Selasa, 09 Juli 2013

994 : HUKUM SISA MANI APAKAH HARUS MANDI WAJIB ?

PERTANYAAN

Durö Böy

Assalamualaikum wr wb

Deskripsi masalah Bagaimana hukumnya bila seorang istri saat shalat mengeluarkan sisa mani dari farjinya?

Dikarenakan sebelumnya dia berjima’ dengan suaminya. Apakah dia harus membatalkan shalatnya?

apakah itu membatalkan wudhu apa dan apakah Harus MANDI besar ......? Atas jawabanya trima kasih ....!!

JAWABAN

Mbah Pardan Milanistie

wa'alaikum salam

Wajib mengulang mandinyaWalau Anzala faghtasala, tsumma khorojat baqiyatul maniyya wajaba al guslu tsaniyan qot'an sawa'un khorojat qoblabauli au ba'dahu.Roudhotuttholibin juz 1/37Andai seorang yang keluar mani maka dia mandi,lantas mani yang tersisa keluar maka otomatis wajb mandi yang kedua sama juga kelurnya mani sebelum buang air kecil atau sesudahnya.

Wallohu a'lam

Sunde Pati

wa alaikum salamWajib mandi lagi.

karena secara dzohir mani yang keluar tersebut sebagian adalah maninya sendiri (

قوله وخرج بمنيه مني غيره) إلى-أن قال-أوفى قبلها وخرج منه بعدماذكرفإن قضت شهوتهاحال الوطء بأن كانت بالغة مختارة مستيقظة وجب عليه إعادة الغسل لإن الظاهرأنه منيهما معا لإختلاطهما وأقيم الظن هنا مقام اليقين . الشرقاوى جـ : 1/77

link dokumen :

 https://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/614409028583839/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar