻤَﻌَﺎﺻِﻲَ ﻭَﺍﻗِﻌَﺔً ﻓِﻲ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ﻓَﻠَﻮْ ﺻُﻔِّﺪَﺕْ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ ﻟَﻢْ ﻳَﻘَﻊْ ﺫَﻟِﻚَ ؟ ﻓَﺎﻟْﺠَﻮَﺍﺏُ ﺃَﻧَّﻬَﺎ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺗَﻘِﻞُّ ﻋَﻦْ ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻤِﻴﻦَ ﺍﻟﺼَّﻮْﻡ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺣُﻮﻓِﻆَ ﻋَﻠَﻰ ﺷُﺮُﻭﻃِﻪِ ﻭَﺭُﻭﻋِﻴَﺖْ ﺁﺩَﺍﺑُﻪُ ، ﺃَﻭْ ﺍﻟْﻤُﺼَﻔَّﺪ ﺑَﻌْﺾ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦِ ﻭَﻫُﻢْ ﺍﻟْﻤَﺮَﺩَﺓُ ﻟَﺎ ﻛُﻠُّﻬُﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﺗَﻘَﺪَّﻡَ ﻓِﻲ ﺑَﻌْﺾِ ﺍﻟﺮِّﻭَﺍﻳَﺎﺕِ ، ﺃَﻭْ ﺍﻟْﻤَﻘْﺼُﻮﺩِ ﺗَﻘْﻠِﻴﻞ ﺍﻟﺸُّﺮُﻭﺭِ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻫَﺬَﺍ ﺃَﻣْﺮ ﻣَﺤْﺴُﻮﺱ ﻓَﺈِﻥَّ ﻭُﻗُﻮﻉ ﺫَﻟِﻚَ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﻗَﻞّ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِﻩِ ، ﺇِﺫْ ﻟَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻡُ ﻣِﻦْ ﺗَﺼْﻔِﻴﺪ ﺟَﻤِﻴﻌﻬﻢْ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﻳَﻘَﻊُ ﺷَﺮّ ﻭَﻟَﺎ ﻣَﻌْﺼِﻴَﺔ ﻟِﺄَﻥَّ ﻟِﺬَﻟِﻚَ ﺃَﺳْﺒَﺎﺑًﺎ ﻏَﻴْﺮ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦِ ﻛَﺎﻟﻨُّﻔُﻮﺱِ ﺍﻟْﺨَﺒِﻴﺜَﺔِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﺩَﺍﺕ ﺍﻟْﻘَﺒِﻴﺤَﺔ ﻭَﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦِ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴِﻴَّﺔ .ﻓﺘﺢ ﺍﻟﺒﺎﺭﻱ ﻻﺑﻦ ﺣﺠﺮ ) -ﺝ / 6 ﺹ 136 )

Al-Qurthubi berkata, setelah menguatkan pembawaannya (terhadap hadits itu) pada makna zahirnya (yang nyata, sebenarnya, tidak dita’wil; atau tidak dialihkan maknanya): "Jika dikatakan, bagaimana kita masih dapat menyaksikan banyaknya keburukan dan kemaksiatan di bulan Ramadhan, seandainya syetan diikat, seharusnya hal itu tidak terjadi?" Maka jawabannya adalah, "Bahwa kemampuan syetan menggoda menjadi berkurang dalam menggoda orang-orang yang berpuasa apabila dia memperhatikan syarat-syarat dan adab-adabnya. Atau pemahaman lain bahwa yang diikat hanyalah syetan pembangkang, bukan semuanya sebagaimana disebutkan dalam sebagian riwayat. Atau yang dimaksud adalah berkurangnya keburukan di bulan tersebut, dan ini adalah perkara yang dapat dirasakan, karena terjadinya keburukan menjadi berkurang di bulan ini. Disamping itu, kalaupun semua syetan diikat, hal itu bukan berarti tidak akan terjadi keburukan dan kemaksiatan, karena semua itu dapat terjadi karena sebab selain syetan, seperti hawa nafsu yang buruk, serta kebiasaan jahat atau karena syetan (dari jenis) manusia." (Fat-hul Bari oleh Ibnu Hajar, juz 6 halaman 136


link dokumen :

 https://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/618984331459642/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar