Minggu, 26 Mei 2013

833 : HUKUM SUNTIK MATI

PERTANYAAN

Nunu Nurul Qomariyah
Assalamu'alaikum
misalnya ada seseorang koma bertahun2 hingga menelan biaya besar dan menghabiskan seluruh harta keluarganya,
lalu timbulah sebuah pemikiran dari pihak keluarga untuk meminta di suntik mati pasien tersebut kepada dokter,
lalu pertanyaanya :
apakah hukumnya suntik mati yang dulu sempat menghebohkan di indo?

Dan jika itu terjadi apakah yang menyuntik mati tadi juga terkena pidana pembunuhan?

JAWABAN

Sunde Pati


wa alaikum salam

Apabila pasien tersebut berhak dibunuh (sebagaimana kafir haroby, tarikus sholat, murtad yang tidak mau bertaubat setelah disuruh bertaubat dan lain-lain) maka hukumnya Boleh
Kalau tidak berhak dibunuh, maka hukumnya Tidak Boleh /Haram

Apabila setelah disuntik ternyata mati, dan kematian itu menurut sang dokter yang ahli dan adil, disebabkan suntikan tersebut, maka orang yg menyuntiki tersebut termasuk qotil (pembunuh) dan terkena hukum qishos (dibunuh).

ويعتمد خوف ما ذكر قول عدل فى الرواية، وفى ق ل على الجلال قوله عدل فى الرواية وهو البالغ العاقل الذى لم يرتكب كبيرة ولم يصر صغيرة وكالعدل فاسق ولو كافرا اعتقد صدقه

Al-Jamal, juz I, hal. 208

-------------------

انقسام القتل الى الاحكام الخمسة واجب وحرام ومكروه ومندوب ومباح فالاول قتل المرتد اذا لم يتب والحربى اذا لم يسلم او يعط الجزية والثانى قتل المعصوم بغيرحق والثالث قتل الغازى قريبه الكافر والرابع قتله اذا سب احدهما والخامس قتل الامام الاسير اذا استوت الخصال

Al-Iqna’, juz II, hal. 198

---------

القتل هو فعل يحصل به زهوق الروح

At-Ta’rifat, hal. 150
 
LINK DOKUMEN
 
 http://www.facebook.com/groups/kasarung/doc/594089530615789/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar