Rabu, 27 Maret 2013

636 : YANG DI MAKSUD ORANG SHABI'IN DALAM SURAT AL - BAQOROH AYAT 62

PERTANYAAN

Yusan Saputra

assalamu alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh

sore HUDA, mau tanya ni tntg surat Al-Baqoroh ayat 62
disitu disebutkan tntg orang" Sabiin
siapa orang" Sabiin ini ?


JAWABAN
Cikong Mesigit

wa'alaikum salam

Banyak pendapat.diantaranya dlm tafsir ibnu katsir di jelaskan:

وقال عبد الله بن وهب : قال عبد الرحمن بن زيد : الصابئون أهل دين من الأديان ، كانوا بجزيرة الموصل يقولون : لا إله إلا الله ، وليس لهم عمل ولا كتاب ولا نبي إلا قول : لا إله إلا الله ، قال : ولم يؤمنوا برسول ، فمن أجل ذلك كان المشركون يقولون للنبي صلى الله عليه وسلم وأصحابه : هؤلاء الصابئون ، يشبهونهم بهم ، يعني في قول : لا إله إلا الله .

وقال الخليل هم قوم يشبه دينهم دين النصارى ، إلا أن قبلتهم نحو مهب الجنوب ، يزعمون [ ص: 287 ] أنهم على دين نوح ، عليه السلام . وحكى القرطبي عن مجاهد والحسن وابن أبي نجيح : أنهم قوم تركب دينهم بين اليهود والمجوس ، ولا تؤكل ذبائحهم ، قال ابن عباس : ولا تنكح نساؤهم . قال القرطبي : والذي تحصل من مذهبهم فيما ذكره بعض العلماء أنهم موحدون ويعتقدون تأثير النجوم ، وأنها فاعلة ؛ ولهذا أفتى أبو سعيد الإصطخري بكفرهم للقادر بالله حين سأله عنهم ، واختار فخر الدين الرازي أن الصابئين قوم يعبدون الكواكب ؛ بمعنى أن الله جعلها قبلة للعبادة والدعاء ، أو بمعنى أن الله فوض تدبير أمر هذا العالم إليها ، قال : وهذا القول هو المنسوب إلى الكشرانيين الذين جاءهم إبراهيم الخليل ، عليه السلام ، رادا عليهم ومبطلا لقولهم .

وأظهر الأقوال ، والله أعلم ، قول مجاهد ومتابعيه ، ووهب بن منبه : أنهم قوم ليسوا على دين اليهود ولا النصارى ولا المجوس ولا المشركين ، وإنما هم قوم باقون على فطرتهم ولا دين مقرر لهم يتبعونه ويقتفونه ؛ ولهذا كان المشركون ينبزون من أسلم بالصابئي ، أي : أنه قد خرج عن سائر أديان أهل الأرض إذ ذاك .

وقال بعض العلماء : الصابئون الذين لم تبلغهم دعوة نبي ، والله أعلم




======================================================
ini hnya sbagian pndpt sj,sdg sblmnya msh ada lg pndpt2 yg lain.

Abdullah Ibnu Wahb mengatakan bahwa Abdur Rahman Ibnu Zaid pernah berkata, “Shabi’in adalah pemeluk suatu agama yang tinggal di Maushul. Mereka mengatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, tetapi mereka tidak mempunyai amal, kitab, dan nabi kecuali hanya ucapan “tidak ada Tuhan selain Allah’.” Abdur Rahman Ibnu Zaid mengatakan pula bahwa mereka tidak beriman kepada rasul. Karena itulah orang-orang musyrik mengatakan kepada Nabi Saw. Dan para sahabatnya, bahwa Nabi Saw. Dan sahabatnya adalah orang-orang shabi’in. orang-orang musyrik menyerupakan Nabi Saw. Dan para sahabatnya dengan mereka dalam hal ucapan ‘tidak ada Tuhan selain Allah’.
Al-Khalil mengatakan bahwa Shabi’in adalah suatu kaum yang agamanya menyerupai agama Nasrani, hanya kiblat mereka mengarah kepada datangnya angina selatan; mereka menduga bahwa dirinya berada dalam agam Nabi Nuh a.s.
Al-Qurthubi meriwayatkan dari Mujahid, Al-Hasan, dan Ibnu Abu Nujaih, bahwa mereka adalah suatu kaum yang agamanya merupakan campuran antara agama Yahudi dan agama Majusi; sembelihan mereka tidak boleh dimakan, dan kaum wanitanya tidak boleh dinikahi.
Al-Qurthubi mengatakan, yang tersimpul dari pendapat mereka menurut apa yang disebut oleh sebagian ulama yaitu mereka adalah orang-orang yang mengesakan Tuhan dan meyakini akan pengaruh bintang-bintang, bahwa bintang-bintang tersebutlah yang melakukannya. Karena itulah Abu Sa’id Al Astakhri mengeluarkan fatwa bahwa mereka adalah orang kafir. Ia katakan demikian ketika A-Qadir Billah menanyakan kepadanya tentang hakikat mereka.
Ar-Razi memilih pendapat yang mengatakan bahwa Shabi’in adalah suatu kaum yang menyembah bintang-bintang, dengan pengertian bahwa Allah telah menjadikannya sebagai kiblat untuk ibadah dan do’a, yakni Allah menyerahkan pengaturan urusan alam ini kepada bintang-bintang tersebut. Selanjutnya Ar-Razi mengatakan bahwa pendapat ini dinisbatkan kepada orang-orang Kasyrani yang didatangi oleh Nabi Ibrahim a.s. untuk membatalkan pendapat mereka dan memenangkan perkara yang hak.
Pendapat Mujahid dan para pengikutnya serta pendapat Wahb Ibnu Munabbih menyatakan bahwa Shabi’in adalah suatu kaum bukan pemeluk agama Yahudi, bukan Nasrani, bukan Majusi, bukan pula kaum musyrik. Sesungguhnya mereka adalah suatu kaum yang hanya tetap pada fitrah mereka. Karena itulah maka kaum musyrik memperolok-olokkan orang yang masuk Islam dengan sebutan shabi, dengan maksud bahwa dia telah menyimpang dari semua agama penduduk bumi di saat itu.
Sebagian ulama mengatakan, Shabi’in adalah orang-orang yang belum sampai kepada mereka dakwah seorang nabi pun.
Pendapat yang paling kuat di antara semuanya hanyalah Allah yang tahu.



Sunde Pati

siippp

iki tak tambahi

surat Albaqoroh ayat 62

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحاً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُون

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

-----------------------

أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (1/ 64)

{وَالصَّابِئِينَ} : أمة كانت بالموصل يقولون لا إله إلا الله. ويقرأون الزبور. ليسوا يهودا ولا نصارى، واحدهم صابئ، ولذا كانت قريش تقول لمن قال لا إله إلا الله: صابئ، أي مائل عن دين آبائه إلى دين جديد وحّدَ فيه الله تعالى

Asshobi_in adalah umat ditanah moshul yg berucap

لا إله إلا الله

tiada Tuhan selain Alloh
dan membaca kitab zabur,mereka tidak termasuk yahudi maupun nashroni,individu mereka adalah shobi_i,
oleh karena ini orang quraisy mengatakan bagi orang yg berucap tiada Tuhan selain Alloh adalah shobi_i
yg artinya orang yg condong dari agama nenek moyang ke agama yg baru yg meng-esakan Alloh ta'ala

berikut diantara perincian dan pendapat2 tentang arti asshobi_in

أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (3/ 461)

{والصابئين}
وهم فرقة من النصارى يقرأون الزبور ويعبدون الكواكب

Asshobi_in adalah segolongan orang dari orang2 nashroni yg membaca kitab zabur dan menyembah bintang-bintang

-------------------

البحر المديد (4/ 601)

{والذين هادوا والصابئين}
، وهم قوم من النصارى ، اعتزلوهم ، ولبسوا المسوح

Asshobi_in adalah kaum dari nashroni yg menyendiri dan memakai baju almasuh

--------------------

التبيان تفسير غريب القرآن (ص: 91)

والصابئين أي الخارجين من دين إلى دين يقال صبأ فلان إذا خرج من دينه إلى دين آخر

Asshobi_in adalah orang2 yg keluar dari agama menuju agama yg baru
dikatakan fulan shoba' artinya ketika orang itu keluar dari agama menuju agama yg lain

----------------

التحرير والتنوير ـ الطبعة التونسية (1/ 539)

والصابئين الذين آمنوا بما جاءت به رسل الله دون تحريف ولا تبديل ولا عصيان وماتوا على ذلك قبل بعثة محمد ( صلى الله عليه وسلم )

Asshobi_in adalah orang2 yg beriman pada kitab2 yg dibawa oleh utusan2 Alloh dan mereka tidak berpaling,juga tidak merubah dan tidak pula durhaka dan mereka mati sebelum diutusnya Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam

-------

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar