Jumat, 31 Mei 2013

855 : PEMBACAAN ALAIHIM DALAM ALQUR'AN

PERTANYAAN
Opick Syahreza

Assalamualaikum
"SEBUAH
PERTANYAAN,,,,,DI
DALAM AL QUR'AN ....
ada sebuah ayat, di
suroh al fatihah, yg
berlafadz kan
'alaihim....sebagai
pertanyaan..? ada
seorang ulama yg
membacanya dengan
lafadz ,,, 'alaihimu dan
'alaihum .....??
jadi...
kenapa ya kok bisa di
baca lafadz 'alaihimu
dan alaihum....dan
bagaimana menurut
nahwunya...?? Wasalamualaikum


JAWABAN

Ibuetz Ibnu Al Mubasyiri



waalaikumussalam
عَلَيْهِمْ*: ضم حمزة هاءه وصلا ووقفا، والباقون بالكسر، وضم المكي وقالون بخلف عنه وصلا كل ميم جمع، ووصلاها بواو لفظا وعليه فلقالون فيما بعده همزة قطع المد والقصر فهو من باب المنفصل نحو:
قالُوا آمَنَّا* وسواء اتصلت بها كعليهم وأنذرتهم أو كاف نحو: إِنَّكُمْ* وعَلَيْكُمْ*، أو تاء نحو: (أنتم وكنتم)، ووافق ورش على الصلة إذا وقع بعد ميم الجمع همزة قطع نحو: لَهُمْ آمِنُوا* ومد ورش له طويلا؛ لأنه من باب المنفصل لا يخفى، والباقون بالسكون فإن اتصلت بضمير نحو:
أَنُلْزِمُكُمُوها ودَخَلْتُمُوهُ وجبت الصلة لفظا وخطّا اتفاقا.

imam hamzah membaca ha'nya alaihum ketika di sambung dan waqof sedangkan baqun membaca kasroh dan juga imam makky membaca dommah haknya alaihum sedangkan qolun membaca kasroh hak alihim namun setiap mimi jama' miimnya di harkati dommah di sambung dgn wawu (alaihimuu antumuu alaikumu)dan imam warosty juga membaca sambung bila mim setelah mim jama'tadi ada hamzah qoto' seperti lahum aminuu(alahumuu aminu) sedang baqun membca mati mimmnya (lahum aminu) dan apa bila mim jama' tadi bersambung dgn dlomir maka wajib di sambung baik secara tulisan atau bacaan(alzamkumuha)dandakholtumuuhu)
wallua'lam bissowab mohon di koreksi
غيث النفع في القراءات السبع
hal 42
Cikong Mesigit

memang dalam qiro'ah assab'ah banyak etrdapat istilah2 ,seperti yang ditanyakan, disitu adalah masuk dalam istilah qiro'ahnya disebut shillah mimiljam'i.
Seperti 'alaihim = 'alaihimuu / 'alaikum = 'alaikumuu.dst ( pada mim yang menujukkan arti jamak ).
Kadang yang sering kita dengar adalah dari lantunan h.muammar seperti yu'minuun menjadi yuuminuun (istilah qiro'ah dsbut ibdal).

assholaatu menjadi assholootu (disebut taghlidh) dst

link dokumen :

http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/596475877043821/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar