Jumat, 26 Juli 2013

1069 : HUKUM MINUM OBAT PENCEGAH HAID

PERTANYAAN

Indahnya Saatmengingatmu Yarobb

Assalamualaikum wr wb...mau tanya nih masalah wanita karna bulan puasa kepingin puasa 1 bulan penuh boleh gak minum pil yg bisa menghambat datang nya haid supaya gak datang haid dalam bulan ramadhan ini...tlng di jawab ya akhi ya ukhti...?

JAWABAN

Sanusi El Ruzy

wa'alaikum salam

q hanya copas..... ===[[[====

dari >> 1. Muh Mawahib
Boleh selama tdk membahayakan ato ada efek samping yg merusak organ tubuh trutama organ pnting wanita sprti d perbolehkanx memakai obat penahan haid saat melaksanakan ibadah haji




>> 2. Hawa Ichda
Demi ingin berpuasa sebulan penuh seorang muslimah mngkonsums i obat anti haidh maka hal ini di perbolehka n sebagaiman a yang dijelaskan oleh ulama syafi’iyah asalkan tidak menimbulka n bahaya pada dirinya..
Berikut uraiannya, sekaligus pendapat-p endapat kalangan madzhab selain syafiiyyah tentang wanita yang minum obat pencegah datangnya haid..

وفي فتاوي القماط ما حاصله جواز استعمال الدواء لمنع الحيض
Dalam Fatawy alQimaath di simpulkan diperboleh kannya menggunaka n obat untuk mencegah datangnya haid.
Ghooyah at-Talkhii ish al-Murood 247.

Dan di dukung pendapat ulama ulama di luar madzhab syafi’i
المالكية قالوا : الحيض دم خرج بنفسه من قبل امرأة في السن التي تحمل فيه عادة…….أما أن تصوم الحيض بسبب دواء في غير موعده فإن الظاهر عندهم أنه لا يسمى حيضا ولا تنقضي به عدتها وهذا بخلاف ما إذااستعملت دواء ينقطع به الحيض في غير وقته المعتاد فإنه يعتبر طهرا ويتنقضي به العدة على أنه لا يجوز للمرأة أن تمنع حيضها أو تستعجل إنزاله إذا كان ذلك يضر صحتها لأن المحافظة على الصحة واجبة
Kalangan Malikiyyah berpendapat :
Haid adalah darah yang yang keluar dari alat kelamin wanita pada usia yang ia bisa hamil menurut kebiasaan umum,Bial wanita menjalani puasa akibat obat yang mencegah haid hadir dalam masanya, menurut pendapat yang zhahir masa-masa tidak dikatakan haid dan tidak menghabisk an masa iddahnya, berbeda saat ia menjalani haid dan meminum obat untuk menghentik an haidnya diselain waktu kebiasaann ya, maka ia dinyatakan sucinamun iddahnya dapat terputus karena sesungguhn ya tidak boleh bagi seorang wanita mencegah atau mempercepa t keluarnya darah haid bila membahayak an kesehatann ya karena menjaga kesehatan wajib hukumnya.
( alFiqh ‘alaa Madzaahib al-Arba’ah I/103 )


link dokumen :

 https://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/621796681178407/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar