Minggu, 10 Maret 2013

605 : HUKUM PDKT LEWAT HP,FB,TWEETER,VIDEO CALL,3G

PERTANYAAN

She Sttyy Amydah Calmest


assalamualaikum.....wr.wb...mf ak mu brtanya,,.Apakah d perbolehkn seorg gdis pergi brduaan dgn pacarya k tmpt umum atau berbicara melalui telepon...!?

JAWABAN:

Brojol Gemblung

Wa'alaikumsalam
 HASIL KEPUTUSAN BAHTSUL MASA’IL XI FMP3 Se-JAWA TIMUR Di Pon-Pes Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo Kota Kediri 25 – 26 Jumadil Ula 1430 H. / 20 – 21 Mei 2009 M.
PDKT VIA HP

Kerangka Analisis Masalah :
Dewasa ini, perubahan yang paling ngetop dengan terciptanya fasilitas komunikasi ini adalah trend hubungan muda-mudi (ajnabi) via HP yang begitu akrab, dekat dan bahkan over intim. Dengan fasilitas audio call, video call, SMS, 3G, Chatting, Friendster, facebook, dan lain-lain.

Jarak ruang dan waktu yang tadinya menjadi rintangan terjalinnya keakraban dan kedekatan hubungan lawan jenis nyaris hilang dengan hubungan via HP. Lebih dari itu, nilai kesopanan dan keluguan seseorang bahkan ketabuan sekalipun akan sangat mudah ditawar menjadi suasana fair dan vulgar tanpa batas dalam hubungan ini. Trend hubungan via HP ini barangkali dimanfaatkan sebagai media menjalin hubungan lawan jenis untuk sekedar “main-main” atau justru lebih ekstrim dari itu.

Sedangkan bagi mereka yang sudah mengidap “syndrome usia” hubungan lawan jenis via HP sangat efektif untuk dimanfaatkan sebagai media PDKT untuk menjajaki atau mengenali karakteristik kepribadian seseorang yang dihasrati yang pada gilirannya akan ia pilih sebagai pasangan hidup atau hanya berhenti pada hubungan sahabat.

Pertanyaan :

1. Bagaimana hukum PDKT via HP (telpon, SMS, 3G, chatting, friendster, facebook, dan lain-lain) dengan lawan jenis dalam rangka mencari jodoh yang paling ideal atau untuk penjajakan dan pengenalan lebih intim tentang karakteristik kepribadian seseorang yang diminati untuk dijadikan pasangan hidup, baik sebelum atau pasca khitbah?
(FMP3 Jatim Sekret. P3HM Lirboyo Kediri ) (0354) 772197)

Jawaban :

Komunikasi via HP pada dasarnya sama dengan komunikasi secara langsung. Hukum komunikasi dengan lawan jenis tidak diperbolehkan kecuali ada hajat seperti dalam rangka khitbah, mu'amalah, dan lain sebagainya.

Mengenai pengenalan karakter dan penjajakan lebih jauh terhadap lawan jenis seperti dalam deskipsi tidak dapat dikategorikan hajat karena belum ada ‘azm (keinginan kuat untuk menikahi orang tertentu). Sedang hubungan via 3G juga tidak diperbolehkan bila menimbulkan syahwat atau fitnah.R E F E R E N S I :
1. Bariqah Mahmudiyyah vol. IV hal. 7 1. Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah vol. I hal. 12763

2. Ihya ‘Ulumiddin vol. III hal. 99

3. Hasyiyah al-Jamal vol. IV hal. 120

4. Is’adur Rafiq vol. II hal. 105

5. Al-Fiqhul Islamy vol. IX hal. 6292

6. I’anatut Thalibin vol. III hal. 301

7. Qulyuby ‘Umairah vol. III hal. 209

8. I’anatut Thalibin vol. III hal. 260

9. Al-Fatawi al-Fiqhiyyah al- Kubra vol. I hal. 203

10. Tausyih ‘ala ibn Qosim hal.197

ﺑﺮﻳﻘﺔ ﻣﺤﻤﻮﺩﻳﺔ ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺮﺍﺑﻊ ﺻﺤـ 7
) ﺍﻟﺴﺎﺩﺱ ﻭﺍﻟﺨﻤﺴﻮﻥ ﺍﻟﺘﻜﻠﻢ ﻣﻊ ﺍﻟﺸﺎﺑﺔ
ﺍﻷﺟﻨﺒﻴﺔ ﻓﺈﻧﻪ ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﺑﻼ ﺣﺎﺟﺔ ( ﻷﻧﻪ
ﻣﻈﻨﺔ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻓﺈﻥ ﺑﺤﺎﺟﺔ ﻛﺎﻟﺸﻬﺎﺩﺓ
ﻭﺍﻟﺘﺒﺎﻳﻊ ﻭﺍﻟﺘﺒﻠﻴﻎ ﻓﻴﺠﻮﺯ ) ﺣﺘﻰ ﻻ
ﻳﺸﻤﺖ ( ﺍﻟﻌﺎﻃﺴﺔ ) ﻭﻻ ﻳﺴﻠﻢ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﻻ
ﻳﺮﺩ ﺳﻼﻣﻬﺎ ﺟﻬﺮﺍ ﺑﻞ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ ( ﺇﺫﺍ
ﺳﻠﻤﺖ ﻋﻠﻴﻪ ) ﻭﻛﺬﺍ ﺍﻟﻌﻜﺲ ( ﺃﻱ ﻻ
ﺗﺸﻤﺘﻪ ﺍﻟﺸﺎﺑﺔ ﺍﻷﺟﻨﺒﻴﺔ ﺇﺫﺍ ﻋﻄﺲ ﻗﺎﻝ
ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻼﺻﺔ ﺃﻣﺎ ﺍﻟﻌﻄﺎﺱ ﺍﻣﺮﺃﺓ
ﻋﻄﺴﺖ ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﻋﺠﻮﺯﺍ ﻳﺮﺩ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﺇﻥ
ﻛﺎﻧﺖ ﺷﺎﺑﺔ ﻳﺮﺩ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ ﻭﻫﺬﺍ
ﻛﺎﻟﺴﻼﻡ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻷﺟﻨﺒﻴﺔ ﺇﺫﺍ ﺳﻠﻤﺖ
ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﻋﺠﻮﺯﺍ ﺭﺩ ﺍﻟﺮﺟﻞ
ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﺑﻠﺴﺎﻧﻪ ﺑﺼﻮﺕ ﻳﺴﻤﻊ ﻭﺇﻥ
ﻛﺎﻧﺖ ﺷﺎﺑﺔ ﺭﺩ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ ﻭﻛﺬﺍ
ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺇﺫﺍ ﺳﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺃﺟﻨﺒﻴﺔ
ﻓﺎﻟﺠﻮﺍﺏ ﻓﻴﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﻜﺲ
) ﻟﻘﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
ﻭﺍﻟﻠﺴﺎﻥ ﺯﻧﺎﻩ ﺍﻟﻜﻼﻡ ( ﺃﻱ ﻳﻜﺘﺐ ﺑﻪ ﺇﺛﻢ
ﻛﺈﺛﻢ ﺍﻟﺰﺍﻧﻲ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺣﺪﻳﺚ ﺍﻟﻌﻴﻨﺎﻥ
ﺗﺰﻧﻴﺎﻥ ﻭﺍﻟﻴﺪﺍﻥ ﺗﺰﻧﻴﺎﻥ ﻭﺍﻟﺮﺟﻼﻥ ﺗﺰﻧﻴﺎﻥ
ﻭﺍﻟﻔﺮﺝ ﻳﺰﻧﻲ ﻭﻣﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻨﻴﺔ ﻳﺠﻮﺯ ﺍﻟﻜﻼﻡ
ﺍﻟﻤﺒﺎﺡ ﻣﻊ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻷﺟﻨﺒﻴﺔ ﻓﻤﺤﻤﻮﻝ
ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻀﺮﻭﺭﺓ ﺃﻭ ﺃﻣﻦ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﺃﻭ
ﺍﻟﻌﺠﻮﺯ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﻨﻘﻄﻊ ﺍﻟﻤﻴﻞ ﻋﻨﻬﺎ

ﺍﻟﺠﻤﻞ ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺮﺍﺑﻊ ﺹ 120
)ﻭ( ﺳﻦ )ﻧﻈﺮ ﻛﻞ( ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻭﺍﻟﺮﺟﻞ
)ﻟﻶﺧﺮ ﺑﻌﺪ ﻗﺼﺪﻩ ﻧﻜﺎﺣﻪ ﻗﺒﻞ ﺧﻄﺒﺘﻪ
ﻏﻴﺮ ﻋﻮﺭﺓ( ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﺆﺫﻥ ﻟﻪ
ﻓﻴﻪ ﺃﻭ ﺧﻴﻒ ﻣﻨﻪ ﺍﻟﻔﺘﻨﺔ ﻟﻠﺤﺎﺟﺔ ﺇﻟﻴﻪ
ﻓﻴﻨﻈﺮ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﺮﺓ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﻭﺍﻟﻜﻔﻴﻦ
ﻭﻣﻤﻦ ﺑﻬﺎ ﺭﻕ ﻣﺎ ﻋﺪﺍ ﻣﺎ ﺑﻴﻦ ﺳﺮﺓ ﻭﺭﻛﺒﺔ
ﻛﻤﺎ ﺻﺮﺡ ﺑﻪ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺮﻓﻌﺔ ﻓﻲ ﺍﻷﻣﺔ ﻭﻗﺎﻝ
ﺃﻧﻪ ﻣﻔﻬﻮﻡ ﻛﻼﻣﻬﻢ ﻭﻫﻤﺎ ﻳﻨﻈﺮﺍﻧﻪ ﻣﻨﻪ
ﻓﺘﻌﺒﻴﺮﻱ ﺑﻤﺎ ﺫﻛﺮ ﺃﺧﺬﺍ ﻣﻦ ﻛﻼﻡ ﺍﻟﺮﺍﻓﻌﻲ
ﻭﻏﻴﺮﻩ ﺃﻭﻟﻰ ﻣﻦ ﺗﻌﺒﻴﺮ ﺍﻷﺻﻞ ﻛﻐﻴﺮﻩ
ﺑﺎﻟﻮﺟﻪ ﻭﺍﻟﻜﻔﻴﻦ ﻭﺍﺣﺘﺞ ﻟﺬﻟﻚ ﺑﻘﻮﻟﻪ
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻠﻤﻐﻴﺮﺓ ﻭﻗﺪ
ﺧﻄﺐ ﺍﻣﺮﺃﺓ “ﺍﻧﻈﺮ ﺇﻟﻴﻬﺎ ﻓﺈﻧﻪ ﺃﺣﺮﻯ ﺃﻥ
ﻳﺆﺩﻡ ﺑﻴﻨﻜﻤﺎ” ﺃﻱ ﺃﻥ ﺗﺪﻭﻡ ﺑﻴﻨﻜﻤﺎ ﺍﻟﻤﻮﺩﺓ
ﻭﺍﻷﻟﻔﺔ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺣﺴﻨﻪ ﻭﺍﻟﺤﺎﻛﻢ
ﻭﺻﺤﺤﻪ ﻭﻗﻴﺲ ﺑﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻋﻜﺴﻪ ﻭﺇﻧﻤﺎ
ﺍﻋﺘﺒﺮ ﺫﻟﻚ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻘﺼﺪ ﻷﻧﻪ ﻻ ﺣﺎﺟﺔ ﺇﻟﻴﻪ
ﻗﺒﻠﻪ ﻭﻣﺮﺍﺩﻩ ﺑﺨﻄﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﺒﺮ ﻋﺰﻡ ﻋﻠﻰ
ﺧﻄﺒﺘﻬﺎ ﻟﺨﺒﺮ ﺃﺑﻲ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﻏﻴﺮﻩ “ﺇﺫﺍ ﺃﻟﻘﻲ
ﻓﻲ ﻗﻠﺐ ﺍﻣﺮﺉ ﺧﻄﺒﺔ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻓﻼ ﺑﺄﺱ ﺃﻥ
ﻳﻨﻈﺮ ﺇﻟﻴﻬﺎ” ﻭﺃﻣﺎ ﺍﻋﺘﺒﺎﺭﻩ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺨﻄﺒﺔ
ﻓﻸﻧﻪ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﻟﺮﺑﻤﺎ ﺃﻋﺮﺽ ﻋﻦ
ﻣﻨﻈﻮﺭﻩ ﻓﻴﺆﺫﻳﻪ

ﺍﻟﻔﺘﺎﻭﻱ ﺍﻟﻔﻘﻬﻴﺔ ﺍﻟﻜﺒﺮﻯ ﺍﻟﺠﺰﺀ
ﺍﻷﻭﻝ ﺻﺤـ 203
ﻭﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﺑﺎﻟﻔﺘﻨﺔ ﺍﻟﺰﻧﺎ ﻭﻣﻘﺪﻣﺎﺗﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﻈﺮ
ﻭﺍﻟﺨﻠﻮﺓ ﻭﺍﻟﻠﻤﺲ ﻭﻏﻴﺮ ﺫﻟﻚ
ﺣﺎﺷﻴﺘﺎ ﻗﻠﻴﻮﺑﻲ ﻭﻋﻤﻴﺮﺓ ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺜﺎﻟﺚ
ﺻﺤـ 209
ﻭﺍﻟﺤﺎﺻﻞ ﺃﻧﻪ ﻳﺤﺮﻡ ﺭﺅﻳﺔ ﺷﻲﺀ ﻣﻦ
ﺑﺪﻧﻬﺎ ﻭﺇﻥ ﺃﺑﻴﻦ ﻛﻈﻔﺮ ﻭﺷﻌﺮ ﻋﺎﻧﺔ ﻭﺇﺑﻂ
ﻭﺩﻡ ﺣﺠﻢ ﻭﻓﺼﺪ ﻻ ﻧﺤﻮ ﺑﻮﻝ ﻛﻠﺒﻦ
ﻭﺍﻟﻌﺒﺮﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺒﺎﻥ ﺑﻮﻗﺖ ﺍﻹﺑﺎﻧﺔ ﻓﻴﺤﺮﻡ
ﻣﺎ ﺃﺑﻴﻦ ﻣﻦ ﺃﺟﻨﺒﻴﺔ ﻭﺇﻥ ﻧﻜﺤﻬﺎ ﻭﻻ ﻳﺤﺮﻡ
ﻣﺎ ﺃﺑﻴﻦ ﻣﻦ ﺯﻭﺟﺔ ﻭﺇﻥ ﺃﺑﺎﻧﻬﺎ ﻭﺷﻤﻞ
ﺍﻟﻨﻈﺮ ﻣﺎ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﻭﺭﺍﺀ ﺯﺟﺎﺝ ﺃﻭ
ﻣﻬﻠﻬﻞ ﺍﻟﻨﺴﺞ ﺃﻭ ﻓﻲ ﻣﺎﺀ ﺻﺎﻑ ﻭﺧﺮﺝ ﺑﻪ
ﺭﺅﻳﺔ ﺍﻟﺼﻮﺭﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺃﻭ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺮﺁﺓ
ﻓﻼ ﻳﺤﺮﻡ ﻭﻟﻮ ﻣﻊ ﺷﻬﻮﺓ ﻭﻳﺤﺮﻡ ﺳﻤﺎﻉ
ﺻﻮﺗﻬﺎ ﻭﻟﻮ ﻧﺤﻮ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺇﻥ ﺧﺎﻑ ﻣﻨﻪ ﻓﺘﻨﺔ
ﺃﻭ ﺍﻟﺘﺬ ﺑﻪ ﻭﺇﻻ ﻓﻼ ﻭﺍﻷﻣﺮﺩ ﻓﻴﻤﺎ ﺫﻛﺮ
ﻛﺎﻟﻤﺮﺃﺓ.
Ini lanjutannya :

1. Mempertimbangkan ekses negatif yang ditimbulkan, kontak via HP (telpon, SMS, 3G, chatting, Friendster, facebook, dan lain-lain) dengan ajnaby, bisakah dikategorikan atau semakna dengan khalwah jika dilakukan di tempat- tempat tertutup ( baca : mojok )?

Jawaban :

Kontak via HP sebagaimana dalam deskripsi di atas yang dapat menimbulkan syahwat atau fitnah tidak dapat dikategorikan khalwah namun hukumnya haram.

R E F E R E N S I

1. Hasyiyah Al-Jamal vol. IV hal. 125

2. Al-Qamus al-Fiqhy vol. I hal. 122

3. Bughyatul Mustarsyidin hal. 200

4. Asnal Mathalib vol. IV hal. 179

5. Al-Mausu’atul Fiqhiyyah vol. IXX hal. 267

6. Hasyiyah Al-Jamal vol. IV hal. 467

7. Al-Fatawi al-Fiqhiyyah al- Kubra vol. IV hal. 107-107

8. Hasyiyah Jamal vol. IV hal. 121

9. Is’adur Rafiq vol. II hal. 93

10. Hasyiyah Al-Jamal vol. IV hal. 121

11. I’anatut Thalibin vol. III hal. 301

12. Qulyuby ‘Umairah vol. III hal. 209

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar