Senin, 20 Mei 2013

819 : HUKUM ZIARAH KUBUR BAGI WANITA HAID ( BERHADATS BESAR )

PERTANYAAN
>> Isyfa'lana Ya Habibana

Assalamu'alaikum

isyfa' hadir hadir untuk tanya nggeh

>> apa saja sih adab dalam berziarah ke makam bagi yang berhalangan ( haid ) katanya gak boleh masuk kuburan ?

JAWABAN

>>Sunde Pati  

wa'alaikum salam

wanita yang datang bulan boleh kok masuk dipemakaman,,

yang tidak boleh itu berdiam diri dimasjid asal gak baca alqur'an dengan nyaring maka tahlil pun juga tidak apa2

اجمع العلماء على جواز الذكر بالقلب واللسان للمحدث والجنب والحائض والنفاس وذلك فى التسبيح والتهليل والتحميد والتكبير والصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم والدعاء
وغير ذلك

Ulama' sepakat atas diperbolehkannya dzikir lewat hati dan lisan bagi orang yang berhadas kecil, orang junub, haid dan nifas, dan hal itu pada tasbih, tahlil, tahmid, takbir dan sholawat pada Rosulallah saw juga boleh berdoa dan lain-lain. (Al-adzkar hal. 10)



>> Brojol Gemblung 

ﺭﺩ ﺍﻟﻤﺤﺘﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺪﺭ ﺍﻟﻤﺨﺘﺎﺭ - ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺭﻗﻢ1 ﺹ 293 :ﻭﻻ ﺑﺄﺱ ﻟﺤﺎﺋﺾ ﻭﺟﻨﺐ ﺑﻘﺮﺍﺀﺓ ﺃﺩﻋﻴﺔ ﻭﻣﺴﻬﺎ ﻭﺣﻤﻠﻬﺎ ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ، ﻭﺗﺴﺒﻴﺢ ﻭﺯﻳﺎﺭﺓ ﻗﺒﻮﺭ ، ﻭﺩﺧﻮﻝ ﻣﺼﻠﻰ ﻋﻴﺪ ﻭﺃﻛﻞ ﻭﺷﺮﺏ ﺑﻌﺪ ﻣﻀﻤﻀﺔ ، ﻭﻏﺴﻞ ﻳﺪ. ﻭﺃﻣﺎ ﻗﺒﻠﻬﻤﺎ ﻓﻴﻜﺮﻩ ﻟﺠﻨﺐ ﻻ ﺣﺎﺋﺾ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺗﺨﺎﻃﺐ ﺑﻐﺴﻞ ، ﺫﻛﺮﻩ ﺍﻟﺤﻠﺒﻲ .  

Dantidak masalah bagi wanita Haid dan orang junub membaca doa-doa dan memegangnya, dzikir pada Allah, bertasbih, berziarah kubur, memasuki mushalla ied, makan serta minum setelah terlebih dahulu berkumur dan membasuh tangan, sedang bila sebelumnya maka makruh bagi orang junub tapi tidak bagi wanita yg haid selama ia belum terkena perintah untuk mandi, keterangannya dituturkan oleh al-Halaby

link dokumen :

 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/591397450884997/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar