Rabu, 08 Mei 2013

768 : HUKUM MENEPATI JANJI

PERTANYAAN

امرأة وجميلة

Assalamu'alaikum

Pernah dngar bhwa jika ada seseorang yang telah melanggar janji maka ia diwajibkan membyar kafarat ??

(lupa lupa ingat)


JAWABAN

Sunde Pati

wa'alaikum salam

-----------

hukum menepati janji

جواهر العقود - (ج 1 / ص 315)

وأجمعوا على أن الوفاء بالوعد في الخير مطلوب. وهو هو واجب أو مستحب؟ فيه خلاف. ذهب أبو حنيفة والشافعي وأحمد وأكثر العلماء إلى أنه مستحب. فلو تركه فاته الفضل، وارتكب المكروه كراهة شديدة، ولكن لا يأثم. وذهب جماعة أنه واجب، منهم: عمر بن عبد العزيز. وذهب المالكية مذهبا ثالثا: أن الوعد إن اشترط بسبب، كقوله: تزوج ولك كذا، ونحو ذلك، وجب الوفاء به، وإن كان الوعد مطلقا لم يجب

ulama' sepakat bahwa memenuhi janji pada kebaikan itu dianjurkan dan apakah menepati janji itu wajib apa sunnah? maka ada perbedaan pendapat imam abu hanifah,imam syafii dan imam ahmad dan kebanyakan ulama' berpendapat bahwa hal itu adalah sunnah
jika ditinggal/tidak ditepati maka ia hanya meninggalkan keutamaan dan sama juga melakukan pekerjaan yg sangat makruh tapi tidak berdosa
segolongan ulama berpendapat bahwa menepati janji hukumnya wajib diantaranya adalah umar bin abdul aziz
golongan maliki berpendapat yg ke 3 yaitu jika janji disyaratkan dengan sebab seperti ucapan menikahlah,,nanti kamu akan saya beri hadiah dan sebagainya maka menepati janji yg seperti tadi hukumnya wajib,dan jika janji itu mutlaq maka tidak wajib ditepati

link dokumen :

http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/586246508066758/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar